Wali Kota Madiun, H Maidi.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial dampak Covid 19 di Kota Madiun di Gedung GCIO, Kamis (04/06/2020).

Menurut Wali Kota Madiun, verifikasi dan validasi data sudah 3  sampai dengan 4 kali dilakukan, Wali Kota menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk membuat kekeliruan dalam penentuan penerima bantuan sosial. “Jika masih ada data yang keliru akan segera kita perbaiki dengan melakukan verifikasi dan validasi, data bisa berubah dan itu yang benar, menyesuaikan fakta di lapangan, ” Ucap Wali Kota Madiun.

Wali Kota juga meminta bila ada kekeliruan data maka harus dilaporkan. “Sampai dengan saat ini penerima BPNT sebanyak 4.298 orang, BPNT Perluasan 2761 orang, PkH 2726 orang, BST 10.960 orang, BPNTD 3638 orang, Bantuan Sembako 7478, BPNT Provinsi 6.888, Program Sembako Provinsi 5.000 orang, total yang kita berikan bantuan adalah 43.749 orang, ” Terang Wali Kota.

Untuk verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Sosial dampak Covid 19 akan terus dilakukan. “Jika masih ada yang terlewatkan atau keliru tolong segera laporkan, ” Ujar Wali Kota Maidi.

Untuk anggaran, Wali Kota menyebutkan pihaknya menyediakan anggaran yang cukup. “Soal anggaran kita sediakan, sangat cukup, untuk itu, apabila ada yang belum mendapatkan makan segera melaporkan ke RT terdekat lalu ditindaklanjuti melalui Satgas Gugus Tugas, pada prinsipnya kita akan membantu semua warga Kota Madiun yang mengalami kesulitan, jangan mempersulit orang yang sulit. ” Pungkas Wali Kota Madiun. (Yah).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi, secara simbolis menyerahkan paket bantuan Sembako tahap 2 di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun, Selasa (19/05/2020).

Sebelum acara dimulai di kantor kelurahan tersebut, Wali Kota Maidi langsung mengoperasi masker warga, “Hari ini kita melakukan operasi masker, jadi kita keliling di berbagai perempatan, warga yang tidak memakai masker atau memakai masker tetapi tidak layak langsung kita ganti, sebanyak 3.000 masker kita siapkan, hari ini juga kita lakukan penyerahan bantuan Sembako di beberapa titik di Kota Madiun yang bersumber dari APBD Kota Madiun, ” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Maidi saat di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun dalam acara penyerahan simbolis Bantuan Sembako Tahap 2 dari APBD Kota Madiun untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. (Foto – Yahya)

Tentang bantuan Sembako, Wali Kota Maidi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Madiun ingin memastikan bahwa bahan pangan tidak sulit didapatkan oleh masyarakat Kota Madiun. “Satu bulan kemarin kita menyalurkan bantuan 36.461 paket sembako ditambah 7 ribu paket donasi, jadi ada 43.000 lebih paket sembako yang kita salurkan kepada masyarakat di Kota Madiun, ” Jelas Wali Kota.

Untuk itu, Wali Kota Maidi meminta kepada masyarakat di Kota Madiun untuk tetap tenang dan tidak panik. “Kita siapkan bantuan yang cukup, selain bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemkot Madiun menyediakan bantuan yang cukup banyak, prosedur nya didata oleh RT, diteruskan ke Kecamatan dan disampaikan ke Dinas Sosial, lalu kita eksekusi. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan bisa langsung ke Rumah Dinas di Posko Covid-19 dengan membawa tanda tangan dari RT nya masing-masing, jadi tidak usah eker-ekeran, saya menjamin bantuan pangan dampak Covid 19 untuk Kota Madiun sangat cukup, ” Urai Wali Kota.

Wali Kota juga meminta kepada warga di Kelurahan Demangan untuk terus bersama melawan Covid 19. “Tetap jaga kesehatan, maksimalkan tinggal dirumah, untuk kebutuhan pangan kita sediakan dan jika terpaksa keluar rumah harus memakai masker, yang terakhir mari berdo’a agar pandemi Covid 19 ini segera berakhir, ” Ujar Wali Kota.

Tidak hanya itu, Wali Kota Maidi juga menyampaikan bahwa sore nanti, pihaknya akan memberikan bantuan Sembako kepada para Hansip di kelurahan-kelurahan. “Hansip ini adalah orang pertama yang menangani apabila ada sesuatu, maka kita harus memperhatikan mereka, termasuk kebutuhan pangan mereka, jadi semua elemen masyarakat di Kota Madiun kita pastikan mendapatkan bantuan baik bahan pangan, maupun Bantuan Sosial Tunai lainnya, kita berharap mereka tetap dirumah dan kebutuhan kita siapkan yang diambil di kelurahannya masing-masing. “Pungkas Wali Kota Madiun.

Surat, S. Sos, Lurah Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun yang menjelaskan bahwa ada 511 warganya menerima bantuan pangan dari Pemkot Madiun, mereka merupakan usulan dari RT nya masing-masing. (Foto – Yahya)

Sementara menurut Lurah Demangan Kecamatan Taman, Surat, S. Sos, sebanyak 511 warganya menerima bantuan pangan dari Pemkot Madiun. ” Sebanyak 511 warga yang diusulkan oleh RT nya masing masing dan telah diverifikasi dari pihak Kecamatan Taman dan Dinas Sosial Kota Madiun hari ini menerima bantuan pangan, mereka kita pastikan tidak mendapatkan bantuan sosial yang lain, jadi ada 5 bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemkot Madiun, nah, mereka ini yang menerima bantuan dari Pemkot Madiun, proses penyaluran bantuan ini kami rencanakan selama 3 kedepan secara bertahap dan jadwalnya kita atur supaya tidak terjadi kerumunan masa saat pembagian. ” Ucap Surat, S. Sos.

Ratusan warga yang terdampak secara langsung Pandemi Covid 19 di Kelurahan Demangan, antri secara tertib dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan memakai masker. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Berbeda seperti yang biasa dilakukan, pelantikan 16 Kepala Sekolah SD dan SMP di Kota Madiun yang dipimpin oleh Wali Kota Maidi dilangsungkan di Kebun Bunga, Jum’at (15/05/2020).

Bertempat di Lapangan PDAM Tirta Tamansari, Ngrowo, Jalan Manggis, yang kini disulap menjadi lahan perkebunan dan taman bunga, Wali Kota Maidi mengambil sumpah 16 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Foto tangkapan udara dari Drone milik Diskominfo Kota Madiun saat berlangsung pelantikan 16 Kepala Sekolah di Kota Madiun di Kebun Bunga Lapangan PDAM Taman Sari, Ngrowo, Kota Madiun.

Yang unik, 16 Kepala Sekolah yang dilantik juga memakai pakaian petani dengan sepatu boat dan Topi Caping Gunung. Protokol kesehatan diterapkan dalam kegiatan itu, yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dalam amanatnya, Wali Kota meminta para Kepala Sekolah yang dilantik untuk memberikan kemampuan terbaiknya sehingga institusi yang dipimpinnya bisa menjadi tempat yang berprestasi. “Kepala Sekolah dituntut memiliki kemampuan mengelola administrasi dan manajerial lembaganya sehingga mampu mencetak peserta didik yang pandai dan mumpuni, ” Ucap Wali Kota Maidi.

Wali Kota Maidi saat memberikan sambutan usai pelantikan 16 Kepala Sekolah di Kota Madiun. Pak Wali meminta agar Kepala Sekolah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memimpin lembaganya agar siswa didiknya menjadi berprestasi dan berkarakter yang baik.

