Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sosok Nyai Korek diyakini sebagian warga Ponorogo sebagai DANYANG atau penguasa yang MBAUREKSO atau menguasai Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati dan Alun-Alun Ponorogo.

Sosok Nyai Korek digambarkan sebagai Makhluk Halus yang berjenis kelamin perempuan. “Jadi mitos tentang Nyai Korek yang Mbaurekso Pringgitan itu sudah ada sejak kecil dan diceritakan Mbah-Mbah saya sejak dulu, dia adalah Makhluk Halus Perempuan yang bisa saja jatuh cinta kepada Bupati Ponorogo. Biasanya dia masuk ke tubuh pegawai-pegawai perempuan yang ada di Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan disukai oleh Sang Bupati,” ujar Muh Yani Wijaya, Ahad (31/10/2021).

Sedangkan Nyai Korek sendiri, digambarkan oleh Yani merupakan anak buah Nyai Roro Kidul. “Kalau Kanjeng Nyai Roro Kidul itu menguasai Pulau Jawa dan Pesisir Laut Selatan, maka Nyai Korek itu menguasai Pringgitan dan Alun-alun Ponorogo,”tambah Muh Yani Wijaya.

Karena sosok Nyai Korek yang berjenis kelamin perempuan itulah, lanjut Yani, dia akan merasa tersaingi jika ada Bakal Calon Bupati Perempuan di Ponorogo. “Sehingga kalau kemarin ada calon Bupati Perempuan yang kuat sebelum Pilkada Ponorogo tahun 2015 secara misterius Calon tersebut menemui masalah dan gagal dalam mencalonkan Bupati. Walaupun ini mitos tapi saya banyak menemukan kecocokannya,”jelas Muh Yani.

Yani juga menyebutkan bahwa Nyai Korek hanya merasa tersaingi jika ada Calon Bupati yang notabene nanti bakal menghuni di Pringgitan. “Namun untuk Wakil Bupati Perempuan, Nyai Korek tidak masalah. Dan seperti saat ini terjadi, Bupatinya Pak Sugiri Sancoko dan Wakilnya Bu Lisdyarita. Jadi intinya, kalau selama masih ada Nyai Korek di Pringgitan maka Calon Bupati Perempuan di Ponorogo jika ada, itu belum kuat dan biasanya akan menemui masalah dan gagal dalam pencalonannya,” tambah Muh Yani.

Namun jika suatu ketika ada Bupati Ponorogo yang merupakan Perempuan, itu dipastikan Nyai Korek sudah tidak menguasai Pringgitan lagi. “Yang jelas semua makhluk apapun didunia, itu tidak ada yang abadi. Bisa saja dia pindah tempat ataupun mati. Yang kekal dan abadi adalah Pencipta kehidupan sendiri, yaitu Alloh SWT. Mitos ini silahkan saja, bagi yang percaya monggo, tidak percaya juga tidak apa-apa.”Pungkas Muh Yani Wijaya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sesuai mitos yang ada, sosok Nyai Korek adalah penghuni atau penguasa danyang di Pringgitan (Rumah Dinas Bupati Ponorogo) hingga Alun-Alun Ponorogo.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Paranormal di Ponorogo, Muh Yani kepada Portalnews Madiun Raya, Jum’at (22/10/2021).

Menurutnya, Nyai Korek merupakan makhluk halus yang bisa masuk ke sosok manusia. “Biasanya masuk ke tubuh wanita, mungkin mewujud ke tubuh Erna, tubuh Rini atau yang lainnya dan akan menggoda sang Bupati,” Ucap Yani dengan nada serius.

Lebih lanjut, Yani menyampaikan bahwa sesuai ajaran kejawen yaitu Eling lan Waspodo maka sosok Nyai Korek adalah untuk menguji hal itu. “Kalau bicara peguasa maka akan ada Harta, Tahta dan Wanita sebagai godaan maka, sosok Nyai Korek merupakan sosok wanita cantik yang menjelma atau masuk ke tubuh pegawai di Pemerintah Kabupaten Ponorogo,”jelas Muh Yani.

Jika Bupati Ponorogo sampai tergoda maka sesuai mitos menurut Yani maka dia akan kesulitan meneruskan pemerintahannya di periode selanjutnya. “Kenyataannya seperti itu. Beberapa Pilkada di Ponorogo yang dilakukan secara langsung hal itu benar-benar terjadi. Bupati yang tergoda Nyai Korek gagal dalam pesta demokrasi tersebut,”tegas Muh Yani.

Untuk itu, Muh Yani meminta Bupati Ponorogo saat ini, Sugiri Sancoko agar berhati-hati agar jangan sampai tergoda dengan Nyai Korek. “Saya berharap agar Bupati Sugiri Sancoko agar berhati-hati agar jangan sampai tergoda dengan godaan wanita yang merupakan jelmaan Nyai Korek. Agar Ponorogo bisa Hebat maka harus eling lan waspodo dan bisa melanjutkan di periode kedua,”Lanjut Muh Yani.

Muh Yani juga berharap agar Bupati Ponorogo betul-betul bekerja dan tidak tergoda dengan nafsu yang pasti akan menghampirinya. “Ponorogo itu kalau sudah terkena godaan wanita, selesai sudah. Bumi Ponorogo ini benar-benar suci. Banyak Pondok Pesantren dan sejarahnya selalu terkait dengan sejarah wali maka jangan main-main dengan hawa nafsu sesaat,”Pesan Muh Yani.

Muh Yani juga mengatakan bahwa istana Nyai Korek ada di kolam renang di Pringgitan dan Pohon Ringin di tengah alun-alun. “Bagi masyarakat yang percaya monggo jika tidak percaya ya monggo, namun hal itu sudah terbukti di beberapa Pilkada secara langsung di Ponorogo. Yang terpenting adalah kita ikut berbuat baik dan memberikan andil serta saran agar Ponorogo menjadi Hebat.”Pungkas Muh Yani. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.