Cerita Mas Mujid sembuh dari gejala Covid 19 saat menjalani Isolasi Mandiri

oleh -2036 views
Mujid, salah satu tokoh pemuda yang menceritakan pengalamannya saat terjangkit gejala Covid 19
Mujid, salah satu tokoh pemuda yang menceritakan pengalamannya saat terjangkit gejala Covid 19

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Aktivitas Mujid, seorang aktivis yang juga tokoh pemuda asal Tegalombo Pacitan harus terhenti kurang lebih dua pekan.

Hal itu dikarenakan yang bersangkutan mengalami gejala seperti terkena Covid 19. “Gejalanya mirip dengan Covid 19. Badan meriang, persendian linu dan tidak bisa mencium bau. Untuk itu saya langsung istirahat total di rumah dan melakukan Isolasi Mandiri dengan ketat, semua orang termasuk keluarga, teman saya larang untuk mendekat,”Ucap Mujid kepada Portalnews Madiun Raya, Selasa (01/09/2021).

Lebih lanjut Mujid menceritakan bahwa yang dilakukan pertama kali selain isolasi mandiri dia berusaha tetap tenang semaksimal mungkin. “Yang pertama saya lakukan adalah mengelola pikiran saya, jangan sampai stres dan berpikir yang tidak-tidak karena menurut saya pikiranlah yang akan mengkontrol kita. Jika kita sampai stres maka kesehatan kita akan otomatis menurun, caranya ya banyak, bisa menyibukkan dengan aktivitas seadanya ataupun beribadah se khusyuk mungkin,”Jelas Mujid di kediamannya.

Yang kedua, saat mengetahui nafsu makannya menurun Mujid terus memaksa dirinya untuk makan. “Saya sadar, bahwa saya sangat jijik saat melihat makanan. Namun itu semua saya lawan dengan memaksa untuk makan. Apapun makanannya terlihat sangat tidak enak, namun saya bertekad agar semua bisa berakhir dengan makan. Akhirnya saya paksa untuk makan dan minum. Walaupun mau muntah, saya tetap memaksa memasukkan makanan ke dalam tubuh saya,”lanjut Mujid.

Dengan kedua langkah tersebut akhirnya Mujid merasakan gejala mirip Covid 19 yang dideritanya itu bisa hilang setelah kurang lebih dua pekan dirinya melakukan Isolasi Mandiri. “Alhamdulillah kini saya semakin sehat, sudah tidak meriang, linu dan sudah bisa mencium bau seperti semula. Jadi menurut saya, yang terpenting kalau terjadi sesuatu pada diri kita, langkah pertama janganlah panik. Tetap tenang dan berpikir jernih, bahwa ada penyakit ada pula obatnya. Yang terpenting lagi ada Alloh SWT, kepada Nya lah kita meminta segala sesuatu, termasuk kesehatan, keselamatan dan umur panjang.”Pungkas Mujid. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.