Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sebanyak 300 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Ponorogo di Jalan Hos Cokroaminoto, disuntik Vaksin jenis Sinovac dosis I Ahad, (26/09/2021).

Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki didampingi Ps. Paur Dokkes Polres Ponorogo Aiptu Imam yang meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi merah putih di LP sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Kompol Basuki menyampaikan bahwa saat ini TNI-Polri dan Forkopimda Ponorogo terus bersinergi, menggelar percepatan vaksinasi covid 19 kepada semua golongan dengan target menuju Ponorogo Herd Immunity.

“Kegiatan kali ini, kami menyasar warga binaan LP kelas II B Ponorogo, dengan target vaksinasi 300 Dosis I jenis Sinovack, diharapkan segera terbentuknya herd immunity kepada semua golongan masyarakat di Ponorogo, terutama Warga Binaan yang ada disini,” Ujar Kabag Ops Kompol Basuki

Dia berharap, semua element masyarakat ikut mendukung dan mensukseskan percepatan vaksinasi ini dengan mengajak keluarga, teman dan tetangganya yang belum vaksin agar segera memvaksinkan dirinya.

“Saya harap warga tidak lagi takut untuk vaksin, ini aman dan Halal untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan Covid 19,” ucapnya

Kompol Basuki juga menghimbau kepada seluruh warga Ponorogo agar tetap patuh Protokol Kesehatan. “Walaupun sudah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M.” Tutup Kabag Ops Polres Ponorogo. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Hingga saat ini Pandemi Covid 19 di wilayah Kabupaten Ponorogo belum juga usai.

Untuk itu Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun. Nasikin, S.Ag, M.A meminta semua pihak untuk bersinergi melawan Pandemi yang masih berlangsung.

“Sudah banyak yang terjangkit bahkan meninggal dunia. Termasuk anggota Polres Ponorogo yang pernah terkonfirmasi Covid 19 sejumlah 159 orang dan 2 orang meninggal karena comorbid dan belum pernah divaksin,” terang Kompol Bahrun. Nasikin, S.Ag, M.A saat menghadiri dialog lintas agama yang di selenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Ponorogo. Selasa (31/08/2021).

Sebagai langkah pencegahan, Kompol Bahrun Nasikin juga menyampaikan perlunya ikhtiar semua pihak dalam menanggulangi penularan wabah covid 19, “Perlu adanya peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat. Potensi penularan Covid 19 perlu disosialisasikan saat acara kajian keagamaan, khotbah jumat, melalui bahasa dan cara penyampaian yang baik dan tepat,” lanjut Kompol Bahrun Nasikin.

Termasuk dengan upaya pencegahan juga perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan bisa dilaksanakan. “Menerapkan Protokol Kesehatan yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan sabun, Menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas harus terus disosialisasikan,” Terang Kompol Bahrun Nasikin.

Selain itu, Vaksinasi juga harus menjadi perhatian semua pihak agar bisa terlaksana dengan baik dan lancar. “Dengan Vaksinasi maka akan menciptakan Herd Imunity atau kekebalan tubuh sehingga akan mampu melawan serangan penyakit termasuk Covid 19. Ini harus juga kita sosialisasikan dengan baik,” Ucap Kompol Bahrun Nasikin.

Yang terakhir, Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun Nasikin juga mengajak semua pihak untuk terus berdo’a agar pandemi ini bisa segera selesai. “Semoga Pandemi Covid 19 segera usai dan kehidupan masyarakat bisa kembali norma dan perekonomian serta kegiatan sehari-hari bisa dilaksanakan.”Pungkas Kompol Bahrun Nasikin. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Berbagai cara dilakukan untuk menghadapi Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung.

Salah satunya adalah Kosiyar, seniman asal Ponorogo yang mengelola Sanggar Tari Purwa Lakshita Ponorogo yang beralamatkan di Jl. Gatotkaca 32 Ponorogo Jawa Timur.

Menurutnya Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan membuat semua  hal terganggu dan siapapun pasti merasakan dampak dari itu semua. “Maka perlunya sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo menciptakan karya tari baru guna menunjang pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi saat ini,” ujarnya melalui akun facebook miliknya.

Lebih lanjut Kosiyar menyampaikan bahwa pihaknya menciptakan karya tari baru yang diberi nama “PREI SUI”. “Prei Sui adalah garapan terbaru yang dikhususkan untuk mendalami pengetahuan tentang element dasar gerak tari dan memperkenalkan tentang panggung Prosenium sebagai ruang Imajiner. Bagaimana anak -anak mampu membayangkan bahwa ruang yang mereka gunakan adalah sebuah stage tanpa batas,” Lanjutnya.

Kosiyar juga menyampaikan pentingnya memperkenalkan element dasar gerak tari, tentang ruang, waktu, bentuk, teknik, dan isi bagi calon Penari yang masih pemula. “Anak-anak sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo, pada hari ini pilihannya adalah Rest Area Bukit Soeharto, desa Biting, kecamatan Badegan, Ponorogo. Disamping untuk membangun mental calon Penari sangatlah penting dilakukan di ruang publik yang sudah barang tentu banyak pengunjungnya,” urai Kosiyar.

