Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

AC (18) dan RM (17), warga Desa Karangan Kecamatan Badegan diringkus Polisi karena disangka melakukan pencurian sepeda motor di Desa Kradenan Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo.

Mereka ditangkap pada Ahad (13/01/2019) dengan barang bukti 1 unit Sepeda Motor (R-2) Suzuki Satria FU 150 No.Pol : AE 2950 VZ, Warna merah hitam, Tahun 2014.

Menurut Paur Humas Polres Ponorogo, Ipda Satriyo, pihak Kepolisian Sektor Jetis berhasil mengungkap kasus Curanmor yang terjadi di wilayah hukumnya. “Kejadian hilangnya motor milik Hendra Fardianto, warga Desa Bancangan, Kecamatan Sambit, Ponorogo tersebut terjadi pada tanggal 8 Januari 2019 yang lalu saat yang bersangkutan melihat pertunjukkan dangdut di Desa Kradenan Kecamatan Jetis,” ucap Ipda Satriyo.

Setelah korban melapor, maka pada tanggal 13 Januari 2019, sekira jam 13.00 Wib. Unit Reskrim Polsek Jetis berhasil menangkap pelaku Kasus Curanmor tersebut, sambung Satriyo.

“Barang bukti yang diamankan adalah 1 unit Sepeda Motor Merk Suzuki Satria Fu, No. Pol AE 2950 VC, Warna: hitam merah Noka:MH8BG41EAEJ390073, Nosin : G4271D389968, 1 lembar STNK Sepeda Motor Suzuki Satria No.Pol AE 2950 VC, An. PARDJOKO, Alamat Dkh. Kedungwatu Rt. 02/Rw. 02, Ds. Bancangan Kec.Sambit, 1 Unit Sepeda Motor Merk Yamaha Jupiter No.Pol AE 6647 SV, Warna : hitam silver, 1 buah kunci “T”, 1 Hand Phone warna hitam,” urai Satriyo.

Pelaku kita tahan dan kepada mereka kita jerat dengan pasal 363 ayat(3)huruf e KUHP, tentang Pencurian dengan pemberatan, pungkas Ipda Satriyo. (Yah/gin)


Ponorogo – Portal Madiun Raya

Hasrat ingin memiliki Hand Phone yang tidak terbendung membuat 2 saudara kembar di Ponorogo nekat mencuri sepeda motor.

Ricky Dwi Saputra (23) dan Richa Eka Saputra (23), warga Gandu Kepuh Kecamatan Sukorejo tersebut kini terpaksa mengisi hari harinya di sel tahanan Polres Ponorogo karena menjadi tersangka pencurian sepeda motor.

Menurut Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, pihaknya menangkap pelaku curanmor di wilayah Kecamatan Siman Ponorogo dengan mengamankan barang bukti 2 unit sepeda motor serta 2 orang pelaku. “Dua orang pelaku curanmor yang kita tangkap ini indikasinya masih pemula, karena menawarkan hasil kejahatannya di Facebook, harga yang ditawarkanpun cukup murah yaitu Rp 700 ribu”,jelas AKBP Radiant, saat pers release, Rabu (08/08).

Menurut pengakuan tersangka, awalnya tidak ada niat untuk melakukan pencurian, namun saat akan melihat pertunjukan elekton, tersangka ini melihat sepeda motor yang ditinggal pemiliknya dengan kunci yang masih menggantung di motor, dan dari situ muncul inisiatif mereka untuk mengambil motor yang bukan miliknya tersebut, urai Kapolres.

“Menurut pengakuannya mereka terpaksa melakukan pencurian karena ingin memiliki hand phone, untuk itu kita sangka melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara”,pungkas AKBP Radiant. (yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.