Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Polsek Sukorejo kembali mengungkap kasus pencurian yang melibatkan anak dibawah umur.

Pada Selasa tanggal 20 April 2021 sekira pukul 22..00 wib Unit Reskrim Polsek Sukorejo bersama sama warga telah mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Sukorejo, AKP Beny Haryanto menjelaskan bahwa terjadi tindak pidana pencurian di Dukuh Sragi lor Rt 03 Rw 01 Desa Kalimalang Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. “Setelah dilakukan penyelidikan kasus tersebut melibatkan ABH (Anak Berhadapan Hukum) atas nama MBF Bin G, yang bersangkutan merupakan Pelajar kls IX MTS, warga Desa Kalimalang, ” Ungkap Kapolsek.

Dari tersangka, lanjut Kapolsek, disita sejumlah barang bukti. “Barang bukti disita antara lain 1 ( satu ) buah HP OPPO A33w warna hitam, 1 ( satu ) buah celana panjang merk JHON FIELD warna biru, 1 ( satu ) buah jaket warna coklat, 1 ( satu ) buah gagang sendok makan, Uang tunai Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) dan Sepasang sandal merk OUTDOOR PRO warna hitam, ” Lanjut AKP Beny Haryanto.

Untuk kronologisnya, Kapolsek menyampaikan bahwa pada hari Minggu tanggal 11 April 2021 sekira pukul 10.00 wib Unit Reskrim Polsek Sukorejo mendapatkan laporan dari korban an. EDY PRASETYO telah kehilangan uang Tunai Rp.2.800.000-, HP merk OPPO A33w warna hitam dan jaket warna coklat.” Kemudian didepan rumah korban pertama, EDY PRASETYO tepatnya rumah MARMI mengambil uang sebesar Rp. 1400.000,-(satu juta empat ratus rupiah) dan pada hari selasa tanggal 20 April 2021 unit Reskrim berhasil mengamankan pelaku atas nama ABH MBF dan sesuai keterangan pelaku bahwa benar telah mengakui pencurian di rumah Sdra. EDY PRASETYO dan setelah itu pelaku pada malam yg sama juga melakukan pencurian sebanyak 3 kali di tempat berbeda, ” Urai AKP Beny Haryanto.

Adapun modus pelaku, kata Kapolsek adalah dengan masuk ke rumah lewat pintu dengan mencongkel pada malam hari menggunakan sebatang kayu dan gagang sendok untuk melancarkan aksinya. “Setelah melakukan upaya Mediasi antara korban, Orang tua Tersangka dan Perangkat Desa Kalimalang Sukorejo tidak ada titik temu. Pelaku melakukan lebih dari 17 kali dan di mediasi Polsek Sukorejo 1x, Upaya Polres 1x dan Polsek Ngadiluwih Polres Kediri 1x, dan ABH Tersebut atas nama MBF pada tahun 2019 pernah di tahan di rutan Polres Ponorogo dalam kasus yang sama dan di jatuhi hukuman oleh pengadilan negeri ponorogo 3 bulan kurungan penjara, “ujar AKP Beny Haryanto.

Orang tua yang bersangkutan sudah tidak sanggup mengurus anak dimaksud dan tidak sanggup jadi penjamin karena anak tersebut jarang pulang kerumah. “Kerugian material kesemuannya Rp 4.700.000,- dan terhadap ABH atas nama MBF di titip di Rutan Polres Ponorogo.
Hasil pemeriksaan dan penyitaan barang bukti terhadap pelaku setelah dilakukan gelar perkara masuk unsur dalam pasal pencurian dengan pemberatan sesuai pasal 363 KUHP. ” Pungkas AKP Beny Haryanto. (Yah/Gin).

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Berdalih untuk membeli spare part dan memperbaiki sepeda motornya, P (26), seorang pemuda asal Desa Nambangrejo Kecamatan Sukorejo, Ponorogo melakukan pencurian dengan pemberatan, karena dalam aksinya mencongkel jendela yang terkunci.

Beberapa lokasi yang menjadi target pelaku dilakukan dengan modus yang sama. Ter anyar, pelaku membobol rumah warga Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo Ponorogo.

Menurut AKP Beny Hartono, S.H, Kapolsek Sukorejo, pelaku ditangkap saat melakukan aksi dirumah seorang Ibu Rumah Tangga di Desa Gandukepuh Sukorejo pada tanggal 04 Juni 2020. “Pelaku masuk pada malam hari ke dalam rumah dengan cara membuka paksa jendela yang dalam keadaan terkunci kemudian memanjat jendela tersebut dan masuk mengambil uang korban, di TKP, pelaku mengambil 1 buah tas merk ROBINMAY warna merah yang berisikan uang sejumlah Rp. 952.000,- ,” Ucap Kapolsek.

Sebelum tertangkap di TKP, Pelaku mendatangi rumah korban yang lain. “Modusnya sama, pelaku masuk ke dalam rumah korban yang lain melalui jendela dapur dan mengambil uang di atas kulkas sebesar Rp. 32.000,- selanjutnya mengambil kunci kontak dan masuk ke ruang tamu untuk membuka jok sepeda motor vario guna mencari barang berharga lainnya namun tidak menemukaannya, selanjutnya pelaku masuk ke dalam kamar dan mengambil tas yang tergantung di belakang pintu yang berisi uang, pada saat bersamaan korban terbangun dan teriak “maling-maling” kemudian pelaku meninggalkan tas tersebut di lantai untuk berlari ke arah belakang menuju dapur. Selanjutnya korban memanggil saksi saksi dan segera menghubungi piket Reskrim Polsek Sukorejo untuk bersama sama menangkap pelaku. “Selanjutnya dari tangan pelaku di temukan barang bukti dan membawa pelaku ke Polsek Sukorejo guna penyidikan lebih lanjut,” Urai Kapolsek.

.

Dari hasil semua pencurian yang dilakukan oleh pelaku selama ini di gunakan untuk memperbaiki dan membeli spear part sepeda motor merk suzuki Nopol AE 2123 WY dan sisanya untuk mencukupi kebutuhan sehari  – hari. “Total kerugian materiil sebanyak Rp. 5.002.000,-dan melanggar tindak pidana  Pencurian dengan pemberatan melanggar Pasal 363 ayat (1) Ke-3 KUHP Yo Pasal 53 Yo Pasal 64 KUHP.” Pungkas Kapolsek Sukorejo, AKP Beny Hartono. (Yah/Gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Nasib apes dialami Dwi Cahyono, (29) warga Dusun Widodaren Lor, RT 02 RW 04, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Yang bersangkutan kehilangan motor kesayangannya pada hari Minggu tgl 19 Agustus 2018 diketahui sekira jam 05.00 wib.

Dwi yang merupakan Calon Tenaga Kerja tersebut kehilangan Sepeda Motor Honda VARIO tahun 2017, Warna Merah, Nopol AE 5434 MJ, Noka MH1JFV119HK613543, NosinJFV1E1619870, dan dilaporkan ke Kepolisian Sektor Balong sekira jam 09.30 wib.

Menurut Aiptu Dicky Afrianto, staf Humas Polres Ponorogo, kronologis kejadian tersebut pada awalnya adik ipar SUPRIYADI yang bernama DWI CAHYONO yang beralamat di Kab.Ngawi beberapa hari sebelumnya sambil menunggu panggilan pekerjaan sebagai TKI selalu pulang menginap di rumahnya, “Dan pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 sekira jam 19.00 wib sdr DWI CAHYONO bermaksud pulang ke Ngawi dan meminjam sepeda motor milik saudara SUPRIYADI berupa sepeda motor Honda N MAX dan meninggalkan sepeda motor miliknya tersebut diatas, sepeda motor tersebut ditaruh di garasi rumah sdr SUPRIYADI”,urai Dicky.

Kemudian pada hari Minggu tgl 19 Agustus 2018 sekira jam 05.00 wib sdr SUPRIYADI mendapati sepeda motor milik sdr DWI CAHYONO tersebut sudah tidak ada ditempat (sepeda motor tersebut ditaruh di garasi rumah, pintu dalam keadaan terkunci, kunci kontak disimpan didalam kotak kunci di dapur rumah tersebut oleh sdr DWI CAHYONO), lanjut Dicky.

“Selanjutnya sekira jam 09.30 wib saudara SUPRIYADI melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balong. Ditaksir kerugian materiil dengan kejadian tersebut kurang lebih RP. 20.000.000,- (Dua puluh juta rupiah)”,jelas Dicky.

Adapun saksi yang melapor adalah Supriyadi, Kusmiati, Titik Handayani yang beralamatkan di Dkh Krajan, RT 003 RW 002, Desa Ngampel, Kec. Balong, Kab. Ponorogo, ujar Dicky.

“Barang Bukti yang kita amankan adalah STNK Sepeda Motor Honda VARIO thn 2017, Warna Merah, Nopol AE 5434 MJ, Noka MH1JFV119HK613543, NosinJFV1E1619870 an SAMINI alamat Dsn Widodaren Lor, RT 02 RW 04 , Ds. Widodaren, Kec. Widodaren, Kab. Ngawi”,pungkas Dicky. (yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.