Launching Tanda Tangan Elektronik dan Gebyag Reyog tanggal 11 di Desa Serangan, Sukorejo

oleh -2025 views
Bambang Irawan, S.Sos, Kepala Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. (Foto - Yahya)
Bambang Irawan, S.Sos, Kepala Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. (Foto - Yahya)

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Desa Serangan Kecamatan Sukorejo menjadi tempat dilaunchingnya Pelayanan Publik berbasis Tanda Tangan Elektronik, sekaligus Gebyag Reyog Ponorogo setiap tanggal 11 di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (11/07/2020).

Kepala Desa Serangan, Bambang Irawan, S.Sos, menyambut baik launching dua kegiatan penting di Pemerintah Kabupaten Ponorogo itu dilakukan didesanya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang melaunching percepatan pelayanan publik berbasis Tanda Tangan Elektronik, sehingga dengan layanan ini, masyarakat desa kami bisa dengan cepat mendapatkan rekomendasi cukup di tingkat desa dan mempergunakan rekomendasi itu sesuai peruntukannya,” Ucap Bambang kepada awak media.

Wakil Bupati Ponorogo, Dr Drs H Soedjarno, MM melaunching Tanda Tangan Elektronik dan melakukan Pers Release di Desa Serangan Kecamatan Sukorejo. (Foto – Yahya)

Yang kedua, lanjut Bambang, pihaknya juga berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Ponorogo yang juga melaunching pertunjukkan Reyog Ponorogo setiap tanggal 11 setiap bulannya. “Alhamdulilah, setelah terhenti hampir 4 bulan akibat Pandemi Covid 19, Pertunjukkan Reyog Ponorogo setiap bulan bisa kita lakukan kembali, tentu saja dengan penerapan Protokol Kesehatan secara disiplin, baik kru pemain Reyog Ponorogo, maupun penonton, mereka menggunakan Masker dan Face Shield, penontonnya pun juga wajib memakai masker dan menjaga jarak, ini yang akan terus kita lakukan saat menggelar pertunjukkan Reyog Ponorogo di era Adaptasi Kebiasaan Baru,” Urai Bambang Irawan.

Kepala Desa Serangan juga menyampaikan bahwa pihaknya terus aktif dalam melestarikan Seni Reyog Ponorogo. “Kami memiliki Sanggar Wiro Luhur Desa Serangan yang menjadi tempat membimbing dan membina anak-anak kami untuk bisa menari Reyog Ponorogo, selama ini, anak-anak kami tersebut yang berlatih dan menggelar pertunjukkan Seni Reyog Ponorogo, harapan kami dengan adanya sanggar ini, seni budaya kebanggaan kami tersebut tetap lestari dan menjadi kebanggan bagi generasi muda kami.” Pungkas Bambang Irawan, S.Sos. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan