Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, Maidi akhirnya memaafkan pelaku hate speech terhadap dirinya.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Maidi saat pers release yang digelar oleh Polres Madiun Kota yang dilakukan secara daring, Senin (13/04/2020).

Menurut Wali Kota Maidi, dirinya memaafkan RHS yang telah melakukan pencemaran nama baik dan telah ditangkap oleh Polres Madiun Kota. “RHS telah meminta maaf kepada saya dan sebagai bapaknya Kota Madiun saya menerima permintaan maaf RHS serta mencabut laporan kasus ini ke Polisi,” Ucap Wali Kota Maidi.

Wali Kota Maidi juga menyampaikan bahwa RHS adalah warga Kota Madiun. “Saya harap, apa yang dilakukan oleh Saudara RHS dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, mari bijak dalam bermedia sosial, jangan tinggalkan tata krama dan sopan santun di dunia maya,” Lanjut Wali Kota Maidi.

Dalam kesempatan itu Wali Kota berpesan bahwa bersosialisasi di dunia maya ada juga aturannya. “Tidak berbeda dengan dunia nyata, ada norma dan sopan santun yang wajib dijaga, jadi tidak boleh seenaknya sendiri. Mari bersama menjaga kondusifitas Kota Madiun yang kita cintai.” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Dua orang bandit, berinisial P (28) warga Magetan bersama rekannya H (31), warga Banjarmasin sukses menggondol uang ratusan juta rupiah setelah berhasil membuka brankas sebuah perusahaan Ekspedisi di Kota Madiun.

Menurut Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa, dua pelaku pencurian dengan kekerasan itu melompati pagar kantor sekaligus gudang sebuah perusahaan ekspedisi di Kota Madiun. ” Mereka melumpuhkan petugas keamanan lalu mengikatnya dan melakban mulut security, setelah itu mereka merekayasa CCTV di kantor itu sehingga aksi mereka dapat berlangsung mulus, ” Ucap Kapolres Madiun Kota.

Selanjutnya, Lanjut Kapolres, dengan menggunakan sebuah linggis mereka membongkar paksa brankas dan mengambil uang yang ada didalamnya. “Total yang diambil 190.000.000 dan mereka juga mengambil satu unit sepeda motor Vario, kerugian ditaksir 200 juta lebih, ” Lanjut AKBP R Bobby Aria Prakasa.

Peristiwa itu, jelas Kapolresta Madiun Kota, terjadi pada Sabtu (18/02/2020) yang lalu dan akhirnya setelah melakukan pengejaran kita menangkap satu dari tersangka di Maospati Magetan. “Sedangkan yang satunya masih DPO atas nama H, yang asli Banjarmasin Kalimantan, menurut penyelidikan, ini aksi kedua mereka di tempat yang sama sebulan yang lalu, ” Urai AKBP R Bobby Aria Prakasa.

Kita akan terus mengejar satu tersangka yang masih buron, kata Kapolres Madiun Kota.” Tersangka yang satu kita amankan di Mapolres Madiun Kota untuk proses hukum lebih lanjut dan mengamankan barang bukti uang Rp 60 juta, sepeda motor vario, lakban, ikat pinggang dan HP serta kaos tangan, kepadanya kita sangka melanggar pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara. ” Pungkas AKBP R Bobby Aria Prakasa. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Editor : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.