Ponorogo – Portal Madiun Raya
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ponorogo, KH Imam Sayuti Farid menyatakan bahwa paham terorisme mengancam kemerdekaan yang telah dirasakan Indonesia selama 73 tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan oleh Kiai Sayuti, panggilan akrabnya saat mengisi pengajian di Masjid Al Jariah Jarakan Ponorogo, Rabu (29/08).

Dihadapan jamaah pengajian, Kiai Sayuti menjelaskan bahwa kemerdekaan Republik Indonesia di proklamirkan setelah semua elemen NKRI sepakat dan bersatu dibawah dasar negara Pancasila. “Akhir akhir ini banyak upaya paham fundamentalis, radikalis dan teroris yang mengancam kemerdekaan karena berupaya memecah belah persatuan bangsa, ” jelas Kiai Sayuti.

Apalagi terorisme tidak sesuai dengan ajaran Islam, karena teroris berbuat kerusakan di muka bumi, sebagai umat Islam kita harus memerangi teroris yang berupaya mengganti dasar dan sistem negara,sambung Kiai Sayuti.

“Untuk membentengi dari bahaya teroris, fundamentalis dan radikalisme generasi muda harus memiliki keyakinan bahwa Hubbul Wathon Minal Iman yang artinya Cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman, apalagi para ulama pejuang kemerdekaan sepakat bahwa NKRI harga mati,” terang Kiai Sayuti.

Dan perlu diingat, jika ada paham radikalis, fundamentalis serta radikalis, maka kaum nahdliyin akan berdiri digarda terdepan melawan mereka, karena sekali lagi NKRI is Final, NKRI harga mati, pungkas Kiai Sayuti. (yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Ponorogo, menerima kunjungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ponorogo, Selasa (13/02/2018).

Dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Ponorogo Drs.KH.Ansor M. Rusdi didampingi oleh Sekretaris Umum MUI Kab.Ponorogo DR.Ahmad Munir, MA diterima langsung Ketua DPRD Ponorogo, Dr Ali Mufti, S. Ag didampingi unsur pimpinan DPRD Ponorogo yang lainnya.

Dalam keterangannya,Ketua DPRD Ponorogo, Dr Ali Mufti menyampaikan bahwa kunjungan MUI Ponorogo tersebut merupakan kegiatan silaturahmi antar lembaga di Kabupaten Ponorogo. “Ya silaturahmi dan berkoordinasi antar lembaga yang ada untuk sinergitas di Kabupaten Ponorogo, ” ujar Ali Mufti.

Apalagi ini menjelang Pilkada serentak atau Pilgub Jawa Timur, kita membahas hal-hal kekinian yang terjadi di kota reyog tercinta, sambung Ali Mufti.

“Dengan kegiatan ini kita berharap supaya masyarakat Ponorogo tetap kondusif dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Timur secara langsung nanti, beda pilihan adalah biasa didalam demokrasi, dan perbedaan bukan alasan untuk melakukan perpecahan.” pungkas Ketua DPRD Ponorogo. (adv/yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.