Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan nomor urut dua, Yudi Sumbogo – Isyah Ansori (MBOIS) memberikan keyakinan kepada seluruh masyarakat Pacitan bahwa jago yang diusung dalam Pilbup Pacitan 2020 itu adalah pemimpin masa depan yang harus dimenangkan.

Hal itu disampaikan oleh Heru disela-sela mendampingi Ganjar Pranowo dan Paslon MBOIS saat bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Tremas di Arjosari Pacitan, KH Fuad Dimyati.

Menurut Heru, pasangan Mbois adalah solusi mengatasi stagnasi pembangunan di Pacitan. “Bolehlah kita bangga memiliki tokoh sekelas Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi putra Pacitan pertama yang menjadi Presiden ke 6 RI, namun semenjak beliau tidak menjabat Presiden, Pacitan kembali menjadi salah satu daerah termiskin di Jawa Timur, kalau tidak salah 10 Kabupaten termiskin di Jatim,”Terang Heru, Senin (23/11/2020).

Untuk itu, lanjut Heru, dengan dukungan dari Pemerintah Pusat, paslon Mbois akan kembali meningkatkan pembangunan di Pacitan. “Jadi ini bukan karena politik, tetapi dalam rangka meningkatkan kesejahteran masyarakat, karena kemiskinan dan ketertinggalan adalah musuh kita bersama yang harus dicarikan solusinya,”Ujar Heru Setyanto penuh semangat.

Dengan segaris dengan pemerintah pusat, Heru memberikan keyakinan bahwa Pacitan akan maju. “Seperti yang disampaikan oleh Pak Ganjar, bahwa semua potensi ada di Pacitan. Kekayaan Alam, Pariwisata, Keramahan Penduduk, Kuliner, semua ada, tinggal diperlukan pemimpin yang berpengalaman, kreatif dan didukung dengan politik anggaran. Ini penting karena tanpa anggaran yang cukup melalui BUMN, Kementerian, dan Investor semua tidak mungkin bisa berjalan,”Tandas Heru Setyanto.

Untuk itu, Heru meminta masyarakat agar tetap tenang dan memilih Pemimpin Masa Depan. “Saya tegaskan bahwa Mbois adalah pemimpin masa depan, ayo kita dukung dan kita menangkan.”Pungkas Heru Setyanto. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Kader PDIP yang menjadi tokoh nasional, Ganjar Pranowo membakar semangat Relawan Pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Yudi Sumbogo – Isyah Ansori (Mbois), Senin (23/11).

Dihadapan para relawan, Ganjar memberikan suntikan motivasi agar mereka semakin gencar untuk turun ke bawah. “Masyarakat butuh sentuhan, mereka butuh pemahaman dan terus sosialisasikan bahwa Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan nomor urut dua lebih unggul dan layak dipilih dalam Pilbup Pacitan 2020 mendatang,” Terang Ganjar.

Ganjar berharap disisa waktu kampanye ini bisa dimaksimalkan dengan baik. “Terus turun ke bawah, bekerja keras dengan penuh semangat. Musuh kita adalah kemiskinan dan ketertinggalan, ini yang harus kita perangi bersama,”Tandas Ganjar Pranowo.

Selain support, Tokoh yang aktif di Media Sosial itupun banyak memberikan bagaimana memenangkan pertarungan dalam pemilihan. “Saya dua kali mencalonkan anggota DPR RI dan dua kali mencalonkan Gubernur, Alhamdulillah semuanya berhasil. Kuncinya, berikan keyakinan kepada para konstituen bahwa kita bisa mengemban amanah dengan baik, perbanyak jaringan kita dan terus konsisten untuk bergerak.”Pungkas Ganjar Pranowo. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Tokoh Nasional yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tips bagaimana memajukan daerah.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo saat bertemu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan nomor urut dua, Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori (Mbois), Ahad Malam (22/11/2020).

“Saya dulu diawal menjabat Gubernur, saya belajar ke Gubernur Jawa Timur, Pak De Karwo, bagaimana ini Pak De, kita sering berdiskusi memecahkan persoalan yang ada, jadi yang pertama adalah belajar, dengan siapapun, ” Ungkap Ganjar Pranowo.