Sebagai penanda berakhirnya acara mereka ditandai dengan Potong tumpeng, jenang sengkala dan penerbangan 110 balon. “Ini kita lakukan dengan harapan Pandemi Covid 19 segera berakhir dan menuju pada tatanan kehidupan yang lebih baik. Salam Budaya.” Pungkas Kosiyar. (Red)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Kapolsek Ngadirojo  Polres Pacitan Polda Jatim AKP Nursalim, memimpin langsung pelaksanaan operasi yustisi tingkat Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim.

Operasi yustisi kali ini dilaksanakan dibeberapa titik keramaian yakni Tempat Wisata yang ada di kecamatan Ngadirojo,Senin 04 Januari 2021

“Ini sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan cara mengajak masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, kita menegur warga yang beraktivitas tetapi tidak mengenakan masker,” ujar Kapolsek.

AKP Nursalim juga mengatakan, operasi yustisi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan jajaran personel Polsek Ngadirojo Polres Pacitan bersama TNI dan instansi terkait lainnya. “Hal ini sebagai upaya bersama memberikan pemahaman pentingnya mempedomani protokol kesehatan ditengah situasi pandemi Covid-19,” lanjutnya.

Kapolsek berharap dengan operasi yang rutin dilaksanakan petugas gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait lainnya dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu mempedomani protokol kesehatan (Prokes).

“Ingat selalu 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta tidak berkerumun, dimana itu semua sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Red)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Walaupun ditengah Pandemi Covid 19, Pemerintah Republik Indonesia tetap memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh rakyatnya.

Salah satunya adalah tentang sertifikat tanah, dimana pemerintah telah membagikan jutaan sertifikat selama tahun 2020.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo melalui akun instagramnya.

“Tak ada yang berubah dari komitmen pemerintah untuk mempercepat sertifikasi tanah di seluruh Indonesia. Bahkan di saat kita disibukkan dengan penanganan pandemi hampir sepanjang tahun 2020, pemerintah tetap menyelesaikan 6,8 juta lembar sertifikat tanah untuk masyarakat di seluruh Indonesia,” Ucap Presiden.

Tadi siang, lanjut Presiden Jokowi, di Istana Negara, mengawali tahun 2021 ini, saya menyerahkan 584.407 lembar sertifikat hak atas tanah kepada para penerima di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Acara ini dihadiri langsung 30 orang perwakilan penerima sertifikat, bersamaan dengan penyerahan sertifikat di tiap-tiap lokasi di 26 provinsi oleh gubernur, bupati, atau wali kota,” Lanjutnya.

Menurut Jokowi, penyerahan sertifikat tersebut akan memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat. “Ini dilakukan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan redistribusi tanah yang selama beberapa tahun terakhir dijalankan pemerintah.”Pungkas Presiden Joko Widodo. (Red)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Strategi penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kota Madiun sudah cukup baik. Terbukti, langkah-langkah kebijakan penanganan Covid-19 menjadi referensi dalam dunia pendidikan. Hal itu mengemuka saat seminar online STIESEA dengan Walikota Madiun Maidi sebagai salah seorang narasumbernya.

Seminar online tersebut diikuti mahasiswa hingga akademisi berbagai bidang. Walikota Madiun memaparkan trategi Pemerintah Kota Madiun dalam penanganan Covid-19 dari GCIO Dinas Kominfo, Sabtu (6/6). Seminar yang mengusung tema Kebijakan Refocusing dan Realokasi APBD Jawa Timur dalam Penanganan COVID-19: Dampak Terhadap Keberlanjutan Pembangunan Daerah dengan fokus materi Strategi Keberlanjutan Pembangunan Daerah tahun 2020 dan 2021. Tak heran, berbagai langkah pembangunan daerah ke depan di Kota Madiun mengemuka dalam seminar.

‘’Realokasi anggaran di Kota Madiun untuk penanganan Covid-19 sudah berjalan. Lebih dari Rp 100 miliar yang kita alihkan untuk itu. Tetapi tentu ada yang tetap kita jalankan dalam bidang pembangunan untuk mempersiapkan peningkatan ekonomi setelah Covid-19 ini berlalu,’’ kata walikota.

Di antaranya, pembangunan pedestrian Jalan Pahlawan, Sentra Kuliner Rimba Darma, hingga Taman Sumber Umis. Sejumlah titik tersebut tengah dalam pengerjaan sampai saat ini. Walikota menargetkan pembangunan selesai sebelum pandemi berlalu. Harapannya, titik-titik yang menjadi destinasi wisata baru itu sudah ready begitu kondisi kembali normal.

‘’Ekonomi salah satu sektor yang paling terdampak dalam pandemi ini. Pemerintah juga harus mulai mengambil langkah terkait sektor ekonomi ini dari sekarang. Di Kota Madiun, kita sudah memulai dengan pembangunan untuk peningkatan perekonomian,’’ jelasnya.

Selain itu, sejumlah pembangunan yang sudah masuk dalam APBD 2020 terpaksa ter-cancel. Di antaranya pembangunan saluran, perawatan jalan, dan lain-lain. Realokasi juga diambilkan dari kegiatan yang berpotensi pengumpulan massa. Seperti kegiatan budaya hingga pertemuan dengan masyarakat dalam jumlah besar.

‘’Ekonomi salah satu unsur penting dalam keberlangsungan pemerintahan. Karenanya, tidak boleh diabaikan. Pemerintah pusat juga sudah mulai melangkah dengan wacana penerapan konsep new normal dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,’’ pungkasnya. (Red).

Source : FB Pemkot Madiun

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.