Pasar Legi Munggah Molo, pembangunan dijadwalkan selesai tepat waktu

oleh -2070 views

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Pemasangan atap paling atas atau rooftop, yang dalam bahasa Jawa disebut “Munggah Molo” di Pasar Legi Ponorogo dilakukan pada hari ini, Rabu (05/08/2020).

Secara simbolis, Bupati Ponorogo didampingi Komisi V DPR RI, Hj. Sri Wahyuni melakukan pemasangan kuda kuda atap Pasar Legi atau Munggah Molo itu.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Ponorogo, Anggota Komisi V DPR RI, Hj. Sri Wahyuni, Forkopimka, Ketua DPRD, pimpinan OPD serta jajarannya.

Bupati Ipong Muchlissoni menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Legi tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bersama pemeritah pusat kepada masyarakat Ponorogo. “Pasar Legi adalah kebanggan masyarakat Ponorogo, setelah sempat mangkrak karena kebakaran yang melanda beberapa tahun silam, pasar ini dibangun dengan APBN dengan nilai 154 miliar dan akan menjadi ikon serta pusat perputaran ekonomi di Ponorogo, ” Terang Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati juga menyebutkan bahwa proses pembangunan pasar legi itu tidak lepas dari peran anggota Komisi V DPR RI Hj. Sri Wahyuni yang mengajukan usulan ke Presiden dan di Kementrian Perdagangan serta Kementrian PUPR. “Ahamdulillah pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui APBN senilai Rp 180 M dan dari APBD sekitar 4% senilai 10 M yang nantinya untuk jenset dan Cold Storage, sehingga para pedagang yang perlu ruangan pendingin agar bisa memanfaatkannya,” Lanjutnya.

Bupati Ponorogo menyampaikan bahwa saat ini pembangunan pasar legi hampir selesai, “Nantinya bisa menampung baik pedagang pasar legi, pasar lanang, pasar stasiun bisa ikut berjualan di pasar sini, daya tampungnya lebih besar dibanding yang lalu yaitu sebanyak 4000 pedagang,” ujar Bupati Ponorogo.

Pasar legi mengusung konsep ramah lingkungan. “Selain itu, bangunan Pasar Legi ini sangat luas sekali, ada masjid yang bisa menampung 500 jemaah juga ada tempat untuk nongkrong serta tersedia juga lift, Insya Allah pada akhir tahun ini pembangunan Pasar Legi dijadwalkan sudah rampung. Mudah mudahan pada tahun 2021 bisa beroperasi. ” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni.

Anggota DPR RI Komisi V yang juga hadir dalam kegiatan itu mengaku cukup senang dengan progres pembangunan pasar tersebut.

Hj.Sri Wahyuni menjelaskan bahwa pembangunan pasar legi yang telah berjalan selama hampir 5 bulanan ini pengerjaanya berjalan lancar dan cepat. “Alhamdulillah sangat puas serta tidak ada kendala meskipun pembangunan ditengah pandemi covid-19.Dan Insyallah pengerjaan pembangunan pasar legi dijadwalkan akan rampung pada akhir Desember tahun ini,” ucapnya.

Sri Wahyuni berharap kepada para pedagang dapat melakukan aktivitas berdagang dengan baik dan nyaman. “Pasar Legi selain luas juga modern dan mampu menampung banyak pedagang. “Pungkasnya. (Yah).

Tinggalkan Balasan