Kepala Sekolah juga dituntut bisa bersinergi dengan program Pemerintah Kota Madiun. “Anak-anak di Kota Madiun harus menjadi generasi penerus yang pintar dan berkarakter baik, untuk itu diperlukan pemimpin disekolahnya masing-masing untuk menciptakan iklim belajar yang mendukung itu, hal tersebut menjadi tugas bagi kepala sekolah yang dilantik, ” Ujar Wali Kota.

Wali Kota mengucapkan selamat kepada 16 Kepala Sekolah yang dilantik. “Selamat bekerja, tunjukkan kreativitas yang membawa kemajuan bagi pendidikan di Kota Madiun, ” Kata Wali Kota Maidi.

Tentang lokasi yang dipilih untuk pelantikan, Wali Kota Maidi memberikan penjelasan bahwa dirinya sengaja meminta ceremonial itu dilakukan di Kebun Bunga. “Sengaja saya pilih tempat ini karena untuk mematuhi protokol kesehatan, diantaranya kita bisa jaga jarak 1 meter hingga 2 meter, kalau di gedung hal itu tidak bisa dilakukan, selain itu, kita dituntut untuk mengurangi AC untuk menghindari Corona, disini udaranya sangat sejuk dan segar, ” Jelas Wali Kota Maidi.

Lebih lanjut Wali Kota Madiun menyampaikan bahwa lapangan PDAM Ngrowo kedepan akan disulap menjadi sentra pendidikan alami bagi generasi muda di Kota Madiun. “Disini nanti akan kita buat sebagai bumi perkemahan yang modern, bisa menerapkan dasa dharma, disamping itu ada juga kebun sayuran, buah-buahan, tanaman bunga, bonsai dan satwa, serta kolam pemancingan, harapannya adalah anak didik kita bisa belajar tentang berkebun, merawat bunga dan bisa menginspirasi bagi pengunjung untuk memanfaatkan lahannya dengan tanaman yang produktif, “Pungkas Wali Kota Maidi.

Kata-kata pelantikan yang disampaikan oleh Wali Kota Maidi.

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Indaraya, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Madiun.

Ceremonial pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan 16 Kepala Sekolah di Kota Madiun, diakhiri dengan memanen beberapa tanaman yang sudah memasuki masa panen, diantaranya Cabe, Terong dan Melon. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiunraya.com

Wali Kota Madiun, Maidi, membagikan 60 paket sembako bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kota Madiun, Selasa sore (12/05/2020).

Wali Kota Maidi melakukan Gowes sambil membagikan 60 paket sembako. (Foto – Yahya)

Yang unik, Wali Kota melakukan hal itu dengan Gowes atau bersepeda yang dimulai dari Jl Merpati yang merupakan rumah pribadinya.

Didampingi jajarannya, Wali Kota menyisir rumah warga di Kelurahan Kanigoro, Kelurahan Pilangbango dan Kelurahan Rejomulyo.

Di kediaman Mbah Sami, RT 15 RW 04, usai memberikan bantuan sembako dan menempel stiker, Wali Kota Maidi mendapatkan kejutan mendapatkan ucapan selamat Ulang Tahun ke 59, selebrasi tiup lilin dan pemotongan kue dilakukan.

Kemudian secara maraton, pembagian paket sembako dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Maidi di beberapa titik di tiga kelurahan itu.

Wali Kota Maidi saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto – Yahya)

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan bahwa dirinya melakukan pengecekan langsung dilapangan. “Bantuan yang kita berikan ini merupakan klasifikasi masyarakat terbawah. Kita pastikan bantuan baik dari pusat, provinsi, maupun pemkot bisa tepat sasaran, jangan sampai terlewat, ” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Maidi saat menempel stiker bagi warga penerima bantuan sosial. (Foto – Yahya)

Wali Kota juga menyampaikan bahwa ada 36.461 paket bantuan disiapkan setiap bulan yang akan diberikan selama 3 bulan untuk masyarakat Kota Madiun yang membutuhkan. “Khusus untuk masyarakat ekonomi paling bawah yang kurang lebih ada 2000 an di Kota Madiun akan kita berikan bantuan lebih seperti sembako yang kita bagikan sore hari ini, walaupun mereka tercover Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang nilainya 200 ribu, mereka juga akan kita tambah untuk mendapatkan lebih menjadi 600 ribu setiap bulan, karena mereka memang hanya mengandalkan bantuan dari orang lain, ” Urai Wali Kota.

