,

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM

Polisi akhirnya bisa mengungkap faktor penyebab terjadinya kebakaran rumah di Jalan Sultan Agung Ponorogo yang terjadi pada Kamis Siang (24/02/2022).

Setelah melihat dan olah TKP serta mendengarkan keterangan dari Saksi-Saksi, Kapolsek Ponorogo, AKP Haryo Kusbintoro,S.H, menyimpulkan bahwa kebakaran rumah di Jalan Sultan Agung Ponorogo itu karena puntung rokok yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan rumahnya terbakar habis.

“Jadi rumah Soehardjo (71) di Jalan Sultan Agung 78 Kelurahan Nologaten Kecamatan Ponorogo terbakar akibat puntung rokok,”ungkap AKP Haryo Kusbintoro,S.H

Kapolsek Ponorogo juga menjelaskan bahwa keterangan dari Mualim, (52) yang merupakan perawat Korban, menyebutkan bahwa Korban sejak muda sudah merokok dan tidak mau berhenti biarpun dalam kondisi sakit.

“Saksi juga membenarkan saat dirinya meninggalkan rumah korban, kondisi korban dalam keadaan merokok. Korban (Soehardjo) juga diketahui mulai 26 September 2021, sakit patah tulang belakang dan sudah tidak bisa bergerak dan hanya berbaring ditempat tidur. Dan saat terjadi kebakaran korban hidup sendiri karena belum pernah menikah dan saat kondisi sakit saksi Mualim yang merawat,” lanjut AKP Haryo Kusbintoro,S.H

Untuk kronologisnya, Kapolsek Ponorogo menguraikan bahwa pada hari Kamis, tanggal 24 Peb 2022, pkl 11.05 wib saksi Mualim datang kerumah korban menawarkan mau makan apa dan jadwal shiben atau mandi.

“Namun korban tidak mau, pada waktu saksi Mualim masih berada di lokasi, korban menyulut rokok dan diperingatkan oleh saksi Mualim, dan sempat ditanya kalau merokok jangan tertidur, pkl 12.30 wib, saksi Mualim meninggalkan rumah korban pulang kerumah, pukul 14.00 wib, saksi Mualim mendapat informasi terjadi kebakaran dirumah korban, kemudian saksi Mualim datang ke lokasi dan api sudah membakar seluruh rumah dan korban tidak terselamatkan, kemudian korban menghubungi Ketua RT setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo,” urai AKP Haryo Kusbintoro,S.H

Dengan kejadian ini, Kapolsek Ponorogo menyebutkan bahwa kerugian material berupa kerusakan rumah kurang lebih seniali Rp.150.000.000.-.

“Selain itu Korban diketahui meninggal dunia dengan luka bakar 80%. Kerusakan rumah 100% kemudian ditemukan 1 buah korek api, 1 pipa gading, 1 buah kaleng (sebagai asbak), Sisa kasur yang terbakar, Potongan kayu sisa tempat tidur terbakar. Korban MD diduga karena merokok, tertidur dan rokok menyambar tempat tidur yang mengakibatkan rumah juga ikut terbakar,”jelas Kapolsek.

Saat kondisi terbakar, AKP Haryo Kusbintoro, juga menyampaikan bahwa korban tidak bisa bergerak sama sekali, karena sakit dan tidak bisa minta pertolongan. “Keponakan korban juga membenarkan korban kondisi sakit tidak bisa bergerak dan setiap hari segala aktifitas dibantu saksi Mualim. Atas kejadian ini, pihak keluarga menerima atas kematian dan bersedia membuat surat pernyataan menerima ini musibah, tidak akan menuntut dan tidak dilakukan otopsi dan cukup pemeriksaan luar dan korban segera dimakamkan.” Pungkas AKP Haryo Kusbintoro,S.H. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.