Hadiri Munggah Molo Pasar Legi, Ketua DPRD Ponorogo : Pembangunan Pasar Legi sesuai dengan jadwal

oleh -Dibaca oleh : 2025 Pemirsa
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto berdo'a saat Munggah Molo Pasar Legi Ponorogo.
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto berdo'a saat Munggah Molo Pasar Legi Ponorogo.

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Ketua DPRD Ponorogo menghadiri Prosesi Muggah Molo Pasar Legi, Rabu Pon, 5 Agustus 2020, tepat pukul 8.20 WIB.

Molo atau kuda-kuda atap pada bagian tertinggi gedung baru Pasar Legi Ponorogo yang sedang dalam pembangunan resmi dipasang.

Pemasangan paku emas, pemotongan tumpeng, dan doa bersama menjadi tanda bahwa Pasar Legi Ponorogo resmi munggah molo.

Adat munggah molo dilaksanakan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni beserta istri Sri Wahyuni yang juga anggota Komisi V DPR RI, Ketua DPRD Ponorogo, Forkopimda Kabupaten Ponorogo, para manajer PT Adhi Persada Gedung (APG) – pelaksana proyek pembangunan gedung Pasar Legi- dan sejumlah pejabat di Pemkab Ponorogo.

Foto bersama usai Munggah Molo Pasar Legi Ponorogo.

Pemasangan paku emas seberat 20 gram dilakukan oleh Bupati Ipong. Paku emas ditanam di salah satu rangka besi yang sudah dilubangi dan kemudian dilas lalu dicat. Sebelumnya, rangka atap tersebut disiram air kembang tujuh rupa oleh anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni.

Pengangkatan molo dengan tower crane ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati Ipong dan seluruh anggota Forkopimda Ponorogo. Doa dipimpin oleh para ulama di Ponorogo. yaitu Ketua MUI Ponorogo KH Ansor Rusdi dan dilanjutkan oleh KH Bahtiar Harmi. Prosesi diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Ipong dan istri Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni yang kemudian diserahkan kepada para manajer PT APG.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk melestarikan adat budaya jawa. “Kita juga berdo’a agar pembangunan Pasar Legi dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya,” Ucap Sunarto.

Ketua DPRD Ponorogo saat meghadiri Munggah Molo Pasar Legi.

Selain itu, dengan prosesi itu, Pasar Legi dapat bermanfaat bagi masyarakat Ponorogo untuk peningkatan kegiatan ekonomi. “Yang terpenting adalah tidak terjadi lagi kebakaran ataupun musibah yang lain dengan pembangunan yang modern termasuk keamanan dari berbagai kemungkinan musibah yang mungkin akan terjadi sehingga masyarakat Ponorogo tidak menderita kerugian,” Tambahnya.

Dengan prosesi tersebut, Sunarto menilai tidak ada kendala dalam pembangunan Pasar Legi yang nantinya menjadi kebanggan bagi masyarakat Ponorogo. “Sesuai dengan jadwalnya dan semoga kedepan teru lancar tanpa halangan ataupun rintangan apapun.”Pungkas Sunarto.

Bupati Ponorogo menjelaskan bahwa pihaknya melakukan tradisi agar pembangunan Pasar Legi dapat selesai dengan tepat waktu dan tidak ada halangan apapun. “Hari ini, Rabu Pon, 5 Agustus (2020) kita resmi melakukan munggah molo. Ini bentuk kesyukuran dan ikhtiar kita. Kita mohon keselamatan atas pembangunan gedung ini, semoga menjadi berkah dan manfaat bagi kita semua. Semoga direstui Allah SWT,” ungkap Bupati Ipong usai prosesi munggah molo.

Pekerjaan yang juga disebut pemasangan rooftop ini akan dilanjutkan dengan finishing interior dan eksterior serta pekerjaan mekanikal. Untuk pekerjaan struktur diperkirakan mencapai 100 persen dalam beberapa hari ke depan. Selesainya struktur bangunan berarti hampir separuh tahapan pembangunan telah dilalui. Diperkirakan pekerjaan gedung selesai di Desember 2020. (ADV/Yah/Gin)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.