Ponorogo – PORTALNEWS MADIUN RAYA
Bagi kecamatan yang sudah menyandang Zona Hijau akan mendapatkan restu dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekaligus menggelar hajatan secara terbatas.

Hal itu disampaikan Bupati Sugiri Sancoko usai melaunching alat pendeteksi Covid 19, GeNose – 19 di SMK PGRI 2 Ponorogo, Sabtu (20/03) kemarin.

Menurut Bupati, dirinya sudah menyiapkan Surat Edaran yang membolehkan PTM dan Hajatan bagi Kecamatan yang sudah menyandang Zona Hijau persebaran Covid 19. “Dasar pertimbangan kami adalah untuk menyelamatkan generasi muda agar tetap merasakan pembelajaran secara tatap muka meskipun dibatasi 30%, besuknya 30 % dan seterusnya, ini kita lakukan agar para pelajar tetap merasakan transfer ilmu secara langsung, ” Ucap Sugiri Sancoko.

Lebih lanjut Sugiri, saat ini Sekda Ponorogo sudah rapat dengan Kepolisian dan TNI untuk membuat rumusan yang tepat untuk mewujudkan kebijakan tersebut. “Minggu ini Surat Edaran akan kami sebar, tentunya khusus bagi Kecamatan yang sudah Zona Hijau, bagi Kecamatan yang masih tinggi persebaran Covidnya masih kita tahan untuk menggelar PTM dan Hajatan, ” Lanjut Bupati Sugiri Sancoko.

Dengan adanya GeNose, alat pendeteksi Covid 19 secara cepat, Bupati Sugiri Sancoko menyambut dengan baik. “Alat ini mempercepat menghapus kegamangan kita dalam membuat keputusan dan kebijakan di tengah Pandemi Covid 19, sehingga kita bisa dengan yakin bahwa Covid harus ditekan sementara kehidupan ekonomi dan kegiatan masyarakat harus tetap berjalan, tentunya dengan Protokol Kesehatan dengan ketat. ” Pungkas Bupati Ponorogo. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya


Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.