Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Nasib naas dialami oleh Jayan, (60), warga RT 01 RW 01 Dukuh Munung Desa Bekare Kecamatan Bungkal diketahui meninggal dunia yang diduga tersengat arus listrik, Rabu (15/09/2021).

Menurut Kapolsek Bungkal, AKP Suroso, korban bersama Karno,  (53) yang beralamatkan ditempat yang sama sedang memasang paralon air. “Setelah hampir selesai, paralon tersebut mau disambungkan ke pompa air merk Shimizu, tidak sengaja telunjuk tangan kanan Pak Jayan tersengat aliran listrik yang diduga mengalami induksi pada pompa air shimizu tersebut,”Terang Kapolsek.

Selanjutnya korban berteriak minta tolong. “Lalu teman korban yaitu Pak Karno mendengar ada yang minta tolong langsung mendekat dan menarik korban, korban sempat duduk disamping pompa air, tidak beberapa lama korban tidak sadarkan diri, lalu Pak Karno minta tolong dan tetangga berdatangan dan mau membawa ke Puskesmas, namun korban diketahui sudah meninggal dunia,”Ucap AKP Suroso.

Lebih lanjut Kapolsek Bungkal bersama petugas terkait melakukan olah TKP. “Korban dipastikan meninggal dunia karena tersengat listrik, itu semua karena kurang hati – hatinya pada saat bekerja,”Kata AKP Suroso.

Kapolsek juga berpesan kepada masyarakat yang lain bila memperbaiki apapun yang ada aliran listrik, agar dipastikan sekering sudah dibawa dan sudah tidak ada aliran listrik saat dipegang atau diperbaiki. “Hati-hati saat bekerja. Jangan sampai kita menjadi korban kecelakaan karena kurang hati-hati.”Pungkas AKP Suroso. (Yah/Gin)


Ponorogo – Portalnews Madiun Raya
Menghindari lubang di jalan, sebuah mobil Suzuki Carry bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Alfa  di Desa Bancar Kecamatan Bungkal Ponorogo, Ahad (16/06).

Menurut Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipta, kronologis kejadian tersebut adalah saat Mobil Suzuki Carry Nopol AE 994 SF dari arah utara dan setelah sampai di Dukuh Bancar Desa Bancar ada kendaraan motor Yamaha Alfa No Polisi AE 6537 TE berjalan dari arah utara dengan menarik gerobak.  “Sepeda motor tersebut menghindara lubang dijalan dan kendaraan mobil Suzuki Carry bermaksud menyalip motor karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan mobil Suzuki Carry terperosok ke parit” jelas Iptu Edy.

Kejadian tersebut mengakibatkan pengendara motor dan pengendara mobil serta penumpangnya mengalami luka luka dan dibawa ke RSUD Ponorogo maupun ke Puskesmas Bungkal, sambungnya.
“Kerugian yang terjadi pada kejadian lama tersebut adalah kerugian materiil kurang lebih 10 juta dan menimbulkan korban luka dari para pengendara.” Pungkas Iptu Eddy. (Yah/gin)

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Jakun, (65) seorang petani yang beralamatkan di Dukuh Gading Desa Bungu Kecamatan Bungkal, ditemukan meninggal dunia di sungai setempat, Senin (14/01/2019).

Jenazah Jakun ditemukan sekira jam 10.00 Wib, di Dukuh Bungu RT 01 RW 02 Desa Bungu Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo.

Menurut Paur Humas Polres Ponorogo, Ipda Satriyo, pihaknya menerima laporan akan penemuan jenazah orang meninggal dunia di sungai. “Jenazah Pak Jakun ditemukan warga dengan posisi tengkurap di sungai, selanjutnya kami lakukan olah TKP untuk mengetahui sebab kematian korban,” ucap Satriyo.

Untuk kronologisnya adalah pada hari Senin tanggal 14 januari 2019 sekira Jam 07.00 Wib, korban pergi kesawah di Dukuh Bungu Desa Bunggu Kecamatan Bungkal yang bersebelahan dengan sungai, sekira pukul 10.00 Wib ada warga yang hendak pergi kesawah, melihat orang disungai dalam posisi tertelungkup ditanah. selanjutnya bersama dengan warga yang lain melaporkan ke Kepala Desa dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Bungkal, urai Satriyo.

“Adapun barang buktinya adalah 1 pasang sandal jepit warna kuning, 1 buah topi warna biru, 1 buah jelana jeans warna abu-abu, 1 buah kaos motif garis-garis warna hitam, orange, putih,” jelas Satriyo.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat sakit Epilepsi, dan hasil pemeriksaan dari Tim medis Puskesmas Bungkal yang disaksikan Kepala Desa dan Keluarganya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan. Keluargapun menerima dengan adanya kejadian tersebut dan membuat Surat Pernyataan, terang Satriyo.

“Selanjutnya korban oleh Kapolsek Bungkal diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan semestinya.” Pungkas Ipda Satriyo. (Yah/Gin).

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Karena mengecerkan Togel, seorang Ibu dari Desa Kupuk, Bungkal diamankan Polisi, Sabtu (12/01).

GN (41), diamankan beserta barang bukti
1 buah hp nokia, 11 buah bulpoin, 1 buah buku tafsir mimpi, 2 lembar kertas rekapan pembeli, 15 lembar kertas rokok berisi nomor pembeli dan uang tunai sebesar Rp. 273.000,- , 11 bendel kertas rokok untuk nulis pembeli togel, 2 lembar Paito.

Menurut Paur Humas Polres Ponorogo, Ipda Satriyo, pihaknya pada hari Sabtu tanggal 12 januari 2019 sekira Jam 13.40 Wib, telah mendapat informasi dari Tokoh Masyarakat tentang adanya perjudian Togel (toto gelap), “Yang bersangkutan sudah sering kali diperingatkan, setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar adanya perjudian, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut dan mengamankan barang bukti untuk perjudian Nomor Togel dan selanjutnya dibawa ke Polsek Bungkal,” terang Ipda Satriyo.

Pelaku kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut dan berdasarkan gelar perkara terhadap pelaku dikenakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303 Ayat (1) K.U.H.Pidana, pungkas Satriyo. (yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.