Cerita Wakil Wali Kota Madiun Indaraya, yang berhasil membujuk warganya agar rumahnya boleh dibersihkan setelah di Video Call

oleh -20696 views
Rumah Mbah Sumardi, sebelum dan sesudah dibersihkan setelah di Video Call oleh Wakil Walikota Madiun
Rumah Mbah Sumardi, sebelum dan sesudah dibersihkan setelah di Video Call oleh Wakil Walikota Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wakil Wali Kota Madiun, Indaraya, mempunyai cerita yang unik setelah membujuk salah satu warganya agar rumahnya dapat dibersihkan dan tidak mengganggu kesehatannya dengan cara memvidio callnya.

“Mbah Sumardi adalah sosok yang ceria, semangat kerja yang luar biasa. Beliau berusia 65 tahun, belum menikah dan bekerja hanya sebagai sebagai penjual rokok keliling. Berawal dari laporan salah satu warga Josenan mengenai kondisi tempat tinggal Mbah Sumardi yang sangat tidak layak,” Ujar Wawali Indaraya mengawali cerita yang diunggah di akun Instagramnya. @indaraya.

Setelah mendengar laporan, dirinya langsung mengontak @baznaskotamdn @pintusedekahae dan @dinsospppa_kotamadiun untuk menindaklanjuti. “Alhamdulillah banyak sekali yang bahu membahu membantu. Mbah Sumardi ini termasuk hoarder, istilah gampangnya adalah “nyusuh”. Susah melepaskan barang2 miliknya walaupun sudah tidak diperlukan,”Lanjut Wawali Madiun.

Jadi ketika rumahnya mau dibersihkan, sempat terjadi tarik ulur. “Akhirnya, saya Video Call deh beliau, saya beri pengertian bahwa menyimpan barang-barang seperti itu bisa mengganggu kesehatan, jadi sarang tikus dan lain lain. Alhamdulillah setelah ngobrol ngalor ngidul diselingi becanda-canda, akhirnya beliau setuju untuk merelakan semuanya dibersihkan. Tim tagana langsung gercep sat set wat wet,”Urai Wawali Indaraya.

Kurang lebih seminggu pengerjaan rumah Beliau, Sekarang sudah bersih layak huni seperti terlihat di video 4 slide terakhir. Sehat-sehat ya Mbah Sumardi. “Saya pribadi mengucapkan Matursuwun sanget untuk semua yang sudah ikut membantu.”Pungkas Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.