Selama Nyai Korek kuasai Pringgitan dan Alun-Alun, Ponorogo belum bisa dipimpin Bupati Perempuan

oleh -Dibaca oleh : 181443 Pemirsa

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sosok Nyai Korek diyakini sebagian warga Ponorogo sebagai DANYANG atau penguasa yang MBAUREKSO atau menguasai Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati dan Alun-Alun Ponorogo.

Sosok Nyai Korek digambarkan sebagai Makhluk Halus yang berjenis kelamin perempuan. “Jadi mitos tentang Nyai Korek yang Mbaurekso Pringgitan itu sudah ada sejak kecil dan diceritakan Mbah-Mbah saya sejak dulu, dia adalah Makhluk Halus Perempuan yang bisa saja jatuh cinta kepada Bupati Ponorogo. Biasanya dia masuk ke tubuh pegawai-pegawai perempuan yang ada di Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan disukai oleh Sang Bupati,” ujar Muh Yani Wijaya, Ahad (31/10/2021).

Sedangkan Nyai Korek sendiri, digambarkan oleh Yani merupakan anak buah Nyai Roro Kidul. “Kalau Kanjeng Nyai Roro Kidul itu menguasai Pulau Jawa dan Pesisir Laut Selatan, maka Nyai Korek itu menguasai Pringgitan dan Alun-alun Ponorogo,”tambah Muh Yani Wijaya.

Karena sosok Nyai Korek yang berjenis kelamin perempuan itulah, lanjut Yani, dia akan merasa tersaingi jika ada Bakal Calon Bupati Perempuan di Ponorogo. “Sehingga kalau kemarin ada calon Bupati Perempuan yang kuat sebelum Pilkada Ponorogo tahun 2015 secara misterius Calon tersebut menemui masalah dan gagal dalam mencalonkan Bupati. Walaupun ini mitos tapi saya banyak menemukan kecocokannya,”jelas Muh Yani.

Yani juga menyebutkan bahwa Nyai Korek hanya merasa tersaingi jika ada Calon Bupati yang notabene nanti bakal menghuni di Pringgitan. “Namun untuk Wakil Bupati Perempuan, Nyai Korek tidak masalah. Dan seperti saat ini terjadi, Bupatinya Pak Sugiri Sancoko dan Wakilnya Bu Lisdyarita. Jadi intinya, kalau selama masih ada Nyai Korek di Pringgitan maka Calon Bupati Perempuan di Ponorogo jika ada, itu belum kuat dan biasanya akan menemui masalah dan gagal dalam pencalonannya,” tambah Muh Yani.

Namun jika suatu ketika ada Bupati Ponorogo yang merupakan Perempuan, itu dipastikan Nyai Korek sudah tidak menguasai Pringgitan lagi. “Yang jelas semua makhluk apapun didunia, itu tidak ada yang abadi. Bisa saja dia pindah tempat ataupun mati. Yang kekal dan abadi adalah Pencipta kehidupan sendiri, yaitu Alloh SWT. Mitos ini silahkan saja, bagi yang percaya monggo, tidak percaya juga tidak apa-apa.”Pungkas Muh Yani Wijaya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.