Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Reses II tahun 2021 dilakukan dengan tatap muka terbatas oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Mirza Ananta, S.Sos di kediaman Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ponorogo, Jl Ahmad Dahlan, Sabtu (08/05).

Berbagai masukan dan aspirasi disampaikan oleh audien kepada anggota Komisi B DPRD Jawa Timur tersebut. Salah satunya adalah banyaknya jalan yang rusak karena aktivitas pertambangan.

Masukan tersebut disampaikan oleh Susilo, DPC Partai Nasdem Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. “Seperti yang kita saksikan bersama bahwa banyak jalan yang rusak karena aktivitas pertambangan di Kabupaten Ponorogo, untuk itu saya meminta solusi agar hal tersebut bisa diatasi,” Ungkap Susilo dalam sesi tanya jawab dalam kegiatan tersebut.

Legislator Partai Nasdem di DPRD Provinsi Jawa Timur saat melakukan Reses II tahun 2021 di Ponorogo

Menjawab hal itu, Mirza Ananta menyampaikan bahwa tentang masalah pertambangan merupakan masalah yang berlangsung sejak lama, jadi harus melibatkan banyak pihak. “Tidak bisa hal itu saya selesaikan sendiri, namun harus melibatkan banyak pihak agar masalah tersebut bisa diatasi,” jelas Mirza Ananta.

Simak juga : Reses, Legislator Mirza Ananta kumpulkan pengurus DPC Partai Nasdem se Kabupaten Ponorogo

Namun Mirza menyampaikan bahwa tidak mungkin untuk meningkatkan Kelas jalan, “Apakah jalan ini khusus truk atau dumtruck, saran saya adalah masyarakat harus menyampaikan kepada pemilik tambang untuk mengerti kerusakan jalan akibat aktivitas tambang yang dilakukan dan solusinya adalah minta retribusi yang dipergunakan untuk memperbaiki jalan dengan masyarakat yang bekerja bakti sendiri,” Terang Mirza Ananta.

Solusi yang kedua adalah minta jaminan reklamasi. “Hal tersebut yang mungkin bisa kita lakukan bersama yaitu duduk bersama antara pemilik tambang dengan masyarakat, apalagi saat ini izin tambang langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM.”Pungkas Mirza Ananta, S.Sos. (Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.