Masyarakat Desa Bukur Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun aktif mengikuti Senam Terapi di tengah pandemi

Madiun – Portalnews Madiun Raya

Untuk meningkatkan imunitas di tengah Pandemi Covid 19, masyarakat Desa Bukur Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun secara rutin mengikuti Senam Terapi yang dilaksanakan di Halaman Balai Desa Bukur setiap Minggu Pagi.

Menurut Kepala Desa Bukur, Ratna Detaria Diyandira, SH, pihaknya all out untuk melawan Pandemi Covid 19. “Selain gencar sosialisasi 5 M dan PPKM Mikro serta Vaksinasi, kami secara rutin menggelar Olahraga secara rutin salah satunya Senam Terapi untuk meningkatkan imunitas, ” Ucap Ratna kepada Portalnews Madiun Raya, Ahad (20/06/2021).

Lebih lanjut Ratna Detaria Diyandira, menyatakan bahwa kegiatan Senam Terapi itu diikuti oleh warga desanya. “Dengan kegiatan ini kami berharap imunitas warga kami bisa terjaga dan terus meningkat agar bisa melawan segala jenis penyakit utamanya Covid 19 yang selama bulan Juni ini grafiknya terus meningkat, ” Lanjut Ratna.

Untuk itu, Kades Bukur sengaja mengundang Instruktur Senam Profesional. “Anggaran untuk kegiatan ini, termasuk instruktur senam kita ambilkan dari Anggaran Dana Desa tahun 2021,” Jelas Ratna.

Ratna juga mengungkapkan bahwa segenap upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bukur adalah untuk melindungi warganya dari wabah Pandemi Covid 19. “Kami harapkan seluruh masyarakat Desa Bukur Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun untuk aktif mengikuti kegiatan ini, terutama untuk para Lansia dan warga Desa Bukur pada umumnya sehingga mampu melindungi warga kami dari wabah Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung seperti saat ini. Kami yakin dengan menerapkan Protokol Kesehatan dengan disiplin, menjaga imunitas dan vaksinasi akan mampu melawan Covid 19, ini yang menjadi harapan kita semua. “Pungkas Ratna Detaria Diyandari, SH. (Yah/Gin)

PONOROGO – Portalnews Madiun Raya.

Kepala Desa Panjeng Kecamatan Jenangan Ponorogo, Arif Yunianto,  kepada pewarta menyampaikan bahwa ujian pengisian perangkat Desa Panjeng sukses dilakukan pada Kamis, (15/4/2021).

“Ujian pengisian perangkat ini digelar untuk mengisi lima kekosongan perangkat mulai dari Sekretaris Desa, Kasi Kesejahteraan, Kasi Pelayanan, Kamituwo dan Staf keuangan sehingga total ada lima lowongan yang diperebutkan dengan total pendaftar ada 18 orang,”Terang Arif.

Menurut Arif, selain ujian tulis juga dilakukan ujian praktek sehingga nilai peserta bisa diketahui apakah memenuhi passing grade atau tidak. “Hari ini sudah kita laksanakan ujian tulis dan praktek untuk pengisian perangkat desa. Alhamdulillah, hari ini juga langsung diumumkan hasilnya oleh panitia,”lanjut Kades Panjeng.

Usai didapat lima calon perangkat desa Panjeng tahap selanjutnya adalah membuat berita acara di kecamatan dan mengusulkan kelima perangkat baru terpilih untuk dilantik. “Kita berharap dengan terisinya perangkat di desa panjeng maka pelayanan bisa berjalan maksimal dan bisa terpacu dengan desa lain sehingga tidak ketinggalan dengan desa lain.”ungkap Kades Panjeng, Arif Yunianto penuh optimis dengan perangkat baru hasil penyaringan tersebut.

Dikatakan Kades Panjeng, sebenarnya Desa Panjeng memiliki potensi yang kaya akan air dan jika itu dikelola dengan baik maka desa Panjeng akan bisa menjadi lokasi budidaya keramba ikan. Tapi sayang, potensi itu sedikit terganggu dengan adanya penambangan di desa sekitar Panjeng hingga membuat potensi air menjadi tercemar ditambah usaha cuci pasir sehingga merusak potensi air yang bisa dikembangkan menjadi budidaya ikan di keramba.

“Kita berharap ada solusi terbaik soal itu. Intinya, jika masih terus begitu maka sulit rasanya bagi Pemdes Panjeng mengembangkan keramba di desanya.”Pungkasnya. (Yah)

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Karang Taruna Pramana Raga Kabupaten Ponorogo menghadiri acara Musyawarah Karang Taruna dan Pelatihan Keorganisasian Karang Taruna Tunas Karya Desa Nglarangan Kecamatan Kauman, Ponorogo. Bertempat di Aula Balai Desa Nglarangan, Ketua Karang Taruna Kabupaten, Ari Bilowo hadir bersama pengurus Kartar Kabupaten.