Yang kedua, lanjut Ganjar, sebagai pemimpin daerah kita harus banyak berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat. “Kita tidak sendiri, ada Pemerintah Pusat yang siap membantu kita. Melalui BUMN, Kementerian, DPR RI dan lainnya. Serta banyak lembaga keuangan yang siap mengucurkan anggarannya membantu pembangunan di daerah, jadi kita harus banyak berkomunikasi dengan jajaran Pemerintahan Pusat, karena saya yakin, APBD di semua daerah tidak cukup untuk membiayai pembangunan yang seharusnya akan dilakukan, ” Lanjut Ganjar.

Ganjar berharap Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori yang diharapkan menang dalam Pilbup Pacitan dan menjadi Bupati dan Wakil Bupati bisa menerapkan hal itu. “Selain itu, merangkul semua elemen masyarakat yang ada agar bisa sinergis dalam proses pembangunan, hal-hal inilah yang perlu dilakukan agar Pacitan bisa maju di masa yang akan datang. ” Pungkas Ganjar Pranowo.

Yudi Sumbogo yang menghadiri kegiatan itu mengaku mendapatkan support yang luar biasa untuk memimpin Pacitan lima tahun yang akan datang. “Insya Alloh, kita akan berupaya maksimal untuk memajukan Pacitan dimasa yang akan datang. ” Ujarnya penuh semangat. (Yah/Gin).

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Sebagai bentuk komitmen anti korupsi, baik sebelum menjabat dan saat menjabat nanti, Pasangan Calon Bupati Pacitan 2021-2024 nomor urut dua, Yudi Sumbogo – Isyah Ansori siap melakukan Sumpah Pocong di Alun-Alun Pacitan dan disaksikan masyarakat luas.

Komitmen itu disampaikan oleh Yudi Sumbogo di kediamannya, Kamis Malam (15/10/2020).

Menurut Yudi, memang Sumpah Pocong tidak diajarkan dalam agama, namun hal itu diyakini sebagai ketekadan yang kuat dirinya dan pasangannya untuk memimpin Pacitan secara transparan.

“Kalau urusan pribadi, kami sudah selesai mas, saya dan Pak Isyah sudah cukup, namun memimpin Pacitan bagi kami adalah bentuk pengabdian untuk memajukan tanah kelahiran kami,” Ujar Yudi Sumbogo secara lugas.

Yudi juga menyampaikan bahwa selama menjabat sebagai Wakil Bupati tidak pernah mengambil uang perjalanan. “Itu saya gunakan untuk kepentingan masyarakat kembali, seperti memberikan hadiah sepeda masyarakat atau yang lainnya, prinsipnya dengan apa yang kami terima sudah sangat cukup,” Lanjut Yudi Sumbogo.

Dengan melakukan Sumpah Pocong, Yudi Sumbogo menyatakan akan semakin bulat tekadnya untuk tidak korupsi. “Jadi bukan hanya jargon saja, tetapi Sumpah Pocong yang diyakini jika melanggar akan meninggal dunia dan efeknya tujuh turunan akan membuat kami juga berhati-hati. Kami berdua siap untuk melakukan ritual itu, disaksikan oleh masyarakat luas dan dihadiri para Kyai Khost,” Ujar Yudi Sumbogo.

Yudi juga mengatakan bahwa selama ini dirinya mendengar ada potongan jasmas ataupun bantuan kepada masyarakat. “Insya Alloh, selama saya menjadi anggota DPRD Pacitan maupun menjadi Wakil Bupati, tidak pernah melakukan potongan 10% ataupun 15% ataupun berapapun dari bantuan yang kita salurkan kepada masyarakat, karena bagi saya itu juga korupsi dan saya sangat anti terhadap korupsi, Pacitan adalah tanah kelahiran saya, dan saya harus mengabdikan diri untuk kemajuan tanah kelahiran saya ini.” Pungkas Yudi Sumbogo. (yah)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Calon Bupati Pacitan 2021-2024 nomor urut dua, Yudi Sumbogo akan berusaha semaksimal mungkin mengeksplorasi potensi yang ada di Kabupaten Pacitan, diantaranya adalah sektor pertanian dan perikanan.

Hal itu disampaikan oleh Yudi Sumbogo saat bertemu dengan pewarta, Kamis Malam (15/10/2020) di kediaman pribadinya.

Menurut Yudi, selama ini pertanian di Kabupaten Pacitan belum bisa tergarap dengan baik, padahal sebagian besar warga Pacitan merupakan petani dan pekebun. “Lahan kita sangat subur, namun komoditas yang menguntungkan bagi para petani kita belum tergarap dengan baik. Seperti di Pakisbaru, Nawangan, tanaman kopi sangat bagus namun akhir-akhir ini diganti dengan tanaman jeruk, karena belum ada keuntungan yang dirasakan oleh petani disana. Hal ini perlu pemahaman yang bagus agar para petani bisa fokus dalam satu komoditas yang bisa menguntungkan dan mensejahterakan,” Ujar Yudi Sumbogo.

Selanjutnya, Yudi Sumbogo juga menyoroti tentang regenerasi nelayan di Kabupaten Pacitan. “Selama ini nelayan dari Cilacap dan Makassar yang mendominasi mejadi nelayan ulung di Laut Pacitan, karena tangkapan mereka merupakan ikan yang berkualitas. Nelayan yang asli Pacitan keahliannya kurang bisa bersaing dengan mereka, padahal potensi laut kita amat sangat luar biasa, ada pertemuan arus hangat dan arus dingin di laut Pacitan, disana banyak ikan yang berkualitas yang harganya mahal, seperti tuna, salmon, lemuru dan lainnya,” Lanjut Yudi Sumbogo.

Untuk itu, Yudi menyampaikan bahwa Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan yang memiliki gedung yang megah di Kabupaten Pacitan akan diprioritaskan untuk membuka jurusan unggulan Pertanian dan Perikanan. “Dengan membuka dua jurusan unggulan itu, maka akan lahir petani dan nelayan yang berilmu cukup sekaligus bermental tangguh sehingga bisa membawa masyarakat Pacitan bisa tahu bagaimana bertani dan mencari  ikan yang menguntungkan dan akhirnya bisa mensejahterakan,” Ucap Yudi Sumbogo.

Yudi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) prodi Teknik Pertanian dan Perikanan. “Selain mendapatkan teori yang cukup, tempat praktik di Pacitan juga sangat tersedia, sehingga generasi muda di Pacitan akan tetap bisa mewarisi profesi leluhurnya dengan lebih menguntungkan sehingga ekonomi dapat berputar dengan baik di Kabupaten Pacitan, endingnya adalah peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Pacitan.”Pungkas Yudi Sumbogo. (yah)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Perhelatan politik melalui Pemilihan Bupati di Kabupaten Pacitan mulai menghangat, para milineal dan kaum muda NU yg tergabung dalam Garda Bangsa Jawa Timur bertekad menggerakkan kaum santri dalam mensukseskan dan memenangkan Pasangan Calon Bupati Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori dalam Pilbup Pacitan 2020 ini.

Bahkan Dewan Koordinasi Wilayah Jawa Timur akan fokus di Kabupaten Pacitan secara All Out.

Hal itu disampaikan oleh Gus Arie, sapaan akrab Arie Rankuty, pengasuh Ponpes Darussalam yang menyatakan bahwa setelah melihat programnya, Pacitan memang Mbois tenan. “Tambahan insentif bagi guru Ngaji, Guru Madin, dan  Beasiswa untuk pelajar di Pacitan sangat luar biasa.  Maka saya mengajak warga masyarakat Pacitan untuk tidak ragu pilih pasangan Mbois nomor urut 2,” Tegas  Gus Arie yang juga wakil ketua Garda Bangsa Jawa Timur itu.

Selain itu, lanjut Gus Arie, pasangan Mbois adalah pasangan calon yang taat pada dhawuh poro kyai. “Ini yang membuat kami takdzim dan siap memenangkan pasangan Mbois, dan DKW Garda Bangsa akan All Out di Pacitan ini,”Lanjut Gus Arie dalam konsolidasi kader muda Pacitan untuk pemilu bersih dan bermartabat di Kabupaten Pacitan beberapa waktu yang lalu.

Jika Mbois menang, Gus Arie yakin suasana religiusitas akan meningkat di Kabupaten Pacitan. “Takdzim kepada Kyai adalah kunci kemajuan dan kesejahteraan dalam kebarokahan, ini yang harus kita perjuangkan bersama.” Pungkas Gus Arie.

Hal ini juga ditegaskan pimpinan DKC Garda Bangsa Pacitan, Ridwan Purnomo Aji yang juga Anggota DPRD termuda Pacitan. Ridwan menyampaikan bahwa Garda Bangsa akan semaksimal mungkin memenangkan Mbois dalam Pilbup Pacitan mendatang. “Bersama kaum milenial dan kaum muda NU, kita bersepakat untuk All Out memenangkan Pak Yudi dan Pak Isyah atau Mbois nomor urut dua. Selain takdzim kepada dhawuh kyai, kita juga memperjuangkan Pacitan agar tidak lagi menjadi salah satu kabupaten miskin di Jawa Timur dimana total APBD nya hanya 1,7 T setahun, jauh dari daerah tetangga seperti Wonogiri dan Ponorogo yang sudah 2,3 T, Insya Alloh, dengan segaris dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi hal itu akan kita raih, kuncinya hanya satu, Mbois Menang !!.” Pungkas Ridwan Purnomo Aji. (Yah)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Pandemi Covid 19 masih terjadi, jumlah korban yang terjangkit virus yang belum ada obatnya itu masih tinggi.

Mensikapi hal itu, Relawan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori atau yang lebih dikenal dengan nama MBOIS terus bergerak.

Dengan membawa mobil Jeep mereka terus mengkampanyekan protokol kesehatan sekaligus membagikan masker.

Menurut Jarot Mustofa, salah seorang relawan Mbois, pihaknya terus bersinergi membantu pemerintah untuk menanggulangi Pandemi Covid 19 yang saat ini belum ada obatnya itu. “Selain mengkampanyekan 3 M yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan, kita juga membagikan masker gratis kepada warga, Alhamdulillah respon warga sangat baik,” terang Jarot Mustofa, Senin (05/10).

Lebih lanjut, Jarot menyampaikan bahwa pihaknya terus bergerak dari satu tempat ke tempat yang lainnya. “Kita terus mengkampanyekan protokol kesehatan, kalau terus kita ingatkan maka akan menjadi budaya bagi masyarakat kita, apalagi kesehatan adalah modal dasar bagi kita untuk terus berkarya, dan ini sesuai arahan Pak Yudi Sumbogo dan Pak Isyah Ansori,” lanjut Jarot Mustofa.

Jarot juga menandaskan bahwa pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa Mbois sangat peduli kepada masyarakat. “Pilihlah pemimpin yang peduli, yang mau turun langsung ke bawah dan bukan calon pemimpin yang hanya membuat narasi-narasi tanpa bukti, apalagi pemimpin yang belum berpengalaman, Mbois adalah pilihan tepat dari koalisi rakyat.” Pungkas Jarot.

Sementara Mbok Sisok, salah satu warga Donorojo menyambut gembira kunjungan relawan Mbois ke tempatnya. “Alhamdulillah mas, kita pasti memilih Mbois, selain berpengalaman, beliau melakukan aksi nyata kepada masyarakat.” Tandas Mbok Sisok. (Red)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Satu lagi, Pengurus DPC Partai Demokrat menyatakan mendukung Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori atau MBOIS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2021-2024.

Adalah In Winarno, salah satu pengurus partai berlambang mercy di tataran Kabupaten Pacitan yang kini berada di barisan Mbois dan berbeda dengan keputusan partai dalam menghadapi Pilbup Pacitan 2020.

Menurutnya, walaupun Partai Demokrat mengusung keponakan SBY, dirinya merasa lebih baik mendukung pasangan Yudi Sumbogo. “Kalau saya lebih kepada mencari pemimpin yang tepat, dan saya melihat Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori lebih berpengalaman dan lebih visioner dalam membangun Pacitan di masa yang akan datang,” terangnya kepada awak media, Sabtu (03/10/2020).

Lebih lanjut In Winarno siap menerima sanksi yang diberikan oleh Partai Demokrat dengan keputusan yang diambilnya itu. “Saya siap menerima konsekuensi apapun dari partai dengan apa yang saya lakukan, ini semata soal hati, karena pilihan itu tidak bisa dipaksakan,” lanjutnya.

In Winarno juga mengatakan bahwa saat ini dia fokus mengkampanyekan Mbois kepada seluruh lapisan masyarakat. “Selama menjabat Wabup mendampingi Pak In, kinerja Wabup Yudi Sumbogo cukup luar biasa, beliau mengetahui persoalan yang ada. Jadi tinggal meneruskan apa yang sudah diperbuat Pak Indarto dan membuat terobosan lebih bagus lagi agar Pacitan lebih baik dimasa yang akan datang.” Pungkas In Winarno menutup perbincangan. (red).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.