Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pacitan masih berada di level 3.

Dengan kondisi tersebut membuat salah satu ruas jalan di Kabupaten Pacitan yaitu Jl Ahmad Yani masih ditutup untuk umum.

Tak ayal, berbagai lapisan masyarakat melayangkan protes bagaimana salah satu pusat perekonomian di Kota Pacitan itu bisa dilangsungkan aktivitas seperti sedia kala.

Ketua DPRD Pacitan, Ronny Wahyono ketika mendengar keluhan masyarakat turut memberikan saran bagaimana level PPKM bisa menurun di Kabupaten Pacitan. “Kiatnya supaya Pacitan bisa turun ke level 2 salah satunya adalah semua pasien Covid 19 yang masih menjalani Isolasi Mandiri di pindahkan ke Tempat Isolasi Terpusat (Isoter) semua baik di Wisma Atlit ataupun Isoter di Kecamatan,” ujar Ronny Wahyono melalui WA Group, Selasa (01/09/2021).

Dengan demikian, lanjut Ronny, jika pasien Isoman sudah dipindahkan ke Isoter maka akan rendah kasus aktif dan minim kasus kematian. “Sehingga dengan begitu maka kita akan menurun levelnya dari yang sebelumnya level 3 menjadi level 2 dan harapan kita bisa terus menurun hingga Pacitan dinyatakan Zona Hijau,” Terang Politisi Partai Demokrat tersebut.

Selain itu, Ketua DPRD Pacitan tersebut juga mengungkapkan pentingnya penerapan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi. “Dengan menerapkan Protokol Kesehatan maka kita melawan masuknya Virus kedalam tubuh kita, sedangkan dengan Vaksinasi adalah menciptakan Herd Imunity atau kekebalan dari dalam tubuh kita sehingga akan mampu melawan serangan berbagai penyakit,” Ucap Ronny Wahyono.

Untuk menuju kesemua hal tersebut, Ronny menyampaikan bahwa perlu kebersamaan dari semua pihak. “Dari kita, oleh kita dan untuk kita. Pandemi Covid 19 telah melanda kita semua sehingga perlu kita lawan bersama.”Pungkas Ketua DPRD Pacitan itu. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Pacitan – PORTALNEWS MADIUN RAYA

Kongres yang digelar di Surabaya pada 17 hingga 22 Maret 2021 kali ini mengusung tema “Merajut Persatuan untuk Indonesia Berdaulat dan Berkeadilan”.

Seiring perkembangan zaman, HMI diharapkan terus memberikan kontribusi dan sumbangsih untuk kemajuan bangsa dan agama. Karena itu, internalisasi tujuan pengkaderan HMI menjadi penting untuk terus dikedepankan. Yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT.

Semoga senantiasa mampu menyesuaikan dengan relevansi kondisi zaman yang semakin berkembang.

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Jumlah anggota DPRD Pacitan periode 2019-2024 kembali utuh menjadi 45 orang. Setelah sebelumnya hanya berjumlah 42 orang.

Hal itu terjadi lantaran pengunduran diri Indrata Nurbayu Aji dapil Pacitan-Pringkuku dan Gagarin dapil Ngadirojo-Sudimoro menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, serta, Sabarudin Achmad anggota DPRD dapil Arjosari-Tegalombo yang tutup usia.

Pelaksanaan rapat paripurna Penggantian Antar Waktu (PAW) digelar DPRD Pacitan, Kamis malam(28/1).

Ketiga anggota DPRD yang dilantik melalui proses PAW masing masing ialah Joko Susilo Hadi dari partai Demokrat menggantikan Indrata Nurbayu Aji, Priska Susilowati dari partai Golongan Karya menggantikan Gagarin, dan Suradji dari PDI Perjuangan menggantikan almarhum Sabarudin Achmad.

Ketiganya mengucapkan sumpah janji jabatan dihadapan pimpinan dan anggota DPRD Pacitan dan jajaran eksekutif pemeritah daerah Pacitan.

Ketua DPRD Pacitan yang melantik ketiga wakil rakyat tersebut mengatakan, jika pengambilan sumpah janji ini mengandung tanggung jawab kepada bangsa dan negara republik indonesia. Tanggung jawab memelihara, menyelamatkan pancasila dan undang – undang dasar 1945, serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.
“Sumpah ini disamping disaksikan oleh diri sendiri dan oleh semua yang hadir sekarang ini, juga yang terpenting sekali, harus diyakini, bahwa sumpah yang akan saudara ucapkan tersebut disaksikan oleh tuhan yang maha esa,”Ucap Ketua DPRD Pacitan, Ronny Wahyono.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, ketiganya lantas mengucapkan sumpah janji jabatan, disaksikan oleh rokhaniawan. “Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Pacitan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang -undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar negara Republik Indonesia tahun 1945,”Ucap ketiganya serentak.