Ari Bilowo selaku pemateri menjelaskan bahwa pada kondisi seperti saat ini Pemuda adalah tonggak dari perkembangan Desa.

“Suasana Covid masih belum juga selesai hingga saat ini, sehingga penggunaan media sosial semakin tinggi. Nah, para pemuda adalah yang paling paham bagaimana cara menggunakan teknologi daripada generasi old, sehingga peran pemuda sangat dibutuhkan,”

Dalam kesempatan tersebut, Ari juga memotivasi para pengurus maupun anggota karang taruna Tunas Karya untuk mengelola objek wisata yang ada, salah satunya adalah Gunung Gombak.

“ini menjadi peluang sekaligus tantangan, itu (gunung Gombak) kalo dikelola dengan baik dapat mendongkrak perekonomian desa, dan tentunya Karang Taruna lah yang harus ambil peran. Pemuda-pemuda harus kreatif dan inovatif. Saya yakin Karang Taruna Tunas Karya mampu menjadi penggerak perubahan di Desa Nglerangan ini.”

Sebelum acara berakhir, Sekretaris Karang Taruna Tunas Karya, Galih sempat menanyakan terkait wacana penganggaran Dana Pemuda oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang kemudian dijawab oleh Ari bahwa hal tersebut akan dikomunikasikan dengan Bupati.

“Memang belum ada komunikasi terkait dana tersebut. Tapi nanti pasti akan segera kami komunikasikan dengan Bupati. Ini saya anggap juga sebagai aspirasi yang artinya wajib saya tindak lanjuti, tentunya tetap dengan menggandeng Karang Taruna yang ada di desa-desa.” pungkas Ari Bilowo.

Hadir juga dalam acara ini, kepala desa Nglarangan Parwan. Dan diikuti kurang lebih 40 peserta, terdiri dari pengurus dan anggota karang taruna Tunas Karya.

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Program Tilik Desa yang sempat terhenti akibat Pandemi Covid 19, dilakukan kembali oleh Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni. Tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Seperti yang dilakukan oleh orang nomor satu dijajaran Pemkab Ponorogo itu mengunjungi Desa Jebeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Kamis (23/07/2020).

Bumdes Arum Dalu Desa Jebeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo diresmikan oleh Bupati Ipong Muchlissoni, Kamis (23/07/2020). (Foto – Yahya)

Menurut Bupati, tujuan Tilik Desa selain menampung aspirasi warga juga melihat perkembangan dan pembangunan yang dilakukan oleh desa yang dikunjungi. “Saya ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal dengan penerapan protokol kesehatan, saya juga ingin mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ini menjadi poin penting bagi Pemkab untuk mengetahui prioritas pembangunan ke depan agar jajaran OPD untuk mencatat apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat,” Ucap Bupati.

UMKM Desa Jebeng siap bersinergi dengan elemen lain untuk kemajuan Desa Jebeng. (Foto – Yahya)

Tidak lupa Bupati Ponorogo juga berpesan kepada masyarakat Desa Jebeng untuk terus bersemangat dalam menghadapi pandemi Covid 19. “Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, senantiasa berbahagia dan terus berdo’a kepada Alloh SWT agar kita selalu dalam lindunganNya.” Pungkas Bupati Ponorogo.

Kunjungan Bupati Ipong Muchlissoni juga meresmikan Bumdes Arum Dalu yang bertempat di Balai Desa Jebeng.

Kepala Desa Jebeng, Budiyono mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ipong Muchlissoni beserta OPD yang telah hadir di desanya.

Kunjungan Tilik Desa Bupati Ipong Muchlissoni tersebut juga dimanfaatkan Budiyono untuk menyampaikan beberapa usulan yang menjadi kebutuhan.

Kepala Desa Jebeng Kecamatan Slahung, Budiyanto bersama jajaran pimpinan OPD Kabupaten Ponorogo saat Tilik Desa di Desa Jebeng. (Foto – Yahya)

Budiyono mengajukan secara langsung dihadapan Bupati dan jajarannya untuk meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo yaitu perbaikan kantor desa, aula, mushola, dan pengadaan mobil siaga.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati untuk memberikan bantuan anggaran berupa perbaikan kantor desa, pembangunan aula dan mushola, serta pengadaan mobil siaga,” Ucap Budiyono.

Selain itu, Budiyono juga menyampaikan usulan masyarakat agar ada bantuan bibit kelengkeng, jambu, untuk petani di desanya dan seperangkat gamelan untuk melestarikan seni dan budaya di Desa Jebeng.

“Mudah-mudahan bupati bisa membantu apa yang menjadi usulan kami agar bisa terwujud dan berlanjut,” terangnya.

Menurut Budiyono, selama ini masyarakat sangat berterima kasih karena Pemerintah Kabupaten Ponorogo sudah banyak membantu menyalurkan bantuan baik dana 300 juta, POC (Pupuk Organik Cair), dan lainnya,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Ponorogo, Anggota DPR RI, Sri Wahyuni, sejumlