,

Kota Madiun, MADIUNRAYA.com

Larangan Open House saat Lebaran 1443 H disikapi dengan bijak oleh Wali Kota Madiun, H Maidi.

Didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, orang nomor satu di Pemerintah Kota Madiun itu melakukan silaturahmi keliling dalam merayakan Idul Fitri 1443 H.

“Meski tahun ini mudik sudah tidak dibatasi, meski perayaaan lebaran sudah diperbolehkan dengan prokes, tapi open house tetap dilarang oleh pemerintah pusat. Namun, saya tidak ingin silaturahmi berhenti. Maka, polanya saya ubah. Tidak open house tapi saya yang silaturahmi berkeliling,” ucap Wali Kota Maidi dalam akun instagramnya, @pakmaidi.

Lebaran tahun ini, lanjut Wali Kota, dirinya sowan (silaturahmi) ke tokoh dan sesepuh Kota Madiun.

“Saya silaturahmi ke rumah Wali Kota Madiun periode 1999-2004 Bapak Ahmad Ali di Tuban, juga Wali Kota Madiun periode 2004-2009, Bapak Kokok Raya. Juga, ke rumah Ketua DPRD Kota Madiun periode 2004-2009 untuk bertemu keluarga almarhum Mas Tarmadji Boedi Harsono, dilanjutkan ke sesepuh dan tokoh lainnya,” Terang Wali Kota Maidi.

Selain itu, Wali Kota juga menyebutkan bahwa selama libur Lebaran dirinya juga bersepeda pagi sambil bersilaturahmi pada masyarakat, juga sambil berbagi.

“Berkeliling silaturahmi ini masih terus berlanjut. Saya harap bisa sowan ke semua tokoh dan sesepuh.” Tutup Wali Kota Maidi. (red)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kota Pendekar, sebutan Kota Madiun harus bangga. Selain karena Pencak Silat yang mendunia, Kota tersebut juga memiliki warga yang kreatif.

Apa pasalnya ?, salah satu karya yang berbahan kulit dari warga Demangan Kota Madiun yaitu @suwindyaproject bisa menembus pasar di Amerika Serikat.

Wali Kota Madiun, H Maidi sangat mengapresiasi karya warganya itu.

“Waktu saya Cangkrukan di Kelurahan Demangan saya tertarik ke sebuah item. Sebuah wadah untuk menggantung hand sanitizer yang terbuat dari kulit. Apik. Setelah saya tanya ke Lurah, ternyata buatan salah satu warga demangan. @suwindyaproject,”Ucap Wali Kota Maidi.

Menurut Wali Kota, karya warganya itu sangat bagus dan rapi.

“Garapanya rapi. Elegan.Hari ini saya sempatkan mampir ke workshopnya. Ternyata produknya bermacam-macam.Masker, Dompet, id card holder, zippo holder, tas jinjing dan banyak lagi, sesuai permintaan konsumen,”Terang Wali Kota.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa produk @suwindyaproject sudah dipasarkan hingga ke luar negeri. “Hebatnya lagi, pemasarannya sudah sampai luar negeri. Paling jauh California. Artinya produk industri kreatif ini kelasnya sudah dunia. Jadi siapa saja bisa menjadi atau membuat apa saja, tergantung niat dan usahanya,”Ujar Wali Kota Maidi.

Wali Kota mengajak siapapun yang berminat untuk langsung menghubungi yang bersangkutan. “Oh iya, jika berminat silahkan langsung DM @suwindyaproject.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Madiun akan dimulai besuk, Senin (20/09/2021) untuk Pelajar SMP dan Senin (27/09/2021) untuk Pelajar SD akan disambut gembira oleh mereka.

Hal tersebut terjadi lantaran Pemerintah Kota Madiun memberikan seragam gratis bagi 2.640 siswa Kelas 1 SD dan 3.234 siswa kelas 7 SMP.

Plt Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Madiun, Noor Aflah, menyebutkan bahwa setiap siswa akan mendapatkan bahan kain seragam Merah dan Putih untuk Siswa SD, Biru dan Putih untuk Siswa SMP dan Seragam Pramuka beserta atributnya, ” Ucap Noor Aflah, Jum’at (17/09) kemarin.

Selain kain seragam, Noor Aflah juga menyampaikan bahwa Pemkot Madiun juga memberikan ongkos jahit seragam sekolah tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, pihaknya meminta seluruh siswa bersemangat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang akan dimulai besuk. “Soal seragam tidak harus baru, Pelajar bisa memakai seragam yang lama dulu, ” Terangnya.

Lismawati juga menyampaikan bahwa Vaksinasi untuk Pelajar akan terus dilakukan. “Saat ini vaksinasi tingkat SMP sudah 50 persen lebih, sedangkan Vaksinasi untuk pelajar SD diatas 12 tahun sudah 100 persen. ” Pungkas Lismawati. (Yah/Gin).

