Isteri Meninggal karena Covid, Suami gantung diri sesaat hendak Test Swab

oleh -20304 views
Ditinggal Sang Isteri karena Covid 19, Sudarmanto memilih Gantung Diri
Ditinggal Sang Isteri karena Covid 19, Sudarmanto memilih Gantung Diri

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya
Sudarmanto (47), warga Jl Dieng Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo memilih mengakhiri hidupnya dengan seutas tali yang melilit di lehernya.

Kejadian tersebut diketahui oleh para saksi pada Senin pagi (28/08) yang kemudian dilaporkan ke Polsek Ponorogo.

Menurut Kapolsek Ponorogo, AKP Haryo Kusbintoro, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada warga di wilayah hukumnya yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri. “Korban diketahui meninggal dunia pada Senin pagi ketika hendak berangkat ke Puskesmas Ponorogo utara untuk Test Swab”, ujar Kapolsek.

Setelah melakukan olahraga TKP, Kapolsek memberikan pernyataan bahwa sebelum kejadian gantung diri tersebut, istri korban meninggal dunia karena covid 19. ” Isteri korban yang bernama Srini meninggal dunia pada hari Minggu tgl 22 Agustus 2021 pukul 18.00 karena positif Covid 19,” Lanjut AKP Haryo.

Kemudian pada hari Senin tanggal 23 Agustus 2021 sekitar pukul 06.00 wib korban bersama saksi berencana akan berangkat ke puskesmas Ponorogo utara untuk melaksanakan swab antigen. “Ketika pelapor memanggil mengetok dan membuka pintu kamar korban ternyata korban sudah
dalam keadaan menggantung di tiang tempat tidur dengan menggunakan tali tambang berwarna putih dengan posisi menghadap ke barat laut dan diketahui sudah meninggal dunia. Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo, ” Urai Kapolsek Ponorogo.

Dari hasil pemeriksaan petugas, AKP Haryo Kusbintoro menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada diri korban. “Korban meninggal dunia diduga karena murni gantung diri karena terdapat bekas jeratan tali tampar luka pada leher. Dan yang terakhir, test posmortem korban hasilnya Positif. Setelah dilakukan pemeriksaan secara Instensif, korban kemudian dimakamkan dengan Protokol Kesehatan.” Pungkas Kapolsek Ponorogo. (Yah).

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.