Jombang – Portalnews Madiun Raya

Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin disebut tokoh media, Dahlan Iskan bakal menggantikan Gus Solah di Ponpes Tebu Ireng.

Hal itu disampaikan oleh Dahlan dalam website miliknya, DI’s Way. Dalam tulisannya, Dahlan menyebutkan bahwa Gus Sholah yang wafat pada Ahad (02/02/2020) lalu usai operasi Jantung sudah memikirkan penggantinya di Ponpes Tebu Ireng sejak dua tahun lalu.

Baru belakangan Gus Sholah mau menyebut nama calon pengganti yang ia inginkan: KH Abdul Hakim Mahfudz. Panggilannya Gus Kikin.

Penyebutan nama Gus Kikin sudah sejak dua tahun lalu. Praktis semua orang di Tebu Ireng tahu bahwa Gus Kikin adalah Kyai Tebu Ireng in waiting.

Tapi Gus Kikin tidak pernah mau mulai tampil. Tidak ada tradisi putra mahkota di Tebu Ireng. Apalagi Gus Kikin bukan putra Gus Sholah, Yusuf Hasyim atau pun Gus Dur.

Gus Kikin adalah cicit KH Hasyim Asy’ari dari jalur wanita. Ibunya, Bu Nyai Abidah, adalah cucu KH Hasyim Asy’ari.

Sama dengan Gus Sholah, Gus Kikin ini juga tidak pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren. Tidak bisa membaca kitab kuning.

Tapi dari segi ekonomi Gus Kikin sangat mapan. Gus Kikin adalah pengusaha yang mapan. Termasuk pengusaha bidang minyak dan gas bumi.

Belakangan Gus Kikin juga punya stasiun TV lokal: BBS. Di Surabaya. Dan memang Gus Kikin adalah sarjana komunikasi. Dari Universitas Terbuka.

Bagaimana pun Gus Kikin masih termasuk Bani Hasyim. Dan yang dikehendaki oleh Gus Sholah untuk mendapat giliran berhenti memikirkan diri sendiri –pindah ke jalur pengabdian.

Maka Tebu Ireng segera memiliki kyai baru. Yang benar-benar baru: orangnya, latar belakang pendidikannya, pun profesi hidupnya.
Banyak kyai jadi pengusaha. Kini pengusaha ini, Gus Kikin, giliran yang jadi kyai

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Inalillahi wa ina ilaihi rojiun, Kabar duka datang dari keluarga besar KH Salahuddin Wahid atau yang lebih kita kenal dengan Gus Solah, pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang tersebut dikabarkan wafat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta pada Ahad (02/02/2020).

Cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari atau adik kandung Alm Gus Dur itu wafat pada usia 77 tahun setelah mengalami kritis di rumah sakit tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, putra Almarhum, Ipang Wahid, Gus Sholah wafat pukul 20.55 WIB.

Cuitan Putra Almarhum di Media Sosial yang mengabarkan kabar duka itu.

Gus Sholah merupakan sosok penting di Jawa Timur dan Nasional. Di Pemilu 2004, Gus Sholah berpasangan dengan Calon Presiden Wiranto dan Pemilihan Presiden secara langsung yang pertama kali digelar di Indonesia, namun pasangan tersebut dikalahkan oleh pasangan SBY – Jusuf Kalla.

Dalam dekade terakhir, Gus Sholah banyak beraktivitas dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan. Namun aktivitas politik tetap dijalaninya sebagai pemberi nasehat kepada para calon pemimpin di skala regional maupun nasional.

Rencananya, Senin (03/02/2020) jenazah Gus Solah akan dimakamkan di Ponpes Tebu Ireng Jombang pukul 16.00 WIB.

Sugeng Tindak GUS…….

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.