Wali Kota berharap dengan dirinya turun langsung ke masyarakat, bantuan yang diberikan akan tepat sasaran. “Bantuan tambahan ini diberikan tidak bersamaan dengan bantuan sosial yang diterima lainnya, ini maksudnya adalah untuk keberlangsungan hidup mereka, apabila satu minggu bantuan sembako habis maka donasi kita keluarkan untuk mereka, ” Jelas Wali Kota.

Diakhir wawancara, Wali Kota menyampaikan bahwa setelah dirinya mengetahui keadaan masyarakat secara langsung maka akan ada kebijakan tertentu agar mereka sejahtera. ” Kita tidak hanya mendengarkan laporan dari RT dan Lurah saja, namun setelah melihat secara langsung maka kita akan membuat kebijakan agar masyarakat Kota Madiun sejahtera. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Adv/Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, Maidi, menghimbau kepada masyarakat luas untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota di sela-sela penyerahan simbolis Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian Sosial di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman, Sabtu (09/05/2020).

Menurut Wali Kota, rokok memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan. “Apalagi di tengah pandemi Covid 19 seperti ini, saya menghimbau kepada masyarakat untuk menghentikan kebiasaan merokok karena Corona itu menyerang saluran pernafasan,” Ucap Wali Kota.

Wali Kota berharap himbauannya itu di dengar dan diteruskan kepada masyarakat yang lain. “Corona ini sangat berbahaya bagi perokok, apalagi usianya sudah agak tua dan ada penyakit bawaan seperti jantung, diabetes atupun darah tinggi, bisa berakibat fatal.” Lanjut Wali Kota Maidi.

Saat ini ada satu terkonfirmasi positif di Kota Madiun. “Marilah kita jaga diri kita, keluarga kita dan lingkungan kita agar kita semua terhindar dari Corona dengan terus berperilaku hidup sehat, tidak keluar rumah dulu, jika terpaksa keluar rumah maka harus bermasker dan menjaga jarak kita.” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiunraya

Sebagai bentuk kewaspadaan dini mengantisipasi Virus Corona, Pemerintah Kota Madiun mensosialisasikan Madiun Kota Sehat di Halaman Balai Kota Madiun, Sabtu (07/03/2020).

Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Madiun beserta jajarannya, Forkopimda Kota Madiun dan masyarakat Kota Madiun yang memadati jalan Pahlawan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Madiun, Maidi, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan Rapat Pejabat Pemerintah Daerah Kota Madiun sosialisasi Madiun Kota Sehat. “Kegiatan ini merupakan wahana silaturahmi dan komunikasi agar Kota Madiun Aman, Kondusif dan Masyarakatnya Sehat, ” Ucap Wali Kota Maidi.

https://www.youtube.com/watch?v=Jy_1z8CS1Ko
Wali Kota Madiun saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Kota Madiun Sehat di Halaman Balai Kota Madiun, Sabtu Malam (07/03/2020)

Tentang virus Corona yang mewabah, Wali Kota lebih lanjut menjelaskan bahwa saat ini 13 negara terkonfirmasi terjangkit virus tersebut. “Sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi, kita harus meningkatkan kewaspadaan namun tidak boleh panik dan cemas secara berlebihan, ” Lanjut Wali Kota Maidi.

Di Madiun, Wali Kota menegaskan bahwa kota yang berjuluk Kota Pendekar itu masih aman dan kondusif. “Belum ada laporan adanya warga Kota Madiun yang terjangkit, untuk itu kita harus bersama-sama mengantisipasi dengan menerapkan pola hidup sehat, selalu membudayakan perilaku hidup sehat seperti selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, hindari menyentuh langsung mata, hidung dan mulut, menjaga jarak apabila ada seseorang yang bersin dan memakai masker bagi yang sedang sakit, “urai Wali Kota.

