Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

YH (17 tahun), remaja asal Kelurahan Nologaten Ponorogo ini terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah dirinya disangka melakukan pencurian HP dan 7 gas tabung elpiji 3 kg.

Ironisnya, dia mencuri dari tetangganya sendiri, yaitu di kediaman Nurulita yang hanya berjarak dua rumah dari tempat tinggalnya.

Menurut Kapolsek Ponorogo, Iptu Suroso menerangkan bahwa pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019 sekira pukul 16.00 Wib, Anggota Reskrim Polsek Ponorogo telah melakukan penangkapan pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. “Anggota kami melakukan penangkapan di Jl.KH.Ahmad Dahlan Kelurahan Nologaten Kecamatan Ponorogo, dan mengamankan Tersangka atas nama YH (17) serta barang bukti 1 buah HP dan 7 tabung gas elpiji,” terang Iptu Suroso.

Kronologisnya adalah pada hari Rabu tanggal 31Juli 2019 sekira pukul 02.00 wib Tersangka melakukan pencurian dengan pemberatan pada malam hari dengan cara memasuki rumah korban melalui pintu samping dan mengambil 1 buah Hand Phone merk Oppo type F1S yang sedang dicas setelah mengambil Hand Phone kemudian di saat tersangka mau keluar dari rumah korban tersangka melihat tabung Gas 3 kg yang pada akhirnya ikut diambil oleh tersangka sejumlah 7 tabung gas 3 kg kemudian tersangka pulang ke rumah dan menyimpan Hand Phone dan 7 buah tabung Gas 3 kg tersebut diatas plafon rumah kemudian tersangka bersembunyi di samping rumah kemudian di pagi hari nya korban mendapati Hand Phone yang di cas sudah tidak ada akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar Rp.4.500.000, urai Kapolsek Ponorogo.

“Setelah anggota Reskrim Polsek Ponorogo menerima laporan tersebut, selanjutnya melakukan penyelidikan. Dari hasil Lidik kemudian Petugas pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019, sekira pukul 16.00 wib, menangkap Tersangka di rumahnya, kepadanya kita sangka dengan pasal 363 KUHP.” Pungkas Iptu Suroso. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Nasib apes dialami Dwi Cahyono, (29) warga Dusun Widodaren Lor, RT 02 RW 04, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Yang bersangkutan kehilangan motor kesayangannya pada hari Minggu tgl 19 Agustus 2018 diketahui sekira jam 05.00 wib.

Dwi yang merupakan Calon Tenaga Kerja tersebut kehilangan Sepeda Motor Honda VARIO tahun 2017, Warna Merah, Nopol AE 5434 MJ, Noka MH1JFV119HK613543, NosinJFV1E1619870, dan dilaporkan ke Kepolisian Sektor Balong sekira jam 09.30 wib.

Menurut Aiptu Dicky Afrianto, staf Humas Polres Ponorogo, kronologis kejadian tersebut pada awalnya adik ipar SUPRIYADI yang bernama DWI CAHYONO yang beralamat di Kab.Ngawi beberapa hari sebelumnya sambil menunggu panggilan pekerjaan sebagai TKI selalu pulang menginap di rumahnya, “Dan pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 sekira jam 19.00 wib sdr DWI CAHYONO bermaksud pulang ke Ngawi dan meminjam sepeda motor milik saudara SUPRIYADI berupa sepeda motor Honda N MAX dan meninggalkan sepeda motor miliknya tersebut diatas, sepeda motor tersebut ditaruh di garasi rumah sdr SUPRIYADI”,urai Dicky.

Kemudian pada hari Minggu tgl 19 Agustus 2018 sekira jam 05.00 wib sdr SUPRIYADI mendapati sepeda motor milik sdr DWI CAHYONO tersebut sudah tidak ada ditempat (sepeda motor tersebut ditaruh di garasi rumah, pintu dalam keadaan terkunci, kunci kontak disimpan didalam kotak kunci di dapur rumah tersebut oleh sdr DWI CAHYONO), lanjut Dicky.

“Selanjutnya sekira jam 09.30 wib saudara SUPRIYADI melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balong. Ditaksir kerugian materiil dengan kejadian tersebut kurang lebih RP. 20.000.000,- (Dua puluh juta rupiah)”,jelas Dicky.

Adapun saksi yang melapor adalah Supriyadi, Kusmiati, Titik Handayani yang beralamatkan di Dkh Krajan, RT 003 RW 002, Desa Ngampel, Kec. Balong, Kab. Ponorogo, ujar Dicky.

“Barang Bukti yang kita amankan adalah STNK Sepeda Motor Honda VARIO thn 2017, Warna Merah, Nopol AE 5434 MJ, Noka MH1JFV119HK613543, NosinJFV1E1619870 an SAMINI alamat Dsn Widodaren Lor, RT 02 RW 04 , Ds. Widodaren, Kec. Widodaren, Kab. Ngawi”,pungkas Dicky. (yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.