Source : Madiuntoday

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi, terus melakukan upaya serius agar Kota Madiun bisa masuk ke level 1 PPKM.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maidi saat menggelar cangkrukan bersama warga di Jalan Husein Palila, Kelurahan Kejuron, Jumat (17/9) malam.

Sebelumnya, Wali Kota Maidi mendatangkan petugas rapid test dari laboratorium swasta untuk langsung melakukan rapid antigen guna memastikan bahwa warga di sekitar lokasi tersebut sehat. Hasilnya, kurang lebih sebanyak 50 orang yang dilakukan test hasilnya negatif.

“Setiap hari saya melakukan pengecekan di kelurahan, saya ingin memastikan masyarakat Kota Madiun sehat,” ungkap Wali Kota dengan nada serius.

Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya sedang mengejar ke level 1. “Maka dari itu pada level ini, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pendekar harus kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu,” jelas Wali Kota.

Kejadian rawat inap di rumah sakit kurang dari lima orang per 100 ribu penduduk. Sedangkan angka kematian kurang dari satu orang per 100 ribu penduduk.

“Saat ini kita masih di level 2, maka dari itu kita kejar terus sebagai syarat menuju ke level 1. Saya terus berpesan agar masyarakat olahraga yang tertib, istitahat yang cukup biar imun meningkat,” terang Wali Kota.

Wali Kota Maidi juga menyebutkan bahwa tracing dan vaksinasi harus terus dimasifkan di Kota Madiun.

“Target kita 80 persen sasaran sudah tervaksinasi hingga akhir September ini. Sementara untuk tracing, target kita sebanyak 60 ribu warga terantigen. Dengan harapan agar warga yang terpapar segera ditemukan.
untuk segera dilakukan perawatan dan tidak menulari yang lainnya.”Pungkas Wali Kota Madiu. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun mengukuhkan 42 Satgas yang akan bertugas di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Kamis (16/09/2021) malam.

Menurut Wali Kota, keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kota Pendekar itu bakal semakin optimal ke depan. “Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun menyiagakan petugas khusus guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengunjung. Petugas yang tergabung dalam Satgas PSC tersebut sengaja dibentuk guna memberikan kenyamanan pengunjung yang berwisata di wisata jantung kota tersebut, ” Ucap Wali Kota Maidi, setelah pengukuhan di Sumber Umis.

Kota ini infrastrukturnya semakin lengkap. “Tentunya ini akan mendatangkan banyak orang. Karenanya, harus ada yang mengamankan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung,’’ lanjut Wali Kota Madiun Maidi

Menariknya, sembilan dari 42 Satgas yang dikukuhkan tersebut merupakan anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Wali Kota Maidi memang getol mempekerjakan anak-anak kurang beruntung di Kota Madiun. Setidaknya, sudah ada puluhan anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang dipekerjakan di Pemerintah Kota Madiun. Mereka tersebar di sejumlah OPD hingga kelurahan.

Harapannya, mereka bisa semakin mandiri dan tidak bergantung pada orang lain kendati sudah tidak memiliki orang tua.

“Beragam tugas akan mereka jalankan. Mulai menjadi sumber informasi, memberikan bantuan-bantuan seperti menyeberangkan wisatwan, mengamankan barang yang tertinggal, hingga urusan kedisiplinan protokol kesehatan, ” Tambah Wali Kota Maidi.

Kendati wisata belum dibuka sepenuhnya, kesiapan petugas perlu disegerakan agar bisa maksimal nantinya.

‘’Mereka ini menjadi casing-nya pemerintah karena berada di barisan terdepan. Pelayanan yang mereka berikan akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi wisatawan. Karenanya, saya minta untuk serius dan tidak asal-asalan. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Sebanyak 35 Ton dan 735 Kg beras disalurkan oleh Bulog Kota Madiun kepada 3.575 Keluarga Penerima Manfaat dalam Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahun 2021.

Wali Kota Madiun memberangkatkan secara langsung distribusi beras kepada masyarakat di Jl Pahlawan depan Balai Kota Madiun, Jum’at (06/08/2021).

“Hari ini kita memberangkatkan distribusi beras kepada 3.573 KPM dan masing-masing menerima 10 kg, ” Ucap Wali Kota Maidi.

Lebih jauh Wali Kota menyampaikan bahwa pihaknya memberikan bantuan tersebut kepada keluarga non PKH. “Intinya, seluruh lapisan masyarakat di Kota Madiun kita berikan bantuan, baik dari APBD, CSR maupun Donasi, jadi jangan sampai masyarakat Kota Madiun khawatir,” Terang Wali Kota.

Dengan bantuan tersebut, Wali Kota Maidi berharap kebutuhan pangan masyarakat Kota Madiun bisa tercukupi. “Tetap semangat dan terus menerapkan Protokol Kesehatan dengan disiplin. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

“Selain ikut membantu membangun keindahan Kota Madiun, hari ini Calvary juga ikut berpartisipasi dalam mengurangi dampak Pandemi Covid 19 dengan memberikan bantuan berupa CSR yang berwujud 2000 paket sembako dan 100 ribu helai masker, ” Ucap H Maidi.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Perusahaan Konstruksi Nasional asal Mojokerto Jawa Timur, Calvary, memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Madiun ditengah Pandemi Covid 19.

Calvary menyalurkan 2000 paket sembako dan 100 ribu masker yang diterima secara langsung oleh Wali Kota Madiun, H Maidi di Halaman Balai Kota Madiun, Jum’at (06/08/2021).

Usai menandatangani berita acara serah Terima bantuan tersebut, Wali Kota Maidi menyampaikan apresiasinya. “Selain ikut membantu membangun keindahan Kota Madiun, hari ini Calvary juga ikut berpartisipasi dalam mengurangi dampak Pandemi Covid 19 dengan memberikan bantuan berupa CSR yang berwujud 2000 paket sembako dan 100 ribu helai masker, ” Ucap H Maidi.

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada warganya di Kota Madiun. “Peran serta semua pihak harus kita apresiasi, seluruh warga Kota Madiun harus tetap menjaga Protokol Kesehatan dengan disiplin, menjaga imunitas dan mensukseskan vaksinasi agar tidak terjangkit Covid, “ujar Wali Kota Maidi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga meminta masyarakat agar tidak panik. “Pemkot Madiun akan semaksimal mungkin mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk bahan pangan dan masker. Apapun kesulitan masyarakat harus disampaikan. Setiap Jum’at ada makan GRATIS dan masker GRATIS, tetap semangat dan terus berikhtiar agar Kota Madiun segera menjadi Zona Kuning dan Zona Hijau dan kehidupan bisa kembali normal. ” Pungkas H. Maidi. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kepedulian Pemerintah Kota Madiun kepada anak Yatim Piatu akibat Covid 19 patut diacungi jempol.

Selain kontinu memberikan santunan logistik berupa bahan makanan, Wali Kota Madiun juga menegaskan bahwa Pemkot Madiun akan menjamin masa depan anak yatim piatu akibat Covid 19.

“Anak Yatim Piatu akibat Covid 19 tidak boleh putus pendidikannya. Yang masih kuliah harus tetap kuliah, yang masih sekolah SD, SMP dan SMA terus kita pantau. Apapun kesulitannya kita bantu. Jika sudah lulus akan kita pekerjakan di Pemerintah Kota Madiun, ” Ungkap Wali Kota Maidi usai memberikan santunan di Kelurahan Sogaten, Jum’at (06/08).

Wali Kota Madiun, H Maidi saat memberikan keterangan Pers di Balai Kota, Jum’at (06/08)

Wali Kota Madiun menjelaskan bahwa pihaknya tinggal merubah Peraturan Wali Kota agar hal tersebut bisa dilakukan. “Kurang lebih ada 166 anak yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid 19, jumlahnya akan terus kita validasi. Pemerintah harus hadir agar mereka bisa terus menjalani kehidupan dengan baik agar pengangguran dan kemiskinan tidak terjadi di masa yang akan datang,” Jelas Wali Kota Maidi.

Selain itu, Wali Kota Madiun juga memastikan bantuan logistik kepada keluarga yang bersangkutan terus dilakukan. “Kita akan terus mengirimkan bantuan logistik secara berkesinambungan. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dalam setiap kesulitan wargannya, ” Ujarnya.

Wali Kota Maidi saat mengunjungi warganya yang ditinggal tulang punggung keluarganya karena Covid 19.

Orang nomor satu di Pemkot Madiun dalam kesempatan itu meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir. “Pemkot Madiun akan membantu semaksimal mungkin. Bantuan baik yang bersumber dari APBD, CSR maupun Donasi akan terus kita salurkan. Aktivitas perekonomian bisa dilakukan, PKL boleh berjualan namun Protokol Kesehatan harus diterapkan dengan penuh kedisiplinan,” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Madiun berharap PPKM di Kota Madiun levelnya semakin menurun. “Alhamdulillah, peta persebaran Covid 19 Kota Madiun sudah orange. Perlahan namun pasti dengan dukungan semua pihak akan terus menjadi Zona Kuning dan menjadi Zona Hijau. Ini harapan kita bersama. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Siti Umriani mengucapkan Terima kasih kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya.

Sementara Siti Umriani, warga Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya. “Suami saya meninggal dunia tanggal 25 Juli 2021 setelah Positif Covid 19. Anak saya dua, satu SMA dan satunya masih SMP. Bantuan yang diberikan Wali Kota ini sangat berarti bagi kami, ” Ucap Siti Umriani yang didampingi kedua anaknya.

Bersama dengan Dinas Kesehatan, Walikota Madiun memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid 19 di Jl Lambang Sari III no. 24 dan Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten serta di Bumi Mas, Kota Madiun. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.