PonorogoPortalnews MADIUN RAYA

Sepanjang tahun 2019, Kepolisian Resort Ponorogo merilis jumlah penyelesaian kasus yang berhasil ditangani oleh korps Bhayangkara itu.

Dari kasus Kriminal, Narkoba hingga Lantas disampaikan secara langsung oleh AKBP Arief Fitrianto, Kapolres Ponorogo didepan awak media, Selasa (31/12/2019).

Yang menarik, sebanyak 130 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019.

Selama tahun 2019, jumlah korban Meninggal Dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Ponorogo sebanyak 91 orang, ” Ucap Kapolres Ponorogo.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, prosentase laka lantas tahun 2019 dari jumlah mengalami kenaikan 6,42% dan kerugian materiil naik 13,76% yaitu mencapai 1 milyar 133 juta 500 ribu rupiah.

Selama ini, Polres Ponorogo terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus menekan angka kecelakaan Lalu Lintas itu terbukti dengan surat Tilang (Bukti Pelanggaran) yang kita keluarkan sebanyak 31.241 lembar, ” Lanjut AKBP Arief Fitrianto.

Kapolres Ponorogo berharap kerja sama dari semua pihak untuk ikut serta menurunkan angka kecelakaan di jalan raya.

Harapan kami, seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah terjadinya laka lantas dengan mentaati aturan berlalu lintas. ” Pungkas Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto.

Sementara menurut Kasat lantas Polres Ponorogo, AKP Wisnu, pihaknya akan fokus di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kota, Kecamatan Babadan dan Kecamatan Siman untuk menurunkan angka kecelakaan.

“Karena dari data yang kami dapatkan, angka kecelakaan di 3 kecamatan itu sangat tinggi, untuk itu kami akan turun ke sekolah-sekolah dan instansi lain untuk mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas. ” Pungkas AKP Wisnu. (Yah/Gin).

PonorogoPortalnews Madiunraya.com

BI Corner adalah suatu pojok atau fasilitas yang memberikan edukasi tentang peran dan fungsi bank sentral yang dapat diakses melalui koleksi cetak maupun elektronik ,di unmuh ponorogo sendiri BI Corner telah ada 3 tahun yang lalu dan di tahun ini 2019 BI Corner award berhasil di raih oleh UPT perpustakaan Unmuh Ponorogo dengan meraih juara 1 ,piala di serahkan langsung oleh deputi senior Bank Indonesia pada tanggal 29/11/2019 dan di terima oleh DR Sulton ,MSi di hotel Indonesia Jakarta

Ayu Wulansari,S.Kom.M.A
Kepala UPT perpustakaan Unmuh ponorogo mengatakan bahwa BI Corner unmuh ponorogo ini merupakan bentuk kegiatan sosial dari BI untuk pendidikan masyarakat ,BI Corner di unmuh ini berdiri sejak 2016. Dan pada tahun ni kita mendapatkan award dari Bank indonesia, BI Corner Award baru terlaksana 2 tahun ini, yang di ikuti oleh 207 peserta dari kategori Perguruan Tinggi saja. Fasilitas yang telah di berikan BI kita gunakan sebaik baiknya untuk literasi kepada masyarakat ,baik dari civitas akademika dan masyarakat luas pada umumnya,memanfaatkan aksebilitas BI kita gunakan untuk membuat sebanyak banyaknya kegiatan mengedukasi masyarakat dengan gerakan literasi bekerjasama dengan berbagai komunitas salah satunya komunitas literasi aksara surya yang merupakan ujung tombak kita berkiprah di dalam masyarakat dengan bantuan BI juga, kegiatan lain yang di laksanakan UPT Perpustakaan adalah pendampingan perpustakaan sekolah, pendampingan GLS, dan masih banyak lagi kegiatan kami yang tersentra di BI Corner,jelas ayu

