Patah Hati dengan TKW, Pemuda asal Sukorejo NEKAT Gantung Diri

oleh -Dibaca oleh : 302.245 Pemirsa

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM

Di duga mengalami depresi masalah asmara dengan tunangannnya yang bekerja di Luar Negeri, seorang warga Dukuh Krajan RT 02 Rw 02 Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo bernama Amsori Prayitno nekat bunuh diri.

Menurut Kapolsek Sukorejo, Iptu Sukron Mukarom menyampaikan bahwa dilaporkan pada hari Kamis tanggal 6 Januari 2022 pukul 06.00 Wib Unit Reskrim Polsek Sukorejo bersama Piket Spkt telah mendatangi kejadian orang meninggal dunia karena gantung diri di Dukuh Krajan RT 002 RW 002 Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo.

“Kepala Desa Sukorejo melaporkan kematian warganya itu atas nama Amsori Prayitno (36) yang merupakan warga Dukuh Krajan RT 02 Rw 02 Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo,” ucap Iptu Sukron Mukarom, Kamis (06/01/22).

Untuk kronologi, Kapolsek menjelaskan bahwa
Pada hari Kamis tanggal 6 Januari 2022 sekira pukul 05.00 wib saksi bernama KATENO pada saat akan menghidupkan mesin pompa air untuk mengairi sawah yang ada di Dukuh Krajan Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo pada saat melintas di jalan setapak menuju sawah melihat korban sudah tergantung menggunakan tali tampar/plastik pada sebuah pohon asem dengan ketinggian kurang lebih 3(tiga) meter dari tanah dan kondisi sudah meninggal dunia, selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tersebut ke warga lainya.

“Tidak di temukan tanda tanda aniaya kekerasan pada diri korban, Korban gantung diri di duga karena depresi masalah Asmara dengan tunanganya yang saat ini masih bekerja sebagai PMI di Taiwan,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek juga menyampaikan bahwa barang bukti ada seutas tali tampar plastik warna kuning panjang 2,5 meter. “Kemudian sepasang sandal jepit merk ” NEW ERA” warna hitam milik korban, 1 buah kaos singlet/kaos dalam warna hitam, 1 buah celana kolor pendek warna abu abu,” jelas Iptu Sukron Mukarom.

Sementara ciri-ciri mayat, Kapolsek juga menguraikan korban memakai Kaos singlet /kaos dalam warna hitam, celana kolor pendek warna abu abu. “Kemaluan mengeluarkan sperma, Keluar kotoran/veces, Tinggi mayat 165 cm, Berat 65 Kg, Luka lecet pada kaki sebelah kiri, Terdapat luka bekas jeratan pada leher, Terdapat lebam mayat pada area punggung tubuh korban,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban sudah menerima dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.