Wali Kota Madiun bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun dalam Sosialisasi Kota Madiun Sehat di Halaman Balai Kota Madiun

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maidi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Madiun terkait wabah virus Corona. ” Saya menghimbau agar masyarakat Kota Madiun selalu menjaga kebersihan dan hidup sehat, hindari rasa cemas, panik, dan takut berlebihan, hindari hoaks dan rumor yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan senantiasa bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan agar aman dan nyaman, ” himbau Wali Kota Maidi.

Wali Kota Madiun juga meminta kepada seluruh masyarakat Madiun senantiasa berdo’a agar terhindar terjangkit dari penyakit dan selalu diberikan kesehatan. “Kalaupun ada yang terjangkit, Pemerintah Kota Madiun siap dalam menyediakan fasilitas pengobatan yang lengkap. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputro saat memberikan tanggapan dalam Sosialisasi Kota Madiun Sehat di Halaman Balai Kota Madiun

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputro dalam kesempatan itu juga menyatakan bahwa pihaknya mensupport penuh Pemerintah Kota Madiun untuk mengantisipasi mewabahnya Virus Corona. “Seluruh pihak baik dari Dinas Kesehatan, Kecamatan, Kelurahan dan pihak terkait harus mensosialisasikan antisipasi virus Corona dan kita semua jangan takut, tidak perlu memakai masker bagi yang sehat, ” Ucap Andi Raya.

Pun dengan Dandim dan Kapolres Madiun Kota sepakat bahwa Kota Madiun harus dijaga bersama, kebersihan dan kesehatan menjadi tanggung jawab bersama menuju Kota Madiun yang aman dan kondusif serta terhindar dari Wabah Virus Corona.

Dalam kesempatan itu juga diberikan sosialisasi budaya hidup sehat dan pengetahuan serta antisipasi virus Corona dari Dinas Kesehatan Kota Madiun dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Seni Angklung Carehal dari Malioboro Yogyakarta memberikan hiburan segar bagi hadirin. (Adv/Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Editor : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, Maidi, memiliki cara sendiri untuk menata Pedagang Kaki Lima dan Pedagang Pasar yang ada di Kota Madiun.

Bersama Wakil Wali Kota Indaraya, Wali Kota Maidi mengajak kunjungan kerja 150 Pedagang Kaki Lima ke Semarang. Di Sentra PKL Simpang Lima Semarang mereka melihat penataan PKL yang rapi dan bersih.

“Hari ini kita Kunjungan Kerja ke Semarang, melihat penataan PKL disini, jadi di Kota Madiun itu, Kunker tidak identik dengan pejabat negara, PKL bisa kunker, yaitu untuk melihat bagaimana PKL di Semarang bisa maju,” ucap Wali Kota Maidi, Selasa (25/02/2020).

Saya ingin PKL di Kota Madiun itu naik kelas, lanjut Wali Kota Maidi, PKL yang belum termanage dengan baik kita manage. “Cara berpakaian, cara melayani, rasa masakannya. Jika itu bisa terjadi maka PKL akan laris, dan akan membuat 2-3 cabang. Dia akan menjadi pengusaha yang otomatis akan sejahtera, “Lanjut Wali Kota Maidi.

Harapan kita, Anak-anaknya akan bisa sekolah tinggi dan menjadi orang pintar, nanti kembali lagi ke Kota madiun untuk membangun. “Begitu juga dengan pedagang pasar yang ada di Kota Madiun, bulan depan akan kita ajak untuk kunker ke Tanah Abang Jakarta, bagaimana pasar bisa ramai pengunjung yang akan membeli barang kita, kita belajar disana,” jelas Wali Kota Maidi.

Dari diskusi kita dengan mereka, Kata Wali Kota Maidi, PKL di Kota Madiun siap ditata. “Meskipun punya wewenang, Pemerintah Kota Madiun tidak akan sewenang-wenang, kita ajak mereka berdiskusi dan membuat keputusan bersama demi kemajuan Kota Madiun dan kesejahteraan warganya.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin)

Kabupaten Madiun – Portalnews Madiun Raya

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke- 39 tahun 2020, Polres Madiun dan jajarannya menggelar Upacara di halaman Tri Brata Polres Madiun, Rabu (22/01/2020).

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Madiun H. Ahmad Wawami Ragil Saputra, S.Sos, Forkopimda Lanud Letkol Lek Agung Setiawan, Ketua DPRD Kab. Madiun Sdr. Feri Sudarsono SH, Dandim 0803 Madiun diwakili Kasdim 0803 Madiun Mayor Mulyadi, Ketua PN Arif Budi Cahyono,SH, MH, Kepala Kejaksanaan Negeri Kab. Madiun Sugeng Sumarno SH, Kakesbangpoldagri Drs Agus Budi Wahyono M.Si, Pimpinan Asosiasi Profesi/Badan Usaha Jasa Pengamanan, Pimpinan Organisasi masyarakat, Perusahaan serta Instansi dan Lembaga Pemerintah.

Tema peringatan HUT Satpam ke 39 ini adalah “ Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul Untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Kondusif DannTerjaminnya Keamanan Di Lingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju “.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M. H tersebut dan diikuti oleh Pejabat Utama Polres Madiun, Kapolsek jajaran, bintara Polres Madiun, Dishub dan Satpol PP, Senkom, Banser, Saka Bhayangkara serta seluruh Satpam yang ada di Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya yang membacakan amanat Kapolri, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan bahwa selaku pimpinan tertinggi di Kepolisian, Kapolri mengucapkan selamat ulang tahun ke-39 kepada seluruh anggota Satpam, dimanapun bertugas serta mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam, pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan, pengurus Asosiasi Jasa Pengamanan, serta segenap stakeholders terkait lainnya, atas kerja sama sinergis dalam memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif.

“Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Satpam merupakan salah satu mitra utama Polri dalam pemeliharaan kamtibmas. Eksistensi Satpam juga berkontribusi besar mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam hal memberikan jaminan keamanan terhadap upaya transformasi ekonomi yaitu peningkatan investasi dan cipta lapangan kerja yang kondusif,” ujar Kapolres.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres memberikan 5 penekanan kepada seluruh Satpam untuk dipedomani dan dilaksanakan dalam bertugas yaitu pertama, senantiasa jaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Allah SWT, Tuhan YME. “Kedua, Tanamkan kebanggaan dan kehormatan sebagai anggota Satpam, dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam pelaksanaan tugas serta senantiasa memegang teguh kode etik dan profesi Satpam,” Lanjut AKBP Ruruh Wicaksono.

Ketiga, Tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga setiap gangguan keamanan di lingkungan kerja dapat ditangani dengan cepat dan tuntas. “Keempat, Terus tingkatkan kompetensi diri, baik melalui pendidikan maupun pelatihan, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas,” Jelas Kapolres.

Kelima, Kata Kapolres, Tingkatkan kerja sama sinergis dengan jajaran TNI-Polri, stakeholders lain, dan berbagai elemen masyarakat guna memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja, “Gelorakan budaya penanaman pohon di lingkungan kerja dan sekitarnya guna mendukung program penghijauan dan pelestarian alam.” Pungkas AKBP Ruruh Wicaksono.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Madiun juga menyerahkan penghargaan bagi Satpam yang berprestasi. Mereka yang mendapat penghargaan dalam lomba manajemen satpam, yakni Satpam Puspem Kabupaten Madiun, Satpam PT. Jasa Tirta Bening I Saradan, Satpam PT. Perkebunan Kopi Kandangan Kare serta Satpam PLN Rayon Dolopo, Harjito yang telah bertugas selama 10 tahun. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.