,

Magetan – MADIUNRAYA.COM

Setelah berkunjung dari Solo menuju Ponorogo lalu ke Madiun, Menteri BUMN, Erick Thohir singgah ke Mojosemi Forest Park, Ahad (06/02/2022).

Menteri yang juga pengusaha nasional itu menjadi pembicara dalam Talk Show tentang Pemuda Magetan Berani Berkarya.

Yang istimewa, Menteri Erick mengapresiasi keberadaan destinasi wisata Mojosemi Park yang melibatkan para pelaku UMKM.

Bahkan Mas Menteri juga terlihat asyik menunggangi ikon tempat wisata itu yaitu salah satu jenis Dinosaurus.

Dalam kegiatan itu, Erick menceritakan pengalaman dan tips agar anak-anak muda aktif belajar dan mencari peluang dimasa kini.

”Janganlah menjadi generasi muda yang hanya rebahan. Anak muda harus meningkatkan ilmu dan kapabilitas. Karena uang datang dari kapabilitas. Kemampuan inilah yang harus senantiasa ditingkatkan,” kata Erick Thohir.

Di era pandemi, jelas Erick, pembelajaran segala hal bisa dilakukan dengan berbagai cara.

”Jangan takut gagal. Semua butuh proses untuk menuju keberhasilan. Tentu harus dibarengi dengan belajar hal-hal baru,”tambahnya.

Sementara Komisaris Mojosemi Forest Park, Arif Mustofa menyambut baik kedatangan Erick Thohir.

Pihaknya mendukung kegiatan positif yang dilakukan itu. Menurutnya, anak-anak muda Magetan perlu motivasi serupa, terlebih dari seorang pengusaha sekaligus menteri seperti Erick Thohir.

”Saya sependapat kalau Pak Erick bilang anak muda harus banyak belajar. Terlebih mereka yang suka rebahan sebaiknya segera melakukan terobosan. Mencoba hal-hal baru. Tidak perlu takut gagal, itu bagian dari keberhasilan. Karena gagal kan kita jadi punya pengalaman,” Ucap Arif Mustofa. (red)

Magetan – Madiunraya.com

Nasib naas dialami oleh Ryan Arta Mulya (10 th), siswa Kelas 4 SDN Tapak Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan setelah ditemukan meninggal dunia akibat terpelesat di saluran air saat bermain, Selasa (09/11/2021) sore.

Putra dari Mulyono (45 th) dan Sunarsih (34 th) ditemukan oleh warga dilokasi TKP RT 04 RW 01 Dukuh Serimpi Desa Tapak Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. “Kejadian kurang lebih pukul 14.30 WIB. Sang Nenek terakhir melihat korban bermain air saat hujan lebat,”Ucap AKP Suwardi, Kapolsek Panekan.

Korban semasa hidup yang selalu terlihat ceria

Selama ini menurut Kapolsek, korban tinggal bersama neneknya. “Setelah dilakukan penyelidikan, tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan didalam tubuh korban,”tambahnya.

Untuk itu, korban segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Himbauan kami, agar berhati-hati untuk mengawasi anak-anak. Apalagi jika bermain saat cuaca hujan yang bisa berakibat kecelakaan seperti ini.”Pungkas AKP Suwardi. (Red)

Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Pembalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji siap mewujudkan mimpinya untuk balapan di ajang balap kelas dunia Grand Prix Moto3 2021. Mario akan turun pada dua seri gelaran GP tahun ini melalui kesempatan wildcard yaitu di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia (24/10) dan Algarve Internacional Circuit, Portimao, Portugal (7/11). Mario menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang memiliki kesempatan wildcard tanpa menggantikan pebalap lain di ajang Grand Prix hingga 2 race.

Balapan GP Moto3 dibawah naungan Honda Team Asia, pemuda asal Magetan, Jawa Timur ini mengaku gembira atas kesempatan emas yang ia dapatkan di ajang balap kelas dunia yang diimpikan banyak pebalap dari seluruh dunia.

“Perasaan saya campur aduk mendengar kesempatan langka ini. Selain terkejut, tentunya senang dan bangga dapat mengikuti balapan World Championship untuk pertama kalinya. Hal ini tentu menjadi motivasi besar untuk saya. Berbekal pengalaman balap di Misano dan Algarve pada FIM CEV, membuat saya semakin bersemangat. Saya akan melakukan yang terbaik untuk Indonesia dan orang-orang yang selalu mendukung saya,” ucap Mario.

