PonorogoPortalnews Madiunraya

Desa Jalen Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo mendapat kunjungan dari Bupati Ipong Muchlissoni pada Selasa (29/10/2019).

Desa Jalen merupakan salah satu desa yang terus berkembang dengan melakukan berbagai kegiatan pembangunan. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Desa Jalen saat ini, Langen Tri Wiyono saat memberikan sambutan selamat datang kepada Bupati Ipong Muchlissoni.

“Bantuan pembangunan senilai 300 juta dari Pemkab Ponorogo sudah dilaksanakan dengan baik, saat ini jalan desa dan Poros sudah baik dan tinggal beberapa saja yang belum selesai, ” Terang Langen dihadapan Bupati dan hadirin.

Yang paling urgen, kata Langen, gedung Balai Desa Jalen saat ini sudah tua, karena dibangun pada tahun 1970 an. “Untuk itu, kami meminta kepada Bupati Ipong Muchlissoni untuk memberikan bantuan supaya Balai Desa Jalen dapat direnovasi, ” Lanjut Langen.

Kita berharap pembangunan di Ponorogo dapat berjalan terus dan lancar. “Sehingga masyarakat Ponorogo dan Jalen khususnya dapat hidup makmur dan sejahtera. ” Pungkas Langen Tri Wiyono.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni menyambut baik semangat dan antusiasme masyarakat Desa Jalen dalam melakukan kegiatan pembangunan. “Yang paling penting adalah menjaga kekompakan, guyup dan rukun adalah modal dasar bagi kita untuk melakukan kegiatan pembangunan secara berkelanjutan, ” Ucap Bupati Ipong Muchlissoni.

Untuk berbagai permintaan, kata Bupati Ipong Muchlissoni, seperti pembangunan Balai Desa Jalen akan kita lihat. “Jika pembangunan infrastruktur jalan sudah selesai maka pembangunan Balai Desa Jalen akan kita bantu untuk rehab sedikit demi sedikit, kalau bisa bentuknya dipertahankan seperti ini. Karena unik, lantainya juga unik, yang terpenting bangunan nya masih kuat. ” Terang Bupati Ipong Muchlissoni.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipong Muchlissoni meresmikan Bumdes di desa setempat. “Bumdes sangat penting sebagai pusat ekonomi masyarakat di desa, tahun depan Pemkab Ponorogo akan mengadakan beberapa lomba, diantaranya lomba Bumdes, saya berharap, Bumdes Desa Jalen dapat berkembang dengan baik. ” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni.

Di akhir acara, Bupati Ipong Muchlissoni bernyanyi bersama masyarakat Desa Jalen. Masyarakat pun memanfaatkan momen itu untuk berselfie dengan sang Bupati. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Hari ini, Ahad (26/08), Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni dan Hj Sri Wahyuni, merayakan HUT pernikahan mereka yang ke 25 tahun. Ulang tahun pernikahan yang ke 25 biasa disebut dengan ulang tahun perak.

Hal tersebut disampaikan oleh Hj Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni melalui akun isntagramnya, @yuniipong, Ahad (26/08).

Melalui akun media sosial tersebut, Sri Wahyuni mengatakan bahwa dirinya bersyukur telah melewati 25 tahun bersama dengan sang Bupati yang juga pengusaha tersebut. “Alhamdulillah, hari ini 26 Agustus 2018, 25 tahun bersamamu sayang. Semoga Allah terus menjagakan kami. Banyak yang kita lewati. Banyak nikmat dan rezeki yang Allah SWT berikan. Rejeki 3 anak yang manis manis @mazayazhafarina @zatamahardika @dek.yogaa- dan mantu kami yang ganteng @aldhinoprima.” ucap akun @yuniipong.

Caleg DPR RI Partai Nasdem ini juga mengucap syukur atas kehadiran cucunya yang bernama Tasana Chalondra Benecia. Ia juga mengungkap arti nama cucunya tersebut. “Artinya si cantik dan pintar pembawa kebahagiaan,” jelas @yuniipong.

Diakhir postingan, @yuniipong menjelaskan bahwa dirinya bersama Bupati Ipong sudah menjadi yangpi dan omy, atau kakek dan nenek.

Selamat yaaa…(yah/gin)

Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun Raya

Jelang pemungutan suara Pilgub Jatim 2018, KPUD Trenggalek menggelar rapat koordinasi, Minggu (24/6/2018).

Bupati Trenggalek, Emil Dardak yang ikut menghadiri kegiatan tersebut mendorong cita-cita KPU yang menginginkan Pilgub Jatim berjalan bersih, lancar dan terhindar dari segala kecurangan.

Meski tercatat sebagai salah satu calon pada Pilgub Jatim kali ini, tak lantas membuat dirinya memanfaatkan jabatan. Justru demi menjaga proses demokrasi tidak terciderai, suami Arumi Bachsin tersebut, memerintahkan kepada seluruh ASN untuk bersikap netral.

Dituturkan oleh Bupati Emil, bahwa dirinya diundang KPU sebagai Bupati aktif Trenggalek. “Karena sejak tengah malam tadi saya sudah kembali bertugas dan kami ingin mewujudkan upaya KPU untuk mewujudkan Pilgub yang lancar, jujur, adil, umum, bersih dan tentunya berintegritas,” tuturnya.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Emil Dardak yang juga masih menjabat sebagai co-President UCLG Aspac, dirinya menyadari tentunya sebagai salah satu calon, posisinya sangatlah rawan. “Makanya tadi saya menegaskan dan menitipkan kepada Forkopimda langsung untuk seluruh aparat yang ada di Pemkab Trenggalek bisa dikomando langsung beliau-beliaunya untuk menunjang kelancaran Pilkada ini,” imbuhnya.

“Tadi saya mengintruksikan kepada seluruh jajaran, kita di Trenggalek ini harus bisa mewujudkan Pilgub tanpa keberpihakan. Disisi lain mari kita hindari segala bentuk kecurangan dari pihak manapun itu,”ungkap Bupati Emil.(Ono/gin)

Ponorogo – www.madiunraya.com
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Miseri Effendi, SH, MH meninjau lahan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Senin (19/02/2018)

Didampingi Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum) Kabupaten Ponorogo, Miseri melihat secara langsung lahan relokasi PKL yang berjualan di Jalan Sultan Agung Ponorogo itu.

Lahan relokasi PKL Sultan Agung disiapkan oleh Pemkab Ponorogo di Jalan Baru atau ujung Jalan Menur. Nampak lahan tersebut sudah di kapling, disiapkan listrik, air dan mushola namun para PKL Jalan Sultan Agung tidak mau menempati karena khawatir dagangannya tidak laku. Menurut salah satu pedagang, pihaknya sudah berjualan di Jalan Sultan Agung selama puluhan tahun dan sudah memiliki pelanggan tetap sehingga dirinya khawatir dagangannya sepi karena harus mencari pelanggan dari awal lagi.

Menanggapi keluhan dari para Pedagang Kaki Lima, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Miseri Effendi meminta para PKL untuk bersabar karena masing masing pihak ingin yang terbaik. “Dari sisi Pemerintaj Kabupaten Ponorogo ingin mengatur supaya Jalan Sultan Agun menjadi jalan yang teratur dan tidak semrawut, namun disisi lain para PKL tidak mau kehilangan pelanggan karena disini berbenturan dengan masalah perut maka kita akan mencari solusi terbaik atau win win solution, ” urai Politisi Partai Demokrat tersebut.

Semua keluhan dan aspirasi dari teman-teman PKL akan kita bicarakan dengan teman-teman di Komisi yang selanjutnya akan kita gelar pertemuan dengan Pemkab Ponorogo dalam hal ini Dinas Perdakum, sambung Miseri Effendi.

“Kita berharap, keinginan Eksekutif untuk melakukan pengaturan tidak berbenturan dengan usaha yang dijalankan oleh teman – teman PKL di Jalan Sultan Agung. ” pungkas Miseri Effendi.

Usai melihat langsung lahan relokasi PKL di Jalan Baru, Miseri Efendi ngopi bareng dengan para pedagang kaki lima yang hari ini juga menggelar aksi penolakan relokasi PKL. (adv/yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.