,

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM

Kejadian kecelakaan lalu lintas sepertinya menjadi PR bagi Satlantas Polres Ponorogo serta jajaran yang lainnya.

Hampir setiap hari, ada kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia ataupun luka-luka.

Setelah kemarin mantan Kasdim 0802/Ponorogo, Letkol Inf M Yusuf dan sang Isteri dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Jebeng Slahung, kini warga Konang, Slahung juga dikabarkan mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon jati dipinggir jalan didaerah tersebut.

“Di utara pertigaan Simo. Dari utara kayak e, menabrak pohon jati timur jalan. Korban sudah di bawa ke Puskesmas dengan Mobil Polsek. Kejadian sekitar pukul 10-10.30 pagi ini,”ucap salah satu netizen di Grup IWS (Info Warga Slahung), Jum’at (28/01/2022).

Beberapa Netizen mengungkapkan bahwa yang bersangkutan merupakan pegawai Bank Plecit. “Mau mendahului tetapi tidak bisa dan akhirnya banting stir ke kiri dan menabrak pohon jati,”ucapnya.

Sementara menurut Netizen, Putra Zekra menyampaikan bahwa jalan disekitar Dam Slahung atau didepan Polsek Slahung memang ganas.

Petugas Kepolisian mengevakuasi Korban

“Sering terjadi kecelakaan disini mas,”tambahnya.

Hal itu juga diamini oleh Anderan Ajip yang meyakini bahwa daerah itu penuh mistis. “Hati-hati kalau melewati jalan itu, banyak terjadi keganjilan,”ucapnya.

Sementara menurut Dhoni Irawan yang menjelaskan memang jalan disitu ramai. “Kondisi jalan yang lurus membuat orang memacu kendaraan. Jika tidak hati-hati bisa terjadi kecelakaan,”ujarnya.

Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Ayip Rizal meminta kepada masyarakat Ponorogo agar selalu berhati-hati saat mengendarai kendaraan. “Pastikan kondisi kendaraan baik, jangan mengebut, patuhi rambu lalu lintas dan selalu berhati hati. Ingat keluarga menunggu kita dirumah,”ucapnya. (yah/gin).

Sumber : IWS

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Program Tilik Desa yang sempat terhenti akibat Pandemi Covid 19, dilakukan kembali oleh Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni. Tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Seperti yang dilakukan oleh orang nomor satu dijajaran Pemkab Ponorogo itu mengunjungi Desa Jebeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Kamis (23/07/2020).

Bumdes Arum Dalu Desa Jebeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo diresmikan oleh Bupati Ipong Muchlissoni, Kamis (23/07/2020). (Foto – Yahya)

Menurut Bupati, tujuan Tilik Desa selain menampung aspirasi warga juga melihat perkembangan dan pembangunan yang dilakukan oleh desa yang dikunjungi. “Saya ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal dengan penerapan protokol kesehatan, saya juga ingin mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ini menjadi poin penting bagi Pemkab untuk mengetahui prioritas pembangunan ke depan agar jajaran OPD untuk mencatat apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat,” Ucap Bupati.

UMKM Desa Jebeng siap bersinergi dengan elemen lain untuk kemajuan Desa Jebeng. (Foto – Yahya)

Tidak lupa Bupati Ponorogo juga berpesan kepada masyarakat Desa Jebeng untuk terus bersemangat dalam menghadapi pandemi Covid 19. “Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, senantiasa berbahagia dan terus berdo’a kepada Alloh SWT agar kita selalu dalam lindunganNya.” Pungkas Bupati Ponorogo.

Kunjungan Bupati Ipong Muchlissoni juga meresmikan Bumdes Arum Dalu yang bertempat di Balai Desa Jebeng.

Kepala Desa Jebeng, Budiyono mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ipong Muchlissoni beserta OPD yang telah hadir di desanya.

Kunjungan Tilik Desa Bupati Ipong Muchlissoni tersebut juga dimanfaatkan Budiyono untuk menyampaikan beberapa usulan yang menjadi kebutuhan.

Kepala Desa Jebeng Kecamatan Slahung, Budiyanto bersama jajaran pimpinan OPD Kabupaten Ponorogo saat Tilik Desa di Desa Jebeng. (Foto – Yahya)

Budiyono mengajukan secara langsung dihadapan Bupati dan jajarannya untuk meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo yaitu perbaikan kantor desa, aula, mushola, dan pengadaan mobil siaga.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati untuk memberikan bantuan anggaran berupa perbaikan kantor desa, pembangunan aula dan mushola, serta pengadaan mobil siaga,” Ucap Budiyono.

Selain itu, Budiyono juga menyampaikan usulan masyarakat agar ada bantuan bibit kelengkeng, jambu, untuk petani di desanya dan seperangkat gamelan untuk melestarikan seni dan budaya di Desa Jebeng.

“Mudah-mudahan bupati bisa membantu apa yang menjadi usulan kami agar bisa terwujud dan berlanjut,” terangnya.

Menurut Budiyono, selama ini masyarakat sangat berterima kasih karena Pemerintah Kabupaten Ponorogo sudah banyak membantu menyalurkan bantuan baik dana 300 juta, POC (Pupuk Organik Cair), dan lainnya,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Ponorogo, Anggota DPR RI, Sri Wahyuni, sejumlah pimpinan OPD, Forpimka, Kades se-Kecamatan Slahung, dan tokoh masyarakat Desa Jebeng. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.