Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Berbagai peristiwa terjadi di Indonesia selama Januari 2021. Mulai dari wafatnya para Ulama dan banyaknya musibah baik bencana alam, wabah penyakit hingga kecelakaan baik darat, laut dan udara mewarnai Ibu Pertiwi.

Lalu, dengan berbagai peristiwa tersebut akan terjadi apalagi di Indonesia dan di dunia ? apakah Dunia akan segera kiamat atau peradaban akan segera berakhir ??….Wallohu alam bi showab…..

Namun, hendaknya kita sebagai umat yang beragama semakin meningkatkan frekuensi ibadah kita kepada sang pencipta.

Jauhi laranganNya dan laksanakan segala perintahNya.

Berikut daftar Ulama Wafat (Januari 2021-sekarang)

1.     Habib Ja’far bin Muhammad Al Kaff Kudus (1 Januari 2021)

2.     KHR.Muhaimin Asnawi – PP Al Asnawi Magelang (1 Januari 2021)

3.     KH. Moh Zainullah Rois, Lc – PP Al-Amien Prenduan Sumenep Madura ( 1 Januari 2021)

4.     KHR.Abdullah Nachrowi – PP Ash-Shogiri Bogor (2 Januari 2021)

5.     KHR.Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir – PP Al Munawir Krapyak (4 Januari 2021)

6.     Drs.M.Sai, M.HI – PP Nurul Yakin Malaka (5 Januari 2021)

7.     KH.Muhammad Nuruddin A.Rahman – PP Al Hikam Bangkalan (9 Januari 2021)

8.     Habib Abubakar bin Salim Al Hamid Bondowoso – (9Januari 2021)

9.     KH.Zainuddin Badrus – PP Al Hikmah Kediri (10 Januari 2021)

10.    KH.A. Yasin Asmuni – PP Hidyatut Thullab (11 Januari 2021)

11.    Drs.H.Ibnu Hazen – LTMNU (12 Januari 2021)

12.    Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber (14 Januari 2021)

13.    Al Habib Ali Bin Abdurrahman Asseggaf ( 15 Januari 2021)

14.    KH. Abdul Hamid. PP.Mambaul Ulum bata-bata Pamekasan Madura (15 Januari  2021)

Al Fatihah…

Dengan wafatnya ulama, berarti Allah telah mulai mengangkat ilmu dari manusia. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺍﻧْﺘِﺰَﺍﻋَﺎً ﻳَﻨْﺘَﺰِﻋُﻪُ ﻣﻦ ﺍﻟﻌِﺒﺎﺩِ ﻭﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺑِﻘَﺒْﺾِ ﺍﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﺣﺘَّﻰ ﺇﺫﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺒْﻖِ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺭﺅﺳَﺎً ﺟُﻬَّﺎﻻً ، ﻓَﺴُﺌِﻠﻮﺍ ﻓَﺄَﻓْﺘَﻮْﺍ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﻓَﻀَﻠُّﻮﺍ ﻭَﺃَﺿَﻠُّﻮﺍ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya, akan tetapi Allah mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama. Ketika tidak tersisa lagi seorang ulama pun, manusia merujuk kepada orang-orang bodoh. Mereka bertanya, maka mereka (orang-orang bodoh) itu berfatwa tanpa ilmu. mereka sesat dan menyesatkan.“ [HR. Bukhari]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻳَﺘَﻘَﺎﺭَﺏُ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥُ ﻭَﻳُﻘْﺒَﺾُ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢُ ﻭَﺗَﻈْﻬَﺮُ ﺍﻟْﻔِﺘَﻦُ ﻭَﻳُﻠْﻘَﻰ ﺍﻟﺸُّﺢُّ ﻭَﻳَﻜْﺜُﺮُ ﺍﻟْﻬَﺮْﺝُ

“Zaman saling berdekatan, ilmu dihilangkan, berbagai fitnah bermunculan, kebakhilan dilemparkan (ke dalam hati), dan pembunuhan semakin banyak.[HR. Muslim]

Dikutip dari berbagai sumber.

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Wisnu Hadi Prayitno, tokoh pemuda milenial yang juga praktisi budaya di Ponorogo akan memimpin delegasi Indonesia di Festival Janadriyah Arab Saudi.

Festival Janadriyah akan berlangsung di Riyadh Arab Saudi pada tanggal 1-10 Januari 2019. “Besok sore tgl 1-10 Januari 2019, saya akan berangkat ke SAUDI ARABIA dalam rangka memimpin Delegasi untuk Indonesia Pencak Silat & Reyog Ponorogo dalam Festival Janadriyah33 Riyadh Saudi Arabia & UMROH di Tanah Suci,” ucap Wisnu kepada Portalnews Madiunraya.com.
Adapun beberapa team yang saya bawa diantaranya Jaggadhita Ara Pujarengganis (siswi SDN Somoroto 3) sebagai penari jathil, Wisnu Hadi Prayitno (Pencak Silat/penari warok), Frendy Susilo Wibowo (Pencak Silat) , Dedy Satya Amijaya (Penari Klono Sewandono) , Ginanjar Heru Cahyo (Penari Dadak Merak/Pembarong) , Samsul Arifin (Pengendang), M. Robithoh Anshori ( Penari Bujangganong), sambung Wisnu.

“Semoga misi kami sebagai delegasi Indonesia dalam event Festival Janadriyah33 Riyadh Saudi Arabia berjalan dengan lancar serta membawa nama baik Bangsa Indonesia, Pencak Silat & Reyog Ponorogo.” pungkas Wisnu HP

Sebelumnya, Wisnu HP juga memimpin delegasi Indonesia yaitu Reyog Ponorogo dan Pencak Silat di Azerbaijan. (yah/gin)

Bekasi – Portal Madiun Raya
Timnas sepakbola Indonesia akhirnya melaju ke babak 16 besar usai menaklukkan timnas Hongkong dalam lanjutan babak penyisihan Grup A, Asian Games, Senin (28/08).

Sebelumnya, Indonesia ketinggalan terlebih dahulu setelah Hongkong mencetak gol di babak pertama, 1 : 0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pelatih Luis Milla membuat strategi baru dengan lebih ofensif dalam menyerang. Tembakan jarak jauh sering dilakukan oleh pemain Indonesia.

Hasilnya, 3 menit babak kedua, Irfan Jaya menyamakan kedudukan setelah mengecoh penjaga gawang Hongkong. Jual beli serangan terjadi di babak kedua sampai 10 menit terakhir, Stefanus Lili Pali berhasil membawa keunggulan bagi Indonesia, 2 : 1.

Dimenit menit akhir pertandingan HA Sjahbandani menceploskan ke gawang Hongkong, goollll, 3 : 1 skor akhir pertandingan akhirnya dimenangkan Timnas Indonesia.

Dalam pertandingan tersebut diwarnai hujan kartu kuning, dimana Indonesia mendapat 4 kartu kuning di babak pertama. Bravo Indonesia. (yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.