Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Kabar duka yang mengagetkan bagi seluruh keluarga besar Harian Bangsa itu datang pada Kamis Sore, (07/01/2021).

Rosihan Choirul Anwar, atau yang lebih dikenal dengan panggilan akrab Cak Ros akhirnya berpulang bertemu dengan Sang Pencipta setelah sekian waktu berjuang melawan Covid 19.

“Mohon do’anya, saya positif Covid 19 saat menunggu anak saya di rawat di Rumah Sakit,” Ucap Cak Ros waktu itu.

Berbagai perkembangan di WA grup Harian Bangsa menyebutkan bahwa sekian waktu terakhir kondisi Cak Ros semakin kritis.

Sempat membaik, namun masih belum sadar membuat sang Isteri meminta bantuan untuk mengirimkan Voice Message melalui WA tak membuat Cak Ros kembali sadar.

Dan akhirnya datang kabar yang mengagetkan itu datang. “Assalamu’alaikum wr wb. Telah meninggal dunia Mas Rosihan Choirul Anwar (Anggota Merpati Putih Kolat PCI Sidoarjo), pada Hari Kamis Pon, Tanggal 7 Januari 2021, di RS PHC Surabaya, Jam 16.30 WIB,” terang Nur Syaifuddin, Redaktur Senior di Harian Bangsa.

Berbagai kenangan muncul diingatan penulis. Cak Ros sangat membenci wartawan yang melakukan Copas Berita. “Lebih baik liputan sendiri, walaupun jelek tetapi hasil keringat sendiri,” tegas Cak Ros kala itu.

Selain itu, Cak Ros sering memberikan materi jurnalistik melalui Bengkel Jurnalis saat wartawan Harian Bangsa berkumpul. “Segera share berita yang terjadi di media sosialmu, secepat mungkin, lalu update beritanya, maka mediamu akan dikenal orang,” jelas Cak Ros memberikan arahannya.

Tak saja sebagai redaktur, Cak Ros adalah sosok pekerja keras untuk keluarganya. Disela kesibukannya menjadi redaktur, Cak Ros juga aktif menjadi Pengemudi Online. “Sambil ngojek, banyak tulisan dan inspirasi yang bisa saya temukan,” Ugkap Cak Ros.

Cak Ros, sugeng tindak. Semoga tempat terbaik di sisi Alloh SWT menantimu, karena engkau adalah orang baik. Saya Saksinya. (yahya)

Pasuruan – Portal Madiun Raya
Direktur Utama dan pemilik media koran Harian Bangsa serta media www.bangsaonline.com, E.M Mas’ud Adnan menyatakan bahwa media cetak atau koran akan tetap bertahan ditengah gempuran atau persaingan dengan media online.

Hal tersebut disampaikan oleh Mas’ud Adnan saat rapat kerja tahunan media Harian Bangsa se Jawa Timur di Tretes, Pasuruan, Jum’at (16/03).

Menurut Mas’ud, koran akan tetap bertahan apabila memiliki kualitas dan integritas. “Saat ini, ada kecenderungan media online termasuk media sosial yang banyak menyebarkan hoaks atau berita yang tidak benar, oleh karena itu masyarakat akan beralih ke koran yang kebenaranya melalui etika jurnalistik karena melalui proses keredakturan”,jelas Mas’ud.

Untuk itu, kepada seluruh wartawan jangan khawatir kalau koran akan tergerus digitalisasi, seperti contohnya saat muncul televisi ada ramalan media radio akan gulung tikar, namun pada kenyataanya radio tetap eksis sampai sekarang bahkan dicari karena menyajikan informasi yang aktual dan berkualitas, sambung Mas’ud.

“Sama dengan koran, bahwa ramalan koran akan habis dengan adanya media online tidaklah benar, asalkan media koran bisa mengikuti perkembangan namun tetap menyuguhkan kualitas dan integritas nya”,pungkasnya.

Seperti diketahui media Harian Bangsa sudah berusia 18 tahun dengan menyajikan berita Jawa Timur dengan konsep nasionalis dan religius. (GiN).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.