Sementara itu rektor Unmuh Ponorogo Dr.Sulton,M.Si menambahkan bahwa BI Corner merupakan suatu fasilitas yang di berikan oleh BI kepada perguruan tinggi,sekolah, perpustakaan umum termasuk ke taman kanak kanak , Unmuh Ponorogo di berikan oleh bank Indonesia sejak 3 tahun yang lalu dengan harapan bisa bermanfaat bagi kalangan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan umum,dan Alhamdulillah di tahun ini unmuh ponorogo mendapatkan juara 1 tingkat Nasional kategori perguruan tinggi. Penghargaan yang di serahkan oleh Ibu Destry Damayanti Deputi Senior Gubernur BI. Dengan pencapaian ini di harapkan ke depannya untuk UPT perpustakaan Unmuh ponorogo lebih baik lagi dan lebih berkembang sesuai dengan jaman milenial ,dengan peraihan prestasi ini terbuka lebar untuk kerjasama kerjasama dengan Bank Indonesia,jelas Sulton

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya
Prestasi luar biasa di torehkan oleh siswa-siswi SDN Bangunsari dengan memborong 3 juara di ajang Thole Genduk Ponorogo di tahun 2019. Siswi SDN 3 Bangunsari yaitu Imelda Naisila Putri sebagai Genduk Ponorogo 2019, Berylia Putri sebagai Wakil III Genduk 2019, Apriliani Evelin sebagai Genduk Bertalenta 2019.

Imelda Naysila Putri yang meraih Genduk Ponorogo 2019 saat bertemu wartawan mengatakan bahwa dirinya dalam mengikuti ajang Thole Genduk merupakan suatu pengalaman yang sangat luar biasa, “Disini kita bersaing dan bertemu dengan banyak teman yang berasal dari sekolah dasar se Kabupaten Ponorogo, mereka sangat jago dan bertalenta, sehingga kita harus mengasah kemampuan kita, “jelas Imelda.

Sementara itu Naning, Guru Pendamping mengatakan bahwa ajang Thole Genduk adalah suatu ajang yang bisa memberikan pengalaman yang sangat luar biasa bagi siswa siswi di Ponorogo oleh karena itu SDN 3 BANGUNSARI selalu mengirimkan muridnya untuk mengikuti acara tersebut. “Alhamdulillah berkat kekompakan bapak ibu guru dan kerja keras anak anak itu sendiri baik dari talenta dan prestasi akademis, termasuk pengetahuan tentang budaya yang ada di Ponorogo yang perlu digembleng kepada murid murid di SDN 3 Bangunsari, kita bisa meraih prestasi yang maksimal. “, Ucap Naning.

Kepala sekolah SDN 3 Bangunsari Drs, Muhammad Iskak.,M.Pd.,MM sangat mengapresiasi prestasi yang di peroleh oleh siswa-siswi SDN 3 Bangunsari yang telah memberikan dan meraih prestasi yang luar biasa dengan mendapatkan juara wakil III Genduk, Genduk Bertalenta, dan menjadi Genduk Ponorogo 2019.
“Semua kegiatan di jalani dengan sungguh-sungguh, ikhtisar yang maksimal, dan berserah diri kepala Allah. Dengan demikian apapun yang sebelumnya tidak mungkin Insya Allah bisa menjadi mungkin, dan untuk kedepannya mudah mudahan prestasi dari murid murid SDN 3 Bangunsari lebih baik lagi,” Harap Iskak. (Aji/Gin).

Pewarta : Aji Sudrajat

Redaktur : Agin

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Dalam rangka menyusun RKPD Kabupaten Ponorogo tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Bappeda menggelar Musrenbang 2019 dengan tema “Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Produk Unggulan”, Selasa (19/03/2019) bertempat di Gedung Sasana Praja, Ponorogo.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Ipong Muchlissoni beserta Wakil Bupati, Ketua DPRD Ponorogo, Forkopimda, Bappeda Provinsi Jatim yang diwakili Biro Administrasi Pemprov Jatim, jajaran OPD, Kades, LSM dan undangan yang lain.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Ponorogo, Ir.Sumarno menjelaskan mengacu dalam undang undang no 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional adanya tahapan tahapan proses penyusunan baik rencana pembangunan jangka panjang maupun jangka menengah serta rencana pembangunan tahunan yang dituangkan dalam bentuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“RKPD tersebut memuat prioritas pembangunan daerah, rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program perangkat daerah, serta program lintas Perangkat Daerah dan program lintas wilayah serta kaidah pelaksanaan,”terangnya.

