Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Sekitar akhir tahun 1964 atau awal tahun 1965, Pak Kino membuka kios Bakso di kawasan Pasar Tengah, Penceng, Pacitan.

Hal itu disampaikan oleh Budi, putra sulung Pak Kino yang saat ini masih meneruskan usaha kuliner yang dirintis ayahnya itu. “Pak Kino itu asli Wonogiri Jawa Tengah dan di tahun 1964-1965 membawa kuliner bakso pertama di Pacitan,”Terang Budi, Sabtu (30/01/2021).

Karena pertama di Pacitan, Bakso Pak Kino mendapatkan tempat di masyarakat Pacitan. “Waktu itu tempatnya di sebelah BRI Kota atau kalau saat ini di sebelah kanan Toserba Enggal Dua, selalu ramai setiap saat, apalagi kalau lebaran, kita sampai buka tenda di halaman karena pengunjungnya yang membludak,” Urai Budi.

Yang berbeda dengan bakso yang lain, Bakso Pak Kino ada beberapa varian. “Kita berikan tetelan daging sapi dan juga gajih. Selain itu ada beberapa pentol yang kita kasih hati, sehingga namanya menjadi Bakso Ati. Yang jelas, pentol daging sapi kita buat selembut dan sehalus mungkin,”ujar Budi.

Namun seiring perkembangan, Budi menyampaikan bahwa di Pacitan sudah banyak berdiri warung bakso yang juga memiliki kelebihan masing-masing. “Saat ini Warung Bakso Pak Kino tidak seramai yang dulu, namun kita masih mempertahankan rasa, kualitas dan tetelan seperti dulu, ini ciri khas yang akan kita pertahankan. Dan kedepan, kita akan pindah di seputaran JLS, selatannya Cuik, monggo kalau berkenan singgah di Warung Bakso Pak Kino.”Pungkas Budi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.