Madiun – Portalnews Madiun Raya

Langkah prioritas diambil oleh Wali Kota Madiun. Orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengalihkan anggaran pengadaan seragam bagi ASN untuk pengadaan seragam bagi Pelajar beserta ongkos jahitnya.

Menurut Wali Kota, pendidikan merupakan prioritas yang harus diutamakan.

“Sejatinya Pemerintah Kota Madiun sudah menganggarkan seragam dan ongkos jahit untuk 3.250 ASN senilai 1.1 M. Tapi mohon maaf, karena ada kebijakan refocusing anggaran untuk covid-19, rencana pengadaan seragam untuk ASN tahun ini saya pending,” Ucap Wali Kota Maidi, kemarin.

Anggaran tersebut akan direalisasikan untuk yang lebih prioritas. “Salah satunya untuk pengadaan seragam bagi pelajar di Kota Madiun,”jelas Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan bahwa Pendidikan anak-anak  di Kota Madiun menjadi salah satu prioritas di masa kepemimpinannya. “Saya menjamin baik kelengkapan sarana di sekolah maupun sarana untuk masing-masing individu siswa. Misalnya laptop gratis dan seragam sekolah gratis.”Pungkasnya.

Kebijakan tersebut mendapatkan apresiasi dari warga Kota Madiun. “Mantap Pak Wali, semoga dengan kebijakan tersebut mampu membawa anak-anak Kota Madiun bisa lebih cerdas karena tidak terkendala dengan persoalan mereka akan fasilitas,” ucap Agus Setiawan. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – PORTALNEWS MADIUN RAYA

Wali Kota Madiun, H Maidi, meminta warga masyarakat untuk tetap semangat dan tidak menyerah dalam menghadapi situasi sulit saat pandemi seperti saat ini.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota dalam unggahan di akun instagram miliknya, @PakMaidi.

“Dalam masa pandemi COVID-19 ini memang menjadi momen yang sulit bagi dunia usaha. Tak sedikit di antaranya yang gulung tikar,” Ucap Wali Kota Maidi, Jum’at (26/03/2021).

Tapi, lanjut Wali Kota, hanya mereka yang mau bangkit dan tetap berusaha yang mampu bertahan. “Kegigihan dalam berusaha ini salah satunya seperti dicontohkan oleh @galeri_bang_com. Jasa fotografi yang dijalankannya terpaksa berhenti karena pandemi. Begitu pula dengan warung angkringan yang dimilikinya sejak 2018 juga terpaksa gulung tikar,” Ujar Wali Kota.

Kini, kata Wali Kota, dia mulai merintis hobi menggambar dan melukis wajah. Hasilnya pun lumayan. Bisa menutup kebutuhan keluarga.

“Dari cerita di atas, saya ingin masyarakat Kota Madiun, khususnya pelaku usaha, untuk jangan mudah menyerah. Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini semua serba sulit. Tapi ingat, jalan keluar hanya bisa ditemukan bagi mereka yang berusaha dan pantang menyerah. Serta, mampu mengambil peluang di setiap kesempatan. Jangan menyerah dan tetap semangat!.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.