Lebih lanjut, Ir Sumarno menjelaskan guna mendukung kelancaran pelaksanaan Musrenbangkab tahun 2019 maka, Bappeda menyiapkan panduan umum yang memuat mekanisme pelaksanaan informasi umum yang berkaitan dengan rangkaian penyelenggaraan musrenbang baik dari desa atau kelurahan, tingkat kecamatan forum Perangkat Daerah hingga musrenbang kabupaten.

“Diharapkan dengan digelarnya musrenbang 2019 ini bisa bermanfaat bagi keberhasilan pembangunan kabupaten ponorogo tahun 2020 untuk mewujudkan ponorogo yang lebih maju,berbudaya dan religius,”jelas Ir Sumarno.

Sementara itu Bupati Ipong Muchlissoni dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Ponorogo harus menguatkan ekonomi masyarakat dengan terus meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. “Kita berharap pada tahun 2020 harus meningkatkan produk produk UKM ke tingkat nasional. Melalui program one village one product, program penguatan desa wisata, program bumdes, program pemberian pupuk kepada petani,”urai Bupati Ipong Muchlissoni.

Dari program tersebut kita harapkan bisa mensejahterakan masyarakat dan terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program pengembangan potensi lokal untuk mengurangi angka kemiskinan,”imbuhnya
Selain itu Ipong berharap pada tahun 2020, paling tidak dari 21 kecamatan lahir satu kecamatan muncul satu desa wisata tingkat nasional.”Program peningkatan produktivitas pertanian harus mendorong menjadikan prestasi pertanian organik di Jawa Timur bahkan nasional,”pungkasnya. (Yah/gin)

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin

Bandung, Jawa Barat – Portalnews Madiun Raya

PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan komitmennya untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia balap dengan mencetak pebalap kelas dunia melalui program pembinaan berjenjang yang terstruktur. Berlokasi di Bandung pada Sabtu (9/2), AHM mengumumkan komposisi tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang akan berjuang mengukir prestasi di berbagai kompetisi balap 2019.

Dengan mengusung semangat Satu Hati untuk Indonesia Juara, pembinaan balap berjenjang menjadi komitmen besar AHM yang diimplementasikan secara berkesinambungan sejak 2013, melalui tempaan fisik dan mental di berbagai kejuaraan balap nasional maupun internasional. Hingga kini, pembinaan tersebut telah berhasil melahirkan pebalap-pebalap berbakat yang mengukir prestasi maupun sejarah baru yang membanggakan bagi Indonesia di berbagai kejuaraan.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan pembinaan berjenjang dan terstruktur oleh perusahaan dimulai dari hulu berupa sekolah balap untuk pebalap usia dini bertalenta yang dilanjutkan ke kompetisi balap nasional hingga kelas balap bergengsi internasional di Eropa, CEV International Championship.

“Kami senang hingga saat ini dapat tetap mempertahankan dan memperkuat komitmen kami dalam mendampingi pebalap muda bertalenta memaksimalkan potensinya untuk mencapai mimpi di dunia balap. Dengan semangat Satu Hati untuk Indonesia Juara, kami ingin menginspirasi generasi muda untuk mencapai mimpi dan mempersembahkan kebanggaan bagi bangsa hingga kancah dunia,” ujar Thomas.

AHM memulai tahapan pembinaan berjenjang sejak usia dini di bawah 16 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini bagi pebalap berusia di bawah 14 tahun akan berlatih menggunakan motor balap Honda NSF100 yang sangat cocok digunakan untuk berlatih bagi pemula. Sementara itu, untuk pebalap di atas umur 14 tahun akan menggunakan Honda CBR250RR yang ketangguhan performanya telah berhasil mengantarkan putra bangsa menjadi Juara Asia dua tahun berturut-turut di kelas AP250 Asia Road Racing Championship (ARRC).

AHM juga turut memperkuat pembinaan dasar tersebut dengan melengkapi fasilitas dan mendukung proses pembelajaran bagi para siswa AHRS, seperti transportasi, akomodasi dan kebutuhan balap di sirkuit. Tahun ini juga terdapat program baru untuk pebalap AHRS di bawah umur 14 tahun, mereka akan mendapatkan pelatihan intensif eksklusif. Mereka akan dilatih layaknya pebalap profesional, dimulai dari latihan fisik di pagi hari, dilanjutkan dengan pembelajaran materi, kursus public speaking dan ditutup dengan mini race pada sore harinya.

