,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Sayembara yang dilakukan oleh Polres Ponorogo tentang adanya dugaan kegiatan pemuda yang akan menerbangkan balon udara efektif mengungkap kegiatan yang dilarang oleh undang-undang itu.

Atas informasi dari masyarakat, Polres Ponorogo beserta Polsek Sampung melaksanakan pengecekan informasi tersebut dan ternyata benar ditemukan beberapa pemuda yang akan menerbangkan balon udara.

Menurut Wakapolres Ponorogo, Kompol Meiridiani, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pemuda yang berperan aktif hendak menerbangkan balon udara saat Lebaran 1443 H.

“Setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan  ternyata salah satu dari pemuda tersebut berperan sebagai pembuat dan penyandang dana pembuatan balon udara dan penyedia bahan peledak. Tersangka (AA) berperan sebagai penyandang dana pembuatan balon udara sekaligus penyedia bahan peledak untuk menerbangkan balon udara tersebut,” ucap Wakapolres dalam Pers Release di Mapolres Ponorogo, Sabtu (07/05/2022).

Baca Juga :

Kemudian Kompol Meiridiani juga mengungkapkan bahwa tersangka kedua, yaitu  tersangka (J) berperan membantu menguasai bahan peledak tersebut dengan cara menyembunyikan didalam tanah pekarangan belakang rumah dengan menggunakan cangkul.

“Sebagian bahan peledak tersebut dibeli secara online melalui aplikasi shopee. TKP penerbangan udara di area persawahan alamat Dukuh Tamansari RT 001 RW 002 Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo,” jelas Wakapolres.

Diketahui, lanjut Kompol Meiridiani, kejadian tersebut pada Sabtu (07/05/2022) Sekira Pukul 06.30 Wib.

“Tersangka (A-A) umur 19 tahun, Warga Dukuh Tamansari Desa Carangrejo Kecamatan Sampung, Ponorogo dan (J ) umur 42 tahun, warga Desa Carangrejo Kecamatan Sampung, Ponorogo,”ungkap Wakapolres Ponorogo.

Sementara Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifison Sitorus menjelaskan bahwa dari para tersangka disita berbagai barang bukti.

“Disita dari Tersangka (A-A) yang telah dilakukan pemeriksaan serta penahanan terdahulu yaitu satu buah balon plastik dengan ukuran tinggi 7 meter dan lebar balon dengan diameter 1.2 meter, satu buah sumbu balon, satu buah obor atau penyulut api, satu ikat daun kelapa kering (blarak, satu buah handphone xiaomi redmi note 7 warna hitam, satu buah plastik kecil serbuk petasan atau mesiu, satu buah tripod handphone, lima belas buah selongsong petasan, satu ikat kawat, satu buah gergaji besi, satu buah penggaris besi, tiga buah obeng, satu buah tang, satu buah kater, dua buah lakban, satu potong kayu, satu bendel kertas, dua buah lem kertas,” urai Kasatreskrim Polres Ponorogo.

AKP Jeifison Sitorus melanjutkan bahwa dari tersangka (J) yang telah dilakukan pemeriksaan serta penahanan terdahulu ada Enam puluh tiga buah petasan dengan berbagai ukuran, serta satu buah cangkul.

“Keduanya disangka melakukan tindak pidana barang siapa yang tanpa hak mempunyai, menguasai, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mempergunakan, membuat, menyembunyikan sesuatu bahan peledak jo. Tindak pidana yang dilakukan beberapa kali jo. Percobaan melakukan kejahatan jo. Turut serta melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (1) undang-undang darurat republik indonesia nomor 12 tahun 1951 jo. Pasal 65 KUHP jo. Pasal 53 KUHP jo. Pasal 55 KUHP.

Dengan ancaman hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau hukuman pidana penjara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun.”tutup Kasatreskrim Polres Ponorogo. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Polisi bertindak cepat dengan adanya kasus meledaknya sebuah petasan yang melukai tangan tangan kanan IK (20) warga Dusun Suki, Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal.

Setelah melakukan penyelidikan, Polisi menetapkan tujuh tersangka atas kasus tersebut.

“Setelah melakukan penyelidikan, kami menetapkan 7 tersangka. Mereka adalah inisial AC, AS, B, TY, BL, TW, dan T,”Ucap Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo saat konferensi press di lobby Ananta Hira, Selasa (5/4/2022) sore.

AKBP Catur menambahkan bahwa di rumah salah satu tersangka juga ditemukan beberapa barang bukti, ada 1.238 selongsong petasan, 1 buah plastik sisa ledakan.

