Diikuti 6.221 peserta, Ngonthel Bareng Santri Bersarung dan Berpeci di Ponorogo raih REKOR MURI

oleh -Dibaca oleh : 231269 Pemirsa
Pemkab Ponorogo meraih Rekor MURI Ngonthel Bareng dengan memakai Sarung dan Berpeci memperingati Hari Santri tahun 2021
Pemkab Ponorogo meraih Rekor MURI Ngonthel Bareng dengan memakai Sarung dan Berpeci memperingati Hari Santri tahun 2021

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Memperingati Hari Santri tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Ponorogo berhasil memecahkan rekor MURI setelah kegiatan Ngonthel Bareng Santri Bersarung dan Berpeci secara Protokol Kesehatan dalam Percepatan Vaksin dan Launching Satgas Prokes Kab Ponorogo, Minggu (24/10/2021) diikuti oleh 6.221 peserta.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengucapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, hari ini kegiatan Ngonthel Bareng Santri Bersarung dan Berpeci dengan menjaga Prokes dalam rangka Hari Santri Nasional 2021 serta promosi percepatan Vaksinasi Covid-19 dan pelantikan Satgas Protokol Kesehatan Pemkab Ponorogo untuk Ponorogo Hebat resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI),”Ucap Kang Giri, panggilan akrabnya.

Meskipun dengan peserta terbanyak, yaitu 6.221 orang, Kang Giri menyebutkan bahwa kegiatan itu tetap menerapkan Protokol Kesehatan. “Kita bersepeda santai dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak. Pelaksanaan ngonthel bareng terbagi dalam 6 titik lokasi,”terang Kang Giri.

Dengan penghargaan tersebut Kang Giri juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja dalam membangun Ponorogo Hebat. “Kita akan serius bekerja dan mensinergikan semua kekuatan untuk membangun Ponorogo menuju Ponorogo yang Hebat.”Pungkas Kang Giri.

Mengambil Start di Masjid Tegalsari dan finish di Alun-alun Ponorogo, diikuti berbagai lapisan elemen masyarakat di Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris Menteri Perekonomian, Susi Wijono Moegiarso memberangkatkan kegiatan tersebut.

Perwakilan Museum Rekor Indonesia (MURI), Sri Widayati sangat mengapresiasi kegiatan itu. “Kabupaten Ponorogo mencatatkan rekor terbaru dengan jumlah peserta terbanyak bersepeda onthel menggunakan sarung dan peci dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.” Jelasnya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.