Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sejumlah warung dan kafe yang nekat buka saat malam pergantian tahun di Ponorogo disemprot air oleh Tim Gabungan yang meliputi Polri, TNI, Satpol PP dan Instansi terkait menggunakan Mobil Pemadam Kebakaran, Kamis Malam (31/12/2020).

Hal tersebut diunggah salah satu netizen, Joko Seno melalui akun facebooknya.

“Suegerrr, Ponorogo basah lur,” Caption Joko Seno mengawali unggahannya itu.

Joko juga mengunggah himbauan Kamtibmas Polres Ponorogo yang memberlakukan jam malam mulai pukul 21.00 hingga 04.00. “Selain itu dilarang mengadakan pesta, konvoi dan berkerumun,” ucapnya.

Selain itu, pemadaman lampu oleh PLN menjadikan kota Reyog gelap gulita. “Polisi juga melakukan operasi penyekatan,” lajutnya.

Unggahan Joko Seno medapatkan tanggapan like dari puluhan netizen yang lainnya.

Namun akun Joko Nurcahyo memberikan komentar yang lain. “Apa yang anda pikirkan ? ya aneh saja. Warung, Kaffe dan tempat jualan lainnya setelah pukul 21.00 harus tutup, yang gak tutup disemprot pakai Mobil Damkar. Orang-orang tidak boleh bergerombol. Anehnya, dari aloon-aloon tepat jam 00.00 terdengar bunyi kembang api seperti malam tahun bari yang lalu-lalu, iki piye to jane,” keluh Joko Nurcahyo.

Postingan Joko pun mendapatkan tanggapan beragam dari netizen yang lainnya.

Pantauan Madiunraya.com, pemadaman lampu dan penyemprotan oleh Damkar menjadikan malam pergantian tahun dari 2020 menjadi 2021 di Kota Reyog terlihat sepi dan sunyi. (Yah/Gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.