Selain itu ada 7 buah paralon, 1 bende buku bekas, 4 potongan balok kayu, 1 plastik karang sebagai sumbu, 3 plastik pupuk KNO, 2 plastik aluminium powder yang akan diracik tersangka.

“Tahun lalu memang dari para tersangka membuat balon udara dan menaruh petasan di balon udara. Tahun ini tujuannya untuk merayakan puasa dan puncaknya nanti di hari raya juga akan menerbangkan balon udara,” imbuh AKBP Catur.

Para tersangka, lanjut Catur, secara bersama patungan membeli bahan pembuat petasan melalui aplikasi online.

“Mereka pun sepakat membuat ribuan mercon untuk dipasang dan diterbangkan bersama dengan balon udara tanpa awak saat perayaan Idul Fitri nanti. Secara bersama mereka patungan membeli bahan semua ini, bekerja bersama-sama membuat mercon,” tandas AKBP Catur.

Sementara, Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus menambahkan ribuan mercon ini juga sebagian sisa dari perayaan tahun lalu yang disimpan di salah satu rumah tersangka.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat yang masih memiliki barang-barang tersebut untuk diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diamankan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” Ucap AKP Jeifson.

Para tersangka jelas Kasatreskrim, saat ini mendekam di Rutan Mapolres Ponorogo untuk proses hukum lebih lanjut. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM
Puluhan sopir dan Kondektur Bus dari berbagai Perusahaan Otobis (PO) baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Tipe A Selo Aji Ponorogo di Test Urine.

Pelaksanaan Test Urine tersebut dilakukan oleh Sat Narkoba Polres Ponorogo bersama jajaran Dishub, TNI dan Dokkes Polres Ponorogo di Pintu Kedatangan Terminal tersebut, Jum’at (24/12/2021).

Menurut Kasat Narkoba Polres Ponorogo, AKP Didik Supriyanto, SH, kegiatan tersebut dilakukan menjelang perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
“Kami ingin memastikan bahwa para Pengemudi Bus yang beroperasi disini bebas dari pengaruh Alkohol dan Obat Terlarang sehingga dalam bekerja bisa aman dan tidak membahayakan baik untuk sesama pemakai jalan maupun penumpang yang di bawanya,” ucap AKP Didik Supriyanto.

Lebih lanjut AKP Didik menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan Lalu Lintas yang bisa berakibat fatal. “Kami juga ingin memastikan bahwa awak Bus berada dalam kondisi yang prima dalam bekerja. Alhamdulillah dari 31 Sopir dan Kondektur Bus yang kami Test Urine semuanya hasilnya negatif,” tambah Kasat Narkoba Polres Ponorogo.

Apabila ditemukan yang Positif, Kasat Narkoba menyatakan bahwa pihaknya akan melakulan pemeriksaan secara intensif. “Untuk sementara Bus nya tidak boleh beroperasi dan kami akan menghubungi perusahaanya untuk mengganti sopir tersebut,” ujar AKP Didik Supriyanto SH.

Kasat Narkoba Polres Ponorogo berharap dengan kegiatan itu bisa mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. “Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 berjalan aman dan kondusif.” pungkas AKP Didik Supriyanto SH.

Sementara menurut salah satu Sopir Bus bernama Eko Budoyo, dirinya senang dengan pemeriksaan yang dilakukan. “Semoga dengan Test Urine ini semakin menambah kepercayaan masyarakat sehingga mereka senang bepergian menggunakan Bus. Kami juga berharap pelaksanaan Test Urine ini tidak hanya menjelang hari besar, mungkin bisa rutin setiap 3 bulan sekali agar bisa terdeteksi kesehatan kami,” tambah Sopir Bus Laju Prima itu.

Salah satu penumpang bernama Andi Yuwono merasa senang dengan kegiatan itu. “Sehingga kami merasa mantap saat naik bus, karena Sopirnya sehat dan tidak dipengaruhi oleh Narkoba dan Alkohol. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan agar setiap perjalanan menggunakan Bus bisa aman.” ucap Penumpang asal Surabaya yang hendak melanjutkan perjalanan ke Pacitan itu. (yah/sof)

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Team Speed Warok Satlantas Polres Ponorogo mengamankan sebanyak 30 kendaraan saat melakukan mobiling dan hunting di JL. Suromenggolo, JL.Trunojoyo, Jalan Raya Dengok Ponorogo – Pacitan, JL. Juanda dan JL. Bathoro Katong Ponorogo, Minggu Pagi (24/10)

Kendaraan tersebut diamankan petugas lantaran tidak memenuhi spectec atau standar pabrik juga knalpotnya brong, diduga akan digunakan untuk aksi balap liar pada lokasi tersebut.

Kepada awak media, Kasat lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 30 unit kendaraan tidak sesuai spectec atau tidak standart pabrik, “Motor-motor tersebut kenalpotnya brong yang di duga akan digunakan untuk balap liar,”terang AKP Ayip.

Lebih lanjut AKP Ayip Rizal menyatakan bahwa kendaraan yang tidak sesuai standart pabrik ini sangat beresiko sekali jika kendaraan tersebut digunakan untuk berlalu lintas dijalan apalagi untuk aksi balap liar.

“Ini sangat beresiko menjadi penyebab terjadinya laka lantas, baik bagi pemilik kendaraan dan juga pengguna jalan lain,” kata Kasatlantas.

Lebih lanjut AKP Ayip Rizal menegaskan bahwa pihaknya akan memberi efek jera, “Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan perundang-undangan,”Tegas Kasatlantas Polres Ponorogo.

AKP Ayip juga menyebutkan bahwa  kebanyakan yang terjaring Team Speed Warok adalah dari kalangan anak-anak remaja yang tidak mempunyai surat ijin mengemudi bahkan belum cukup umur.

“Jika terbukti melanggar, maka akan kami berikan surat tilang dengan barang bukti kendaraannya. Selain itu, kita hadirkan juga orang tuanya kita berikan edukasi dan bagi kendaraan yang tidak sesuai spech tech kami wajibkan untuk dikembalikan sesuai dengan standart pabrik. Ini semua adalah untuk keselamatan kita semua.”Pungkas Ayip Rizal. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Hingga saat ini Pandemi Covid 19 di wilayah Kabupaten Ponorogo belum juga usai.

Untuk itu Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun. Nasikin, S.Ag, M.A meminta semua pihak untuk bersinergi melawan Pandemi yang masih berlangsung.

“Sudah banyak yang terjangkit bahkan meninggal dunia. Termasuk anggota Polres Ponorogo yang pernah terkonfirmasi Covid 19 sejumlah 159 orang dan 2 orang meninggal karena comorbid dan belum pernah divaksin,” terang Kompol Bahrun. Nasikin, S.Ag, M.A saat menghadiri dialog lintas agama yang di selenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Ponorogo. Selasa (31/08/2021).

Sebagai langkah pencegahan, Kompol Bahrun Nasikin juga menyampaikan perlunya ikhtiar semua pihak dalam menanggulangi penularan wabah covid 19, “Perlu adanya peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat. Potensi penularan Covid 19 perlu disosialisasikan saat acara kajian keagamaan, khotbah jumat, melalui bahasa dan cara penyampaian yang baik dan tepat,” lanjut Kompol Bahrun Nasikin.

Termasuk dengan upaya pencegahan juga perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan bisa dilaksanakan. “Menerapkan Protokol Kesehatan yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan sabun, Menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas harus terus disosialisasikan,” Terang Kompol Bahrun Nasikin.

Selain itu, Vaksinasi juga harus menjadi perhatian semua pihak agar bisa terlaksana dengan baik dan lancar. “Dengan Vaksinasi maka akan menciptakan Herd Imunity atau kekebalan tubuh sehingga akan mampu melawan serangan penyakit termasuk Covid 19. Ini harus juga kita sosialisasikan dengan baik,” Ucap Kompol Bahrun Nasikin.

Yang terakhir, Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun Nasikin juga mengajak semua pihak untuk terus berdo’a agar pandemi ini bisa segera selesai. “Semoga Pandemi Covid 19 segera usai dan kehidupan masyarakat bisa kembali norma dan perekonomian serta kegiatan sehari-hari bisa dilaksanakan.”Pungkas Kompol Bahrun Nasikin. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sebanyak 10 anggota Jajaran 8 Regu I Sat Samapta Polres Ponorogo yang dipimin Aiptu Basuki melaksanakan patroli di Shelter Covid 19 Ponorogo Jln. Trunojoyo Kel. Tambak Bayan Kec. Ponorogo Kab. Ponorogo. Minggu (22/08/2021)

Dalam patrolinya Aiptu Basuki Bersama anggota melaksanakan Dialogis dengan petugas dari Satpol PP Bpk. Karya Hadi S yang berjaga pada Shelter tersebut.

