Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pendisiplinan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 dan Perpanjangan PPKM Mikro Guna Menekan Penyebaran Covid-19 di Paseban Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (11/3/2021).

Politisi Partai Gerindra tersebut meminta masyarakat Ponorogo makin meningkatkan kedisiplinannya dalam melaksanakan protokol kesehatan covid-19. “Hal ini agar jumlah paparan covid-19 bsia ditekan, Ponorogo memasuki zona hijau dan perekonomian segera pulih,”Ungkap Anik Suharto.

Wakil Ketua DPRD tersebut berharap, seluruh masyarakat bersama TNI, Polri, dan Pemkab Ponorogo bisa bekerja sama , bergotong-royong dalam menanggulangi covid-19. “Sebab, dengan kebersamaan, maka persoalan apapun akan dengan mudah bisa kita lalui bersama, termasuk menghadapi pandemi yang masih berlangsung ini. Dengan bekerja sama, maka kita akan bisa melewati dan menghentikan wabah ini, utamanya dalam penegakkan Protokol Kesehatan,”Lanjut Anik Suharto.

Wakil Ketua DPRD POnorogo, Anik Suharto saat mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pendisiplinan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 dan Perpanjangan PPKM Mikro

Tentang kondisi di Ponorogo hingga saat ini, Anik Suharto berharap peningkatan disiplin dalam Protokol Kesehatan, kapanpun dimanapun dan siapapun. “Sampai saat ini Ponorogo masih menempati posisi teratas jumlah pasien aktif covid-19 di Jawa Timur. Hal ini menuntut kesadaran dan kedisiplinan yang luar biasa dari masyarakat untuk bisa turut menekan angka pasien covid-19 ini. Ini berlaku bagi siapapun, kapanpun dan dimanapun,” Pungkas Anik Suharto.

Data Pemkab Ponorogo menyatakan, pada tanggal 7 Maret 2021 terdapat kasus terkonfirmasi positif sebanyak 219 orang. Rinciannya, 54 orang dirawat di RS, 34 orang dirawat di shelter, dan 131 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

DPRD Kabupaten Ponorogo yang baru, periode 2019 – 2024 akhirnya menyelesaikan Tatibnya dan hari ini, Jum’at (13/09) menggelar Rapat Paripurna mengumumkan pimpinan definitifnya.

Sebelumnya, Sunarto dan Fikso Rubianto menjadi pimpinan sementara DPRD Ponorogo.

Fikso Rubianto yang membacakan Surat Keputusan dari partai yang berhak menjadi pimpinan DPRD menyampaikan bahwa posisi Ketua DPRD adalah Sunarto dari Partai Nasdem, Wakil Ketua diisi Agus Dwi Prayitno (PKB), Miseri Effendi (Partai Demokrat) dan Anik Suharto (Partai Gerindra).

Dalam wawancaranya, Ketua DPRD Ponorogo definitif, Sunarto, selanjutnya pihaknya akan mengirimkan SK dari partai kepada Gubernur Jawa Timur. “Setelah itu pelantikan Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Ponorogo definitif,” ucap Sunarto.

Sunarto melanjutkan, usai dilantik tanggal 01 September 2019 yang lalu, anggota DPRD Ponorogo terus bekerja menyusun tatib dan alat kelengkapan dewan. “Kita targetkan bulan ini sudah selesai dan kita akan bekerja menyelesaikan PR kita dalam menyusun Raperda tahun 2019 ini.” Pungkas Sunarto.

Ada beberapa perubahan dalam komposisi pimpinan DPRD Ponorogo periode lima tahun kedepan. Partai Nasdem yang menjadi pemenang Pemilu menduduki Ketua DPRD yang sebelumnya diduduki Ali Mufti dari Partai Golkar. PKB yang sebelumnya mendudukkan Slamet Haryanto di periode ini digantikan oleh Agus Dwi Prayitno, sementara dari Partai Demokrat tetap Miseri Effendi dan Partai Gerindra Anik Suharto. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin Wijaya

Ponorogo _ Portalnews www.madiunraya.com
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Anik Suharto, S.Sos menghadiri Deklarasi Anti Hoak dan Ujaran Kebencian di Mapolres Ponorogo, Senin (02/04/2018).
Bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ponorogo, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Anik Suharto sepakat bahwa ujaran kebencian dan penyebaran hoak menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini.

“Untuk itu saya mendukung kegiatan Deklarasi Anti Hoak dan Ujaran Kebencian supaya hoak dan ujaran kebencian dapat berkurang, khususnya di Kabupaten Ponorogo, apalagi menjelang Pilkada serentak atau Pemilihan Gubernur di Jawa Timur hoak dan ujaran kebencian banyak beredar di masyarakat utamanya di media-media sosial,” ucap Anik Suharto.

Kita berharap, dengan kegiatan ini para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan jajaran Forkopimda dapat meneruskan kepada masyarakat di bawah untuk menghindari hoak dan ujaran kebencian, apalagi Undang – undang ITE sudah mulai diterapkan. Jangan sampai kita menjadi penyebar kebencian dan hoak karena sanksi pidana sudah menunggu, sambung Politisi Partai Gerindra tersebut.

“Kita juga menghimbau kepada para peserta Pilkada, baik itu calon, partai pengusung, tim sukses, relawan harus menjadi motor dalam melakukan kampanye yang konstruktif yaitu menghindari penyebaran hoak atau berita tidak benar dan ujaran kebencian, selain itu hendaknya masyarakat harus bisa lebih cerdas yang artinya jangan gampang percaya dengan berita viral yang belum tentu kebenarannya, jadi harus benar-benar di sharing sebelum menyebarkan kembali berita itu.” Pungkas Anik Suharto.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Radiant, Wakapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari Ponorogo, Kasdim Ponorogo dan puluhan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Ponorogo. (adv/yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Mewakili unsur pimpinan DPRD Ponorogo, Anik Suharto menghadiri malam pisah sambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0802/Ponorogo di Rumah Dinas Bupati Ponorogo atau Pringgitan pada Sabtu (10/02/2018).

Bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ponorogo, Anik Suharto melepas Letkol (Inf) Slamet Sarjianto SE yang merupakan Dandim 0802/Ponorogo yang lama dan menyambut kedatangan Letkol (Inf) Made Sandi Agusto sebagai Komandan Kodim 0802/Ponorogo yang baru.

Dalam keterangannya,Anik Suharto mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada Letkol Slamet Sarjianto. “Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, semoga sukses ditempat yang baru, ” ujar Politisi Partai Gerindra tersebut.

Anik menambahkan bahwa atas kerja sama yang baik selama ini, Kabupaten Ponorogo dapat kondusif dalam melakukan proses pembangunan. “Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol (Inf) Made Sandi Agusto, sebagai Dandim Ponorogo yang baru, semoga koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus terjaga sehingga Ponorogo tetap kondusif menuju daerah yang dicita-citakan, ” ucap Anik Suharto.

Sebelumnya telah dilaksanakan serah terima estafet kepemimpinan di Kodim 0802/Ponorogo. (adv/yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.