PDP Surabaya asal Desa Blembem wafat di RSU Aisyiyah

oleh -Dibaca oleh : 206.212 Pemirsa
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Seorang warga Surabaya yang berasal dari Desa Blembem Kecamatan Jambon Ponorogo dikabarkan meninggal dunia setelah dirawat selama 3 hari di RSU Aisyiyah.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Bupati Ponorogo melalui broadcast di WA Group “Salah satu PDP yang disebut seorang ibu 57 tahun dari Desa Blembem meninggal dunia, perlu saya klarifikasi bahwa yang bersangkutan satutusnya bukan warga Blembem, tapi warga Surabaya asli Desa Blembem,” Ucap Bupati Ipong Muchlissoni, Ahad (10/05).

Lebih lanjut Bupati menjelaskan meskipun KTP nya masih KTP Ponorogo, Ibu itu tinggal di Surabaya. “Beliau bekerja atau jualan di Surabaya, disana kondisinya sakit beberapa hari, lalu oleh anaknya yang masih tinggal di Blembem di jemput, seharus nya dibawa ke rumah sakit di Surabaya, karena protokol nya jika sakit tidak boleh keluar daerah tersebut tanpa izin pemerintah setempat, ” Lanjut Bupati Ipong Muchlissoni.

Setelah dibawa pulang, Bupati menjelaskan diperjalanan makin sakit. “Akhirnya langsung dibawa ke Aisyah Ponorogo dan tidak sempat dibawa pulang dan hari ini hari ketiga yang bersangkutan meninggal, rapid test nya reaktif, sementara test swab nya hasilnya belum keluar,” Jelas Bupati Ipong Muchlissoni.

Diakhir keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa pemakaman yang bersangkutan sesuai protokol Covid 19. “Insya Allah almarhumah husnul khotimah….Amiiiiin.” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah/Gin).

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.