Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Dikira tertidur, seorang bayi yang baru dilahirkan di Desa Gandu Kecamatan Mlarak ternyata sudah meninggal dunia.

Petugas Kepolisian Sektor Mlarak segera mendatangi kejadian yang terjadi pada hari Jum’at, tanggal 29 Okt 2021 sekira Jam 09.30 WIB Unit tersebut.

“Unit Reskrim Polsek Mlarak, mendatangi TKP Bayi Meninggal dunia, tepatnya Dukuh Mangunharjo RT 02 RW 02 Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, ” Ucap AKP Sudaroini, Kapolsek Mlarak.

Untuk Tempat Kejadian Perkara atau TKP, AKP Sudaroini menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di
Praktek Mandiri milik Bidan An. NINA YUNITA, A.Md. Keb. tepatnya masuk Dukuh Mangunharjo RT 02 RW 02 Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo.

“Bayi belum diberi nama, jenis kelamin Perempuan, putri dari pasangan Nanang Wahono dan Siti Aminah warga Dukuh Nglumpang IV RT 01 RW 02 Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, ” Jelas AKP Sudaroini.

Untuk kronologisnya, Kapolsek Mlarak menyampaikan bahwa pada hari Jum’at tanggal 29 Okt 2021, sekira Jam 02.42 Wib, datang Saudari SITI AMINAH warga Dukuh Nglumpang IV RT 01 RW 02 Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo dalam keadaan mengandung. “Saat itu datang dengan diantar oleh suami dan keluarganya. Berdasarkan keterangan saksi yang menyampaikan ke Bidan, bahwa kondisi SITI AMINAH air ketuban sudah pecah, kemudian Bu Bidan memerintahkan kepada asisten untuk persiapan dirujuk ke RSU, kemudian Bu Bidan beranjak ke tempat praktek mandiri dengan mengendaraai Roda Empat dengan maksud akan mengantar Sdri. SITI AMINAH, namun setelah Bu Bidan sampai di lokasi praktek keadaan Saudari SITI AMINAH sudah mengeluarkan kepala bayi yang dikandungnya, kemudian Bu Bidan menyelesaikan persalinan,” Urai AKP Sudaroini.

Tidak lama kemudian persalinan selesai dan bayi dibersihkan serta diberikan kepada sang Ayah untuk di adzani, “Setelah digendong beberapa saat bayi menangis maka oleh Ayah Bayi diberikan kepada Saudar SITI AMINAH, karena Saudari SITI AMINAH masih merasakan sakit dan lelah setelah melahirkan maka bayi hanya ditidurkan disebelah tangan kiri serta diselimuti oleh sang Ayah, setelah itu Ayah bayi meninggalkan Saudari SITI AMINAH sendirian untuk pulang ke rumah dengan maksud untuk mengambil perlengkapan (pakaian dll), sekira 2 jam kurang, Ayah Bayi kembali ke praktek mandiri dan melihat bayi diam terlihat tidur. Kemudian sekira Jam 06.00 Wib pegawai Praktek Mandiri datang untuk mengantarkan makan kepada pasien-pasien yang ada, pada saat masuk di kamar Sdri. SITI AMINAH, saksi tidak melihat bayi maka saksi bertanya “apa belum lahiran” dan dijawab “sudah, itu bayinya”, saat itu saksi melihat bayi diselimuti, ” Jelas Kapolsek Mlarak.

Selanjutnya sekira Jam 06.30 Wib Nenek bayi datang ke kamar praktek mandiri serta melihat bayi, saat itu sang Nenek melihat terdapat biru-biru dibibir dan bayi terlihat diam saja, “Maka nenek bayi menyampaikan ke Asisten Praktek Mandiri, kemudian Asisten datang ke kamar, posisi bayi sudah di ranjang bayi & benar pada bibir terdapat biru-biru, kemudian segera melaporkan kepada Bu Bidan, kebetulan Bidan sudah perjalanan ke praktek mandiri, jadi tidak lama kemudian bidan datang dan mengambil alat medis untuk mengecek nafas dan jantung, setelah di cek ternyata bayi sudah Meninggal Dunia, ” Ucap Kapolsek Mlarak.

Setelah dilakukan pemeriksaan bayi X oleh Dokter Puskesmas Kecamatan Mlarak yang didampingi oleh PS. Kanit Reskrim Polsek Mlarak tidak terdapat tanda tanda kekerasan atau penganiayaan.
“Dengan adanya kejadian tersebut diatas Pihak keluarga (orang tua Bayi X) menolak untuk dilakukan otopsi karena sudah menerima atas kejadian tersebut.” Pungkas AKP Sudaroini. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.