Dengan utuhnya kembali anggota DPRD Pacitan, diharapkan kinerja lembaga legislatif ini kedepan semakin baik. Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi wakil rakyat serta menyerap, menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. (Red).

Pacitan – Portalnews Madiunraya

Sembilan dari 12 Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat Kabupaten Pacitan memastikan mendukung penuh Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pacitan, Ronny Wahyono untuk menjadi Bupati Pacitan 2021-2026.

Hal itu terlihat dalam Deklarasi Dukungan Dewan Pimpinan Anak Cabang dan Dewan Pimpinan Anak Ranting Partai Demokrat Pacitan mendukung penuh Ronny Wahyono menjadi suksesor Indartato, Bupati Pacitan saat ini di Tamperan View, Jum’at (07/08/2020).


Dalam sambutanya, Ronny Wahyono, Bakal Calon Bupati Pacitan dari Partai Demokrat menyatakan bahwa dirinya serius maju dalam perhelatan politik di Kabupaten Pacitan. Putra kandung Bupati Pacitan 2005-2010, Alm Sujono itu menegaskan bahwa dirinya akan meneruskan cita-cita ayahnya itu menjadikan Pacitan yang Maju dan masyarakatnya Sejahtera. “Untuk itu, dengan tekad yang bulat, saya mendaftarkan diri menjadi Bakal Calon Bupati Pacitan melalui Partai Demokrat, Partai yang selama ini kami perjuangan sejak tahun 2004 hingga saat ini, Alhamdulilah dari 12 PAC, 9 diantaranya mendukung penuh langkah saya untuk terus maju meneruskan pembangunan yang telah dilakukan oleh Bapak Indartato selama 10 tahun terakhir, ” Ucap Ronny Wahyono.

Tidak hanya itu, lanjut Ronny, dari 171 Anak Ranting, 159 diantaranya juga mendukung dirinya. “Alhamdulillah, buah dari kerja keras kita mendapatkan mayoritas dukungan dari internal Partai Demokrat di Kabupaten Pacitan. Kita terus berupaya maksimal dalam melakukan sosialisasi, mendatangi seluruh elemen-elemen masyarakat, kita berdiskusi tentang apa yang menjadi kebutuhan dan bagaimana mewujudkan hal itu bersama-sama, karena membangun Pacitan itu tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi bersama-sama,” Terang Ronny Wahyono

Menurut Ronny, satu point penting yang akan dilakukan jika dirinya menjadi Bupati Pacitan adalah membangun pelabuhan. “Pacitan memiliki potensi luar biasa, jika kita memiliki pelabuhan maka saya yakin, kemajuan akan kita raih bersama, yaitu menggali, dan memasarkan potensi tersebut,” Ujar Ronny

Tentang Rekom dari DPP Partai Demokrat, Ronny menyatakan bahwa dirinya siap secara lahir batin menjalankan amanah dari partai. “Kita akan lakukan konsolidasi untuk pemenangan Bupati dalam Pilkada tahun 2020, upaya yang maksimal akan kita lakukan, selebihnya kita bertawakal kepada Alloh SWT. Bagaimanapun juga Pacitan adalah barometer politik nasional, dimana Partai Demokrat menjadi mayoritas selama 2 dasawarsa terakhir dan kita akan terus menjaganya, kita berharap kader Partai Demokrat akan bersemangat untuk terus bisa menjaga suara Partai kebanggaan masyarakat Pacitan itu apabila kader diberikan kesempatan berkiprah dalam pembangunan di Kabupaten Pacitan. Saya yakin, masyarakat Pacitan masih cinta kepada Partai ini, karena mampu mengantarkan putera terbaiknya yaitu Bapak SBY menjadi Presiden RI selama dua periode. ” Pungkasnya. 


Hadir dalam kesempatan itu, 9 Ketua PAC Partai Demokrat, puluhan Ketua Pimpinan Anak Ranting, Tim 9 DPC Partai Demokrat Pacitan dan Anggota DPRD Kabupaten Pacitan dari Partai Demokrat. (Yah).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.