Basuki Menyampaikan bahwa kegiatan patrol di shelter ini rutin dilakukan oleh satuan Samapta Polres Ponorogo untuk memantau dan memastikan situasi pada lokasi shelter tetap kondusif.

Petugas Jaga Shelter, Karya Hadi S yang merupakan anggota Satpol PP Ponorogo menuturkan bahwa ada 72 kamar isolasi di shelter dan saat ini, ada 50 orang warga yang terconfirm covid 19 menjalani isolasi di bawah pengawasan ketat dari TIM Medis.

“Total ada 14 orang dari Tim Medis, 6 orang petugas keamanan dari pol pp dan 9 orang Petugas kebersihan yang setiap harinya berjaga pada lokasi shelter tersebut,” imbuh Karya Hadi

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya
Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Azis, membagikan daging hewan Qurban Sebanyak 366 kantong plastik masing-masing 1 kg kepada warga masyarakat Ponorogo yang terdampak Pandemi Covid19, diantaranya warga lingkungan Mapolres Ponorogo, Abang Becak dan Tukang Parkir. Selasa, (20/7/2021).

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochammad Nur Azis, menjelaskan bahwa bertepatan dengan peringatan hari raya Idul Adha 1442 H pihak Polres Ponorogo menggelar penyembelihan hewan Qurban. “Akan tetapi, proses penyembelihan diserahkan di rumah potong hewan yang ada di Kabupaten Ponorogo guna menghindari terjadinya kerumunan ketika memotong hewan kurban, ” Ucap Kapolres.

Alhamdulillah, siang ini daging Qurban kita bagikan kepada masyarakat terdampak covid19, “Diantaranya warga sekitar Mapolres , Abang Becak dan tukang parkir”lanjut AKBP Mochammad Nur Azis.

Dijelaskan Kapolres, total daging hewan kurban yang dibagikan pada perayaan idul adha tahun ini jumlahnya ada 366 kantong plastik masing-masing berisi masing-masing 1Kg daging.

“Mengingat masih suasana Pandemi Covid19 maka penyerahan daging hewan Qurban di laksanakan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan mengantar daging hewan Qurban oleh Personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran kepada masyarakat yg terdampak covid-19, ” Terang Kapolres.

Dengan bantuan tersebut diharapkan masyarakat yang terdampak Pandemi Covid 19 bisa terbantu. “Kita akan terus membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid 19 dengan maksimal. ” Pungkas AKBP Mochammad Nur Azis. (Adv/Yah).

PONOROGO – Portalnews Madiun Raya
Satgas Operasi Aman Nusa II Polres Ponorogo melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis di Rumah Sakit Muhammdyah dan Rumah Sakit Aisyiah, Selasa(13/07/2021).

Pengecekan tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan dari ketersediaan tabung oksigen medis selama masa PPKM darurat sesuai dengan Inmendagri No 19 Tahun 2021.

Turut dalam kegiatan tersebut yaitu IPTU M. Isa Lati, S.H Kanit II Satintelkam ; IPDA Agus Tri, S.H Kanit Pidsus Satreskrim; IPDA Aris Wibawa S.H Kanit Turjawali Satlantas; IPDA Bagus Sulistyo A. MK Kanit Turjawali Satsamapta; anggota Patwal Regu B unit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo; aggota Sat Samapta Polres Ponorogo.

“Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya kelangkaan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19,”ucap Iptu Isa Lati, SH, Kanit II Satintelkam Polres Ponorogo.

Dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kabupaten Ponorogo Iptu Isa Lati menambahkan, Polres Ponorogo secara intensif akan melakukan pengecekan setiap hari terkait ketersediaan tabung oksigen medis.

“Yang jelas, ketersediaan tabung oksigen medis ini lebih kita utamakan ke rumah sakit, karena itu yang lebih penting mengingat kebutuhan tabung oksigen medis di rumah sakit lebih sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Isa Lati menegaskan pihaknya menyediakan petugas untuk kordinasi terkait pengawalan guna menjamin kelancaran pendistribusian gas oksigen dari PT. Samator madiun.

“Sewaktu-waktu bila ada pendistribusian kami silahkan untuk menghubungi pihak Satlantas untuk pengawalan,”tegasnya.

Sementara itu saat ini jumlah ketersediaan gas oksigen di RS. Muhammadiyah 552 meter kubik estimasi bisa digunakan selama 12 jam dan jumlah ketersediaan oksigen di RS Aisiyah sebanyak 7 tabung. (Adv/Yah).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.