Menuju kancah balap nasional, AHM menggelar pesta balap one make race nasional bertajuk Honda Dream Cup di berbagai kota sebagai wadah pecinta balap Tanah Air. Berbagai dukungan untuk tim balap yang terjun pada Kerjunas sport Indospeed Race Series dan Motoprix juga dilakukan.

Tingkat Asia

Setelah melewati jenjang nasional, AHM mempersiapkan pebalapnya untuk berlaga di balapan level Asia sebagai bagian memperkuat strategi penjenjangan balap dengan mengusung 12 pebalap binaan untuk bertanding di kancah Asia tahun ini. Sebanyak 5 pebalap sukses lolos seleksi akhir di tahun lalu untuk berlaga di Asia Talent Cup (ATC) musim 2019 yang dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia, MotoGP. Para pebalap yang akan bergabung di ATC adalah Mohammad Adenanta Putra, Afridza Syach Munandar, Herjun Adna Firdaus, Muhammad Hildhan Kusuma dan Abdul Gofar Mutaqim.

Para pebalap muda berbakat Indonesia, Herlian Dandi dan Azryan Dheyo Wahyumaniadi, juga diberi kesempatan oleh AHM untuk menambah jam terbang sekaligus mengasah kemampuan mereka di Thailand Talent Cup (TTC). Pada ajang balap di mana AHRT berhasil menjadi juara umum di tahun 2018 ini, para pebalap muda tersebut akan merasakan atmosfer balap menggunakan motor Honda NSF250R.

Strategi penjenjangan balap di level Asia semakin diperkuat dengan keikutsertaan AHRT di ARRC 2019. Pada event bergengsi ini AHM kembali mengandalkan Andi “Gilang” Farid Izdihar untuk berlaga di kelas Supersports 600cc. Menemani Andi Gilang, Rheza Danica Ahrens yang sebelumnya berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih Juara Asia di kelas Asia Production 250cc (AP250) tahun 2018, akan berlaga juga di kelas ini.

Sementara itu, pada kelas AP250, AHM mengikutsertakan Awhin Sanjaya, Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya yang tahun lalu berlaga di ATC. Ketiganya bertekad untuk mempertahankan gelar Juara Asia yang selama dua tahun berturut-turut dipegang oleh AHRT dengan tetap mengandalkan motor berperforma tinggi Honda CBR250RR.

Selain ajang balapan road race, AHM juga menerjunkan pebalapnya ke kompetisi ketahanan di Suzuka untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental, konsistensi dan kestabilan pebalap binaannya. Pada ajang ketahanan Suzuka 4 Hours Endurance, dua pebalap muda Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya akan berjuang gigih mengibarkan merah putih di Sirkuit Suzuka yang nyaris didapatkan tahun lalu.

Pada jenjang uji ketahanan yang lebih tinggi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship, Andi Gilang berkesempatan untuk membuktikan ketangguhannya di ajang yang sangat bergengsi ini. Andi akan menghadapi para pebalap tangguh dunia selama 8 jam di lintasan balap dengan dinaungi tim Honda Asia Dream Racing.

Balapan Eropa

Menuju jenjang yang lebih tinggi, AHM juga telah mempersiapkan pebalapnya untuk bertarung di CEV International Championship. Ajang balap bergengsi di Eropa ini merupakan gelaran balap terdekat dengan Grand Prix yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia. Kesempatan besar ini diberikan pada Mario Suryo Aji yang akan berlaga di CEV Moto3 Junior World Championship. Pebalap muda asal Magetan bergelar “Super Mario” ini akan menjajal sirkuit Eropa untuk pertama kalinya di usia 15 tahun.

Sementara itu, Gerry Salim yang sebelumnya bertanding di Moto3, kali ini bertanding ke ajang CEV Moto2 European Championship. Berbekal kompetensi dan pengalamannya membalap motor di sirkuit Eropa, arek Suroboyo ini akan berjuang gigih untuk mencetak prestasi membanggakan untuk Indonesia. Pada balapan ini Gerry akan didampingi oleh Andi Gilang yang juga akan berlaga selama 4 seri di kejuaraan ini.