Mario merupakan jebolan Astra Honda Racing School tahun 2016. Performa menjanjikan yang selalu ditampilkan oleh pemuda kelahiran Madiun ini, membuka jalan bagi dirinya dalam menapaki jenjang balap yang disusun oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Dimulai dengan mengikuti ajang Thailand Talent Cup pada tahun 2017, Mario pun mampu menunjukan aksi gemilang. Hal ini membuatnya menjadi bagian pebalap AHRT yang turun di ajang Asia talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) di kelas AP250 pada tahun 2018. Di ajang balap ATC, Mario mampu mengisi posisi 5 besar dan pada ajang ARRC AP250, Mario dapat menembus posisi 6 besar.

Kemampuan balap Mario pun terus berkembang. Pada tahun 2019, ia didapuk oleh AHRT untuk turun di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship. Saat ini, perjalanan Mario Aji di FIM CEV pun telah memasuki tahun ketiga. Penampilan yang semakin impresif ditunjukkan oleh rider berusia 17 tahun ini. Finish di posisi keempat pada seri Estoril dan mengisi pole position di seri Catalunya merupakan raihan terbaik Mario di musim ini. Kini Mario memiliki kesempatan jalani debut di Grand Prix, bersaing di kejuaran dunia Moto3, bersamaan dengan idolanya Marc Marquez yang bertarung di kelas puncak MotoGP.

GM Marketing and Planning Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan kesempatan yang didapatkan Mario untuk bersaing di sirkuit Misano dan Algarve pada ajang Grand Prix merupakan perwujudan target pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dalam mengantar pebalapnya bersaing hingga ajang balap level dunia.

“Penampilan Mario di ajang World GP tentu akan menjadi inspirasi para pebalap Indonesia lainnya untuk terus berjuang demi mengharumkan nama bangsa,” ujar Andy.

Sebelumnya, Dua pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez dan Pol Espargaro, yang balapan di ajang balap dunia MotoGP sempat bertemu langsung dan memotivasi Mario menjelang balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia (17/9). Marc dan Pol memberikan semangat pada pemuda asal Magetan, Jawa Timur ini agar tidak pantang menyerah dalam memperjuangkan mimpinya.

“Kami sangat mendukung dan ikut bangga atas prestasi pembalap muda binaan Astra Honda. Semoga mendapat hasil terbaik di balapan GPMoto3 dan menjadi inspirasi bagi pembalap di Jawa Timur. “ kata Suhari selaku Marketing Communication & development Divison Head MPM Honda Jatim.

Saat ini, Mario masih menjalani sisa dua balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship tahun ini dengan menempati posisi ke-9 pada klasemen sementara. Peluang Mario untuk terus berjuang menembus posisi 5 besar klasemen FIM CEV Moto3 pun semakin terbuka.

Magetan – Portalnews Madiun Raya

Nasib naas dialami oleh Rifa Nur Hajati (26) warga Desa Banyudono, Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo yang meninggal dunia saat terlinat kecelakaan lalu lintas di jalan tembus menuju Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat (8/10/21) petang.

Dilansir dari Nusadaily.com, kejadian itu akibat tabrakan yang cukup keras.

Menurut Kanit Pos Lantas Plaosan, Ipda Ahmad Suryani kecelakaan tersebut  melibatkan motor korban yaitu Honda Scoopy dengan sebuah mobil Hilux plat merah.

Ipda Ahmad Suryani menyebutkan bahwa peristiwa kecelakaan lalu lintas itu bermula saat sepeda motor Scoopy Nomor Polisi AE 6578 UK yang dikendarai oleh korban berboncengan dengan warga Magetan bernama Siti Munawaroh berjalan dari timur atau dari arah Plaosan menuju Sarangan.

“Saat melintasi tikungan bawah kebun strawberry, (motor) mengambil jalur terlalu melebar kekanan, sehingga menabrak kendaraan Hilux plat meral bernomor Polisi AD 9568 TB yang dikemudikan oleh Peni Budi Andayani dari arah berlawanan. Kerasnya tabrakan membuat salah satu pengendara motor meninggal dunia di tempat,” ujar Ipda Ahmad Suryani.

Korban meninggal dunia, lajutnya, bernama Rifa Nur Hajati (26) warga Alastuo, Desa Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

“Sedang Siti Munawaroh (25) yang dibonceng merupakan warga desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, mengalami luka di tangan kanannya. Korban kurang hati-hati saat berkendara. Karena saat kejadian cuaca cerah, jalan tikungan menurun dan arus lalin juga sepi,” tambahnya.

Saat ini korban meninggal dunia akibat lakalantas telah dievakuasi dan berada di kamar jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan, sedang rekanya dirawat di Puskesmas Plaosan. (Red).

Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Berdasarkan data Assesment Situasi Covid-19 tingkat Provinsi dari Kemenkes RI per 14 September 2021 yang dirilis 15 September 2021, Jawa Timur pecah telur menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang masuk pada level 1.

Termasuk Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan juga turun level, dari yang sebelumnya level 4 kini menjadi level 2.


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian tersebut. “Itu artinya level situasi Covid-19 di Jawa Timur meningkat lebih baik dibanding sebelumnya yang berada pada level 2 berdasarkan assesment tanggal 6 September 2021. Sementara saat ini 4 provinsi di Jawa masih berada pada level 2 dan 1 provinsi berada level 3,”Ungkap Gubernur Khofifah.


Gubernur pun bersyukur. “Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang pertama masuk pada level 1 sesuai assesment yang dilakukan Kemenkes RI. Alhamdulillah, Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras dari semua pihak, termasuk bupati/walikota bersama Forkopimda se-Jatim, nakes dan elemen strategis dan sebagainya,” ujar orang nomor satu di Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (16/9).


Gubernur Khofifah meminta semua pihak dapat mempertahankan capaian assesment serta posisi zonasi level daerah, maupun unsur-unsur lainnya. Selain itu, seluruh elemen masyarakat diminta tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada. Sehingga, kedepan Covid-19 makin terkendali dan terus melandai.

“Tetap jaga kesehatan, taati Protokol Kesehatan dan terus semangat dalam mengarungi kehidupan. Tetap Guyub Rukun.”Pungkas Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengumumkan perkembangan terbaru Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Alhamdulillah, berdasarkan Asesmen Situasi yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI per hari ini tidak ada lagi Kabupaten atau Kota di Jawa Timur yang masuk Level 4,” ucap Gubernur Khofifah melalui akun IG @khofifah.ip, Kamis (09/09/2021).

Dengan demikan Kabupaten Ponorogo dan Magetan yang sebelumnya masih Level 4 kini turun menjadi Level 3. “Setelah sebelumnya bebas Zona Merah, kini Jawa Timur bebas Level 4. Kita syukuri dengan tetap waspada dan disiplin Protokol Kesehatan tidak boleh kendor,” lanjut Khofifah.

Khofifah juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan gotong royong semua warga Jawa Timur. “Mohon untuk terus saling menjaga agar Covid 19 terus melandai dan terkendali.” Pungkas Gubernur Khofifah. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melalui akun instagramnya mengumumkan bahwa Kabupaten Lamongan masuk level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Berdasarkan Asesment Situasi yang dirilis Kemenkes RI per hari ini, Alhamdulillah Lamongan menjadi kabupaten pertama yang masuk asesmen level 1 di Pulau Jawa. “Setelah Kabupaten Lamongan yang tembus level 1 pertama di Jawa, yang turun ke Level 2 naik 16 daerah, dan level 3 tercatat 19 daerah serta level 4 tinggal 2 daerah,” Ucap Khofifah, Rabu (08/09/2021).

Yang level 2 yaitu Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, Pamekasan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Banyuwangi dan Bangkala. “Sedangkan daerah yang level 3 yaitu Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kediri, Jombang dan Blitar,” Jelas Khofifah.

Untuk yang masih Level 4, Khofifah menyampaikan tinggal dua daerah yaitu Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan. “Mari kita bersyukur dengan diikuti kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan yang ketat. Matur nuwun kerja keras semua pihak. Jaga dan waspada ya lur. Mugi sehat seger waras sedoyo.”Pungkas Gubernur Khofifah. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Magetan – Portalnews Madiun Raya

Tak ingin terjangkit Covid membuat antusiasme warga masyarakat Magetan dan sekitarnya, untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Lanud Iswahjudi tak pernah surut.

Seperti yang terlihat pada Kamis (02/09/21) ratusan warga masyarakat mendapat layanan vaksin gratis oleh vaksinator RSAU dr Efram Harsana (RSEH) setiap gelaran vaksinasi.

Ka RSAU dr Efram Harsana Kolonel Kes dr. Tjatur Budi W, Sp.B menyampaikan pihaknya akan terus mendukung percepatan vaksinasi nasional, dan secara rutin menggelar vaksinasi setiap hari selasa dan kamis, dengan harapan melalui vaksinasi ini dapat segera terbentuk herd immunity.

Pada bulan September ini selain menuntaskan vaksin dosis kedua, RSEH juga tetap melaksanakan vaksinasi tahap satu bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya agar dapat s egera menekan laju penyebaran covid-19.

Terakhir dr. Tjatur kembali mengingatkan “Meski sudah divaksin, masyarakat harus melaksanakan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak penting,” tegasnya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.