Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni mengumumkan adanya penambahan lagi kasus Covid 19 di wilayahnya, Senin malam (21/06/2020).

Melalui Broadcast WA, Bupati Ipong Muchlissoni menyampaikan kabar itu.

“Hari ini dengan penuh keprihatinan kembali saya kabarkan bahwa terdapat penambahan 1 kasus konfirmasi positif COVID19. Yang bersangkutan adalah seorang perempuan usia 23 tahun, alamat Desa Ngraket (Balong) dan berstatus sebagai mahasiswa,” Ucap Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati juga menjelaskan bahwa yang bersangkutan sejak 3 bulan yang lalu berada di rumah karena penerapan pembelajaran dari rumah. “Selama ini dia tidak terdapat keluhan apa-apa. Kebetulan tanggal 19 Juni yang lalu dia melakukan Rapid Test Antibody sebagai syarat kembalinya dia ke kampus, dan ternyata didapatkan hasilnya reaktif. Kemudian dilaksanakan pemeriksaan swab PCR dan hasilnya positif,” Terang Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati juga menyampaikan bahwa selama 3 bulan di Ponorogo, dia beberapa kali beraktivitas ke luar rumah untuk berbelanja ataupun bertemu dengan saudara ataupun temannya. “Untuk itu, saya ingatkan, jangan karena kita sudah berada di zona kuning kita lalai terhadap semua protokol kesehatan. Upayakan tetap di rumah jika tidak ada urusan yang sangat penting. Jangan sia-siakan pengorbanan kita selama 3 bulan terakhir. Semua orang bisa beresiko tertular dan menularkan. Saat daya tahan tubuh kita tidak baik, kita bisa sakit. Saat daya tahan tubuh kita baik, kita mungkin akan dapat bertahan tapi kita bisa menularkan ke kelompok rentan yang ada di sekitar kita, seperti orang tua, lansia, anak-anak, ibu hamil, orang dg penyakit kronis, dan sebagainya. Marilah kita saling menjaga satu sama lain. “Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah/Gin).

Surabaya – Portal Madiun Raya

Dalam rangka memperkenalkan inovasi dan kreativitas terbaru dan belum ada di pasaran, TAK TENDANG hadirkan tas yang berkualitas. “Tas Anti Kejahatan Terbuat dari Bahan Denim dan Seng : Memanfaatkan Limbah”. Kamis, (23/08).

Tagline mereka yang diambil adalah AKuA (Aman, Kuat, dan Awet). Dengan mengingat tingginya tingkat kriminalitas khusunya pencopetan yang menimpa kaum wanita.

Tas ini memiliki keunggulan yang pertama, tas anti copet dengan lapisan seng di dalamnya, sehingga tidak tembus benda tajam. Kedua, bahan baku kain denim. Ketiga, memiliki 2 varian tali tas yaitu rantai dan tali denim. Keempat, masing-masing model tas memiliki 3 varian warna.

Putri Indonesia Jawa Timur Intelegensia 2018, Apriliani Puji Larasati berpendapat bahwa, harga tas ini bersahabat, warna netral, dan desain modis.

Sementara, Duta Anti Narkoba Jawa Timur 2018, Tessa Rachmaviani juga mengatakan, sangat fashionable, saya menjadi sangat percaya diri dan merasa aman saat menggunakan produk baru ini.

Ana Arianti selaku General Manager Tak Tendang mengungkapkan, dengan adanya tas ini maka tujuannya agar konsumen lebih merasa aman saat menggunakan produk tas kami. “Karena tas ini terdapat lapisan seng yang akan menyulitkan copet untuk menyilet dan mengambil barang berharga milik kita,” tegasnya.

Masih dengan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2015 UNESA tersebut, tujuan tas ini juga agar konsumen lebih memperhatikan tingkat keamanan saat menggunakan tas ini tanpa meninggalkan sisi fashionalenya.

Dengan adanya penyelanggaraan acara PIMNAS ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta pada 27 september s/d 02 agustus 2018. “Kami berharap produk terbaru ini bisa memenangkan kejuaraan acara akbar tersebut dan membanggakan almamater tercinta UNESA.” tukasnya.

Sependapat dengan produk tersebut, Gubernur Terpilih Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa mengharapkan, “perwakilan produk dari Mahasiswa UNESA dapat memenangi kejuaraan akbar tersebut.” Ungkapnya saat acara syukuran di Palm Spring Regency Blok A No. 26, Jambangan, Surabaya. (yah/gin).

Akun sosial media Tak Tendang :
WA : 081331169727
Instagram : @taktendang_sby
Facebook : Tas AntiCopet-sby
Email : Teagteam.id@gmail.com
Alamat : Jl. Jetis Kulon Gang X, Wonokromo, Surabaya.

Reporter : Dahono
Trenggalek – Portal Madiun Raya

Wakil Bupati H. Moch Nur Arifin menjadi pembicara dalam kegiatan Motivation Training yang bertajuk, “Membangun Kepercayaan Diri Masyarakat Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Pengembangan Desa Wisata yang diadakan oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gajah Mada.

Wakil Bupati termuda se Indonesia ini
mengajak seluruh masyarakat Sawahan, untuk benar-benar berusaha dalam mengembangkan potensi alam yang ada di wilayahnya, untuk menjadi Desa Wisata.

“Semua warga seharusnya bersyukur, banyak potensi yang sangat luar biasa di Desa Sawahan,” ungkap Wabup Arifin.

Menurut Gus Ipin sapaan akrabnya, untuk bisa mengembangkan potensi-potensi yang luar biasa tersebut, masyarakat harus berusaha dan berubah.

“Kita harus bertawakal, berusaha dan berubah dari kebiasaan-kebiasaan yang lama, mari kita jaga lingkungan di sekitar ko kita, jangan lagi buang sampah di sungai. Biar potensi yang ada ini, semakin menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.

Masih menurut Arifin, Desa Sawahan termasuk salah satu Desa yang beruntung menjadi lokasi bagi, mahasiswa KKN-PPM UGM tahun 2018 ini.

Dengan bantuan dari mahasiswa KKN tersebut, masyarakat dapat berdiskusi tentang, bagaimana mengembangkan potensi yang ada menjadi Desa Wisata.

Kita punya kesempatan yang belum tentu dipunyai oleh Desa-Desa lain. Tidak semua Desa punya kesempatan didatangi mahasiswa-mahasiswa yang pintar-pintar ini, yang bisa diajak diskusi, bagaimana mengembangkan potensi.

“Jadi mari kita manfaatkan kesempatan yang ada ini,” jelas Wabup Arifin.

“Tinggal bagaimana kesiapan kita, barang siapa yang mau sungguh-sungguh berusaha dan bersyukur, akan dicukupi oleh Allah, kita sudah diberi sungai yang bersih, udara yang segar alam yang indah, mari kita jaga, kemudian bisa kita kembangkan,” pungkasnya. (Ono/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.