Untuk meningkatkan skill dan fokus berlatih agar dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia, baik Gerry dan Mario akan menetap sementara di benua Eropa. Hal ini agar mereka terbiasa mendalami medan balap di Eropa. Selain itu, Mario juga akan balapan di Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk mengasah kemampuannya di berbagai sirkuit MotoGP. (Aji/Gin)

Pewarta : Moh Aji

Redaktur : Agin

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Relawan pendukung Pasangan Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin, AyoJO! Mataraman menggelar kegiatan Festival Kesehatan Gratis di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Sabtu (17/11).

Kegiatan yang dikemas dalam penyuluhan tentang Stunting dan Lomba Kesehatan tersebut dihadiri puluhan ibu – ibu yang datang dari berbagai wilayah di Kecamatan Sukorejo.

Menurut Titis Mursito, Koordinator Kabupaten Ponorogo Relawan AyoJo!, menjelaskan bahwa selain kegiatan penyuluhan, acara yang digelarnya tersebut mau tidak mau adalah untuk mengkampanyekan Pasangan Calon Presiden Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin. “Ini adalah bukti keseriusan kami untuk memenangkan Pak Jokowi – Kyai Ma’ruf di wilayah Mataraman, utamanya di Ponorogo, “terang Titis kepada awak media, Sabtu (17/11).

Walaupun kampanye, kami mengemas dalam kegiatan edukatif, yaitu ada transfer ilmu kesehatan kepada masyarakat, yaitu pencegahan stunting untuk anak keturunan kita, sambung Titis.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesehatan bagi generasi penerus kita sehingga Indonesia bisa terus berkembang dan maju di masa yang akan datang. “pungkas Titis.

Sementara, Koordinator Daerah (Korda) Relawan AyoJO! Mataraman, Musowir, dalam sambutannya mengajak hadirin untuk kembali memilih Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin karena sudah ada hasil yang nyata dalam pembangunan di periode pertama pemerintahan Joko Widodo. “Dulu saat ke Surabaya, kita memerlukan waktu 5 jam, namun saat ini kita hanya menempuh 3 jam lewat jalan tol, ini adalah salah satu keberhasilan Pak Jokowi dalam membangun infrastruktur,” jelas Musowir.

Jadi, keberhasilan Pak Jokowi harus kita teruskan supaya Indonesia menjadi negara yang maju di masa yang akan datang, sambung Musowir.

“Selain itu, Pak Jokowi terus menjaga NKRI dari paham radikalisme yang ingin merubah dasar negara kita, hal itu yang harus kita dukung. ” pungkas Musowir.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Stunting oleh dr Dwi dari RS Griya Waluyo Ponorogo. (yah/gin).

Pacitan – Portal Madiun Raya
Anggaran dana desa tahun 2019 mendatang direncanakan naik 73 – 80 Triliun rupiah. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Desa Percepatan Daerah Tertinggal, Eko Putro Sandjojo disela sela kunjungannya ke Pacitan Jawa Timur, Selasa (26/06).

Menurut Menteri Eko, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada menteri keuangan untuk menaikan anggaran dana desa dari yang sekarang 60 Triliun menjadi 73 hingga 80 triliun untuk tahun 2019 mendatang. “Itu semua tergantung penyerapan dana desa tahun ini, jika penyerapannya bagus maka tahun depan dana desa akan dinaikkan”,ujar Menteri Eko.

Namun sebagaimana instruksi dari Presiden, bahwa dana desa merupakan dana untuk pembangunan desa sehingga harus dikelola dengan baik dengan sistem swakelola artinya pengerjaan proyek dana desa tidak boleh menggunakan kontraktor, sambung Menteri Eko.

“Selain itu, 30% dari anggaran proyek pembangunan dana desa harus digunakan untuk upah, sehingga dengan adanya upah tersebut akan membuat perputaran uang didesa lebih banyak lima kali lipat, harapannya perekonomian di desa akan cepat tumbuh”,lanjut Menteri Eko.

Jadi sekali lagi, tujuan dana desa adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di desa. Maka dari itu pergunakanlah dana desa dengan sebaik mungkin dengan kreatifitas yang sesuai dengan potensi yang ada didesanya masing masing, harap Menteri Eko.

“Dengan dana desa, kita berharap tidak ada lagi daerah atau desa yang tertinggal, karena dengan dana desa akan bisa membangun banyak hal seperti infrastruktur, pemberdayaan dan pembangunan yang lain”,pungkas Menteri Desa PDTT tersebut. (yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.