Ponorogo-Portal Madiun Raya
Paguyupan ketoprak Mataram Yogyakarta yang terdiri dari 50 orang seniman Sabtu malam, (23/06) menghibur masyarakat Babadan Ponorogo.

Dengan lakon Sutrisno Wariyanti yang disutradarai oleh Bondan Nusantara, ketoprak tersebut dimainkan oleh Didik Nini Thowok, dan Marwoto yang merupakan seniman senior di Indonesia.

Nuryadi yang merupakan Wakil Ketua DPD PDIP DIY menjelaskan bahwa dirinya merupakan pembina elompok eniman di Yogyakarta. “Mulai dari wayang, kerawitan, ketoprak dan seni yang lain”,ujarnya.

Sehingga di Bulan Juni ini yang merupakan Bulan Bung Karno, kami memboyong para seniman untuk tampil di Ponorogo, sehingga seni ketoprak tidak punah tergerus seni milenial, sambungnya.

“Ternyata antusiasme warga Ponorogo luar biasa, Lapangan Babadan dibanjiri ribuan penonton. Tontonan ketoprak yang merakyat menjadi hiburan segar. Terlebih bintang2 yg dihadirkan sangat menarik. Kita berharap ketoprak dapat eksis lagi karena merupakan seni asli Indonesia dan itu merupakan ajaran Bung Karno untuk menjadi bangsa yang cinta kepada budaya sendiri”,pungkasnya.

Sementara menurut seorang Warga Babadan, dirinya merasa senang dengan pertunjukan tersebut. “Seneng sekali, lama tidak nonton ketoprak. Kalau infonya tidak mendadak pasti saya ajak teman teman lebih banyak lagi,” kata Bonadi (50), warga Desa Pondok Kecamatan Babadan.

Budi Sulistyo alias mbah Kung, wakil ketua DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan, hiburan ketoprak sengaja digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno.
“Pokoke judule nonton ketoprak,” kata Kanang, Bupati Ngawi itu.

Sementara Ketua DPD PDIP DIY yang membawa rombongan ketoprak mengaku senang dengan antusiasme warga Ponorogo akan tontonan ketoprak.

“Ini gotong royong dari teman2 DPD PDIP DIY dan fraksi PDIP 5 kabupaten / kota se DIY. Semoga masyarakat terhibur”,ujar Bambang.

Sementara menurut Bambang Juwono, anggota DPRD Jatim PDIP menjelaskan bahwa pertunjukan seni Ketoprak ini dipersembahkan atas gotong royong kawan kawan PDI Perjuangan Jawa Tengah dan DIY beserta seluruh anggita Fraksinya untuk memberi hiburan kepada masyarakat sebagai wujud rasa syukur bahwa masa kampanye pilkada di Jawa Timur khususnya di Ponorogo ini telah berjalan dengan baik, aman, dan kondusif. “Walaupun dalam demokrasi kita harus dihadapkan pada pilihan yang berbeda namun tetap terjaga dan tidak hilang rasa persaudaraan di antara kita sesama anak bangsa. “Sebagaimana semboyan kita Bhinneka Tunggal Ika yang artinya Walau kita berbeda beda tetapi tetap satu jua”,ujar Bambang Logos, panggilan akrabnya.

Pada kesempatan ini kami dari partai pengusung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Syafullah Yusuf (Gus Ipul) – Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) mohon maaf kepada semua pihak manakala selama kampanye ada hal hal yang tidak berkenan dan menggangu aktifitas masyarakat, sambung Bambang.

“Akhirnya kami mohon doa restunya semoga Gus Ipul dan Mbak Puti sukses dalam pilgub ini. Sebagai warga negara yang baik mari gunakan hak pilih kita dengan sebaik baiknya nya demi Jawa Timur yg lebih maju dan berkemakmuran. Maka jangan lupa Tgl 27 Juni dtang k TPS masing masing dan Coblos No. 2. Kabeh Sedulur Kabeh Makmur.. Merrdeka..”,pungkas Bambang Logos.

Adegan demi adegan dinikmati oleh penonton. Terbukti mereka tidak beranjak dari tempat duduk hingga selesai. (yah/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Sebagai bentuk apresiasi hari lahir Pancasila dan memperingati Bulan Bung Karno di bulan Juni serta memuliakan Anak Yatim, DPC PDI Perjuangan Ponorogo, mengajak 70 anak yatim/piatu untuk ziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Selasa (05/06).

Menurut Ketua rombongan, Siti Noor Aini, kegiatan ziarah di Makam Bung Karno dengan anak yatim ini selain untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni juga untuk mendoakan mbak Puti Soekarno agar menang dalam Pilgub 27 Juni 2018 mendatang. “Kita berharap dari do’anya anak yatim/piatu yang kita ajak berziarah akan dikabulkan oleh Alloh SWT”,ujar Nora, panggilan akrabnya.

Selain itu kita juga mengajarkan kepada mereka untuk menghargai Bapak Proklamator RI serta Presiden pertama republik ini, sambungnya.

“Kedatangan anak-anak yatim yang didampingi oleh Kiai Syamsu sebagai pimpinan panti asuhan Munirul Islam Pinggirsari, Ponorogo dan sejumlah pengurus DPC PDI P Ponorogo”,lanjut Nora.

Menurut Nora,sambutan luar biasa diberikan oleh DPC PDIP kota Blitar dan Kabupaten Blitar. “Bahkan Wakil Wali Kota Blitar, Santoso menyambut langsung rombongan dari Ponorogo ini”,jelasnya.

Terpisah, anggota DPRD Jawa Timur, Bambang Juwono menjelaskan bahwa sebagai bentuk memperingati bulan Bung Karno, seluruh DPC PDIP di Kabupaten dan Kota di seluruh Jawa Timur secara bergantian melakukan kegiatan ziarah di Makam Bung Karno. “Bulan Juni adalah bulan Bung Karno, dimana tanggal 6 Juni beliau lahir di Surabaya, tanggal 21 Juni wafat di Jakarta dan dimakamkan di Blitar, serta tanggal 1 Juni beliau memaparkan Pancasila didepan anggota BPUPKI”, jelas Bambang.

Selain itu, ini merupakan bagian dari upaya mendoakan pasangan Gus Ipul-Puti dapat menang di Pilgub Jatim 2018, mengingat mbak Puti adalah cucu dari pendiri bangsa ini, Mbak Puti memiliki komitmen memajukan Provinsi Jawa Timur dengan menjaga ideologi yang dari kakeknya, pungkas Bambang. (yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.