Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Calon Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, Dr Ninik Setyorini, MT meminta anak-anak di Pacitan untuk terus semangat dalam menuntut ilmu.

“Di Hari Guru ini, saya mengucapkan selamat Hari Guru kepada seluruh pendidik yang ada di Kabupaten Pacitan, tanpa njenengan semua, tidak ada anak yang pandai, matur nuwun semuanya,” Ucap Ninik, Rabu (25/11/2020).

Untuk anak-anak ku, lanjut Ninik, hormati gurumu semua. “Cara menghormati guru kita adalah dengan penuh semangat dalam menimba ilmu, terus mengembangkan dan menjadi sosok yang berguna bagi bangsa dan negara,”Lanjut Ninik Setyorini.

Selain pengetahuan, Ninik juga menyatakan bahwa pendidikan moral dan etika harus menjadi perhatian semua. “Percuma pintar tetapi tidak mempunyai akhlaq yang baik. Banyaknya koruptor dan pelaku kejahatan di negeri kita karena pendidikan akhlaq belum bisa dilaksanakan dengan baik. Seharusnya Pinter itu ya Bener, keduanya harus berjalan seiring, kapanpun dan dimanapun,” Ujar isteri Calon Bupati Pacitan nomor urut dua itu.

Walaupun ditengah pandemi, Ninik Setyorini tetap berpesan agar anak-anak terus semangat dalam belajar. “Bagaimanapun kondisinya, belajar harus tetap dilakukan. Jangan putus asa, tetap berusaha dan terus belajar untuk menggapai masa depan yang cerah.”Pungkas Ninik Setyorini. (Yah/Gin)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Calon Bupati Pacitan 2021-2024 nomor urut dua, Yudi Sumbogo menyampaikan selamat Hari Guru yang jatuh pada Rabu (25/11/2020).

“Guru adalah sosok sentral dalam memajukan pendidikan, untuk itu profesi Guru sangat mulia, selain mengajarkan pengetahuan Guru juga mengajarkan keimanan kepada Alloh SWT, tanpa Guru maka kita tidak mungkin mengenal siapa Tuhan kita,” Ucap Yudi Sumbogo.

Untuk itu, Yudi berharap agar seluruh masyarakat di Pacitan untuk terus menghormati para Guru yang telah mengajarkan segala hal di sekolah maupun di masyarakat. “Menghormati Guru yang sebenarnya adalah dengan terus mengingat apa yang diajarkan mereka dan melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti etika, berakhlaq mulia dan budi pekerti yang luhur serta tolong menolong sesama manusia,”Lanjut Yudi Sumbogo.

Selain itu, Yudi menyatakan bahwa dirinya akan bekerja keras memperjuangkan nasib para Guru yang ada di Kabupaten Pacitan. “Kelak, jika saya diberikan amanah menjadi Bupati di Pacitan, saya akan maksimalkan agar nasib Guru yang masih menjadi GTT atau Honorer untuk mendapatkan insentif yang lebih dari saat ini, selain itu kita akan mendorong agar mereka mejadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK/P3K,” Tambah Yudi Sumbogo.

Pacitan menurut Yudi Sumbogo menyimpan potensi yang luar biasa. “Termasuk anak-anak yang pandai dan pintar. Banyak anak Pacitan yang berprestasi di negeri ini, seperti Pak SBY, Pak Haryono Suyono, Pak Afghani, Pak Andung, Jenderal Azis, dan lain-lain, buanyak banget. Mereka harus mendapatkan pendidikan tanpa kecuali, bila perlua ada beasiswa bagi pelajar yang berprestasi namun kurang mampu.”Pungkas Yudi Sumbogo. (Yah/Gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Memperingati hari Guru ke 73, yang jatuh pada tanggal 25 November 2018 kemarin, politisi sekaligus budayawan Sugiri Sancoko mengunjungi SDN Gelang Kulon I, Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung Ponorogo, Senin (26/11/2018).

SDN Gelang Kulon I merupakan sekolah bagi Sugiri Sancoko dalam menempuh pendidikan dasarnya. “Saya duduk di sekolah ini pada tahun 1978 kelas I dan lulus pada tahun 1984, disinilah saya belajar mengeja aksara dan belajar berhitung,” ucap Mas Giri Sancoko.

Untuk itu, dalam rangka memperingati hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November kemarin, saya datang bersama teman-teman saya yang sudah menjadi Kepala Desa, Polisi, Guru, Pengusaha untuk sekedar sungkem kepada guru-guru SD kami, sambung Mas Giri.

“Guru SD bagi saya memiliki nilai yang tidak terhingga karena dari pendidikan di SD inilah kita belajar membaca, menulis dan berhitung dan itu adalah dasar bagi ilmu pengetahuan yang lain, ” lanjut Mas Giri.

Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini saya ingin mengucapkan selamat Hari Guru bagi seluruh Guru di Indonesia, tanpa mereka tidak akan lahir para pejabat, politisi, polisi, guru, dokter, pengusaha dan profesi yang lainnya, urai Sugiri Sancoko.

“Hari ini, kita makan bersama dengan tumpeng dan kita sungkem kepada para guru kita yang telah mengajari kita di waktu SD, dan dari SDN Gelang Kulon I ini banyak lahir pejabat seperti Bupati Probolinggo, TNI, Polisi, Guru, Politisi, Pengusaha, Kepala Desa dan lain sebagainya, Terima Kasih Guruku.” pungkas Sugiri Sancoko.

Sementara salah seorang Guru di SDN Gelang Kulon I, Nurdiati, dirinya merasa terharu dengan acara tersebut. “Ini adalah bentuk penghargaan bagi kami, dan saya ucapkan banyak terima kasih, semoga anak-anak kami ini bisa sukses dan memiliki masa depan yang cerah. ” ucap Nurdiati.

Acara tersebut diakhiri dengan makan tumpeng bersama dan sungkem kepada guru sepuh di SD tersebut. (yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.