Ponorogo – PORTALNEWS MADIUN RAYA

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Ponorogo, Mukridon Romdhoni menyebutkan bahwa dasar negara Pancasila bukanlah Thogut alias berhala.

Hal itu disampaikan oleh Mukridon Romdhoni saat mengisi materi sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilakukan oleh anggota MPR RI, Hj Sri Wahyuni.

“Pancasila bukanlah Thogut atau berhala, karena didalam Pancasila yaitu Sila pertama menyebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa, kalau dalam Al Qur’an itu tertuang dalam Surat Al Ikhlas,” Terang Mukridon.

Sehingga, lanjut Mukridon, jika ada pihak-pihak yang menganggap Pancasila itu syirik atau Thogut hal itu tidaklah benar. “Pemahaman ini yang harus kita sampaikan agar keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara tetap berlanjut, karena dalam Pancasila tertuang nilai universal tentang KeTuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial, ” Terang Mukridon.

Tentang sosialisasi itu sendiri, Mukridon menyebutkan bahwa dalam berpartai, kader akan mendapatkan pendidikan baik pendidikan politik, pendidikan kehidupan berbangsa dan kehidupan bernegara. “Semua harus berjalan secara beriringan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pilar yang harus kita jaga bersama. Jika ini bisa beriringan baik pemahamanan maupun aplikasi sehari-hari maka kehidupan berbangsa dan bernegara akan berjalan baik menuju pencapaian cita-cita pendiri bangsa yaitu Keadilan dan Kemakmuran dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. ” Pungkas Mukridon Romdhoni. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur dari Partai Nasional Demokrat, Hj Sri Wahyuni, S. Sos mendukung uji coba New Normal yang telah dilaunching oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo beberapa saat yang lalu.

Menurut Sri Wahyuni, kebijakan yang diambil oleh Pemkab Ponorogo sangat tepat untuk menggairahkan kembali sektor ekonomi yang sempat terhenti akibat pandemi. “New Normal memungkinkan kita semua untuk kembali beraktivitas seperti biasa namun dengan pola atau tatanan kehidupan yang baru yaitu penerapan Protokol Kesehatan,” Ucap Politisi Partai Nasdem itu.

Lebih lanjut, Sri Wahyuni berharap seluruh masyarakat di Kabupaten Ponorogo dapat mendukung kebijakan tersebut. “Patuhi protokol kesehatan dengan baik yaitu sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat berinteraksi dan menjaga jarak dengan yang lain, itu harus dilakukan dengan disiplin, ” Lanjut Anggota Komisi V DPR RI itu.

Hj Sri Wahyuni juga menyampaikan agar masyarakat Ponorogo selalu menjaga kesehatan. “Imunitas yang sehat akan bisa melawan Covid 19, untuk itu penerapan pola hidup sehat harus menjadi kebiasaan diantaranya rajin olahraga raga, makan dengan nutrisi yang sehat dan tidak stres, dengan begitu maka kita semua akan terhindar dari Covid-19 dan penyakit yang lainnya, ” Urai Hj Sri Wahyuni.

Hj Sri Wahyuni juga mengatakan bahwa masyarakat Ponorogo harus senantiasa berdo’a agar dijauhkan dari segala macam penyakit. “Semoga kita diberikan kesehatan dan selalu mendapatkan perlindungan dari Alloh SWT dan semoga penerapan New Normal di Ponorogo dapat berjalan dengan sukses. ” Pungkas Hj Sri Wahyuni. (Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Anggota DPR RI terpilih dari Partai Nasdem di Jatim VII, Hj Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni sah menjadi Warga Persaudaraan Setia Hati Terate.

Bu Ipong, panggilan akrabnya, mengikuti test jago di bulan Muharram 1440 H, sebagai salah satu syarat menjadi Warga salah satu Perguruan Silat yang berkembang di Indonesia itu.

Menurut salah seorang pengurus PSHT Cabang Ponorogo, Anam Ardiansyah, dirinya membenarkan bahwa Bu Ipong sudah menjadi Warga Persaudaraan Setia Hati Terate. “Di tahun 2017, Mas Ipong (Bupati Ponorogo saat ini) telah disahkan menjadi Warga PSHT, dan di tahun 2019 ini Mbak Sri Wahyuni mengikuti jejak beliau telah di sahkan sebagai Warga PSHT,” terang Anam.

Anam juga mengucapkan selamat atas disahkannya Bu Ipong menjadi salah satu Warga PSHT. “Selamat dan sukses, semoga bermanfaat, Allohuma Aamiin.” Pungkasnya.

Sementara, salah seorang jurnalis di Ponorogo, Anang, juga mengucapkan selamat. “Selamat mbak yu Hj. Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni semoga bisa menjadi warga psht yang berbudi luhur, sebab psht adalah organisasi atau Persaudaraan yang mendidik dan mengajarkan keluhuran budi, SH Terate berazaskan Pancasila dan berdasarkan Undang – undang Desar 1945. SH Terate bermaksud mendidik menusia, khususnya para angota /Warga agar berbudi luhur tau benar dan salah, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sekali lagi saya ucapkan selamat Mbak Yu Hj. Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni,” ucapnya.

Perlu diketahui, Warga PSHT adalah pendekar pencak silat yang sudah menjalani serangkaian latihan olah Kanuragan baik fisik maupun rohani sesuai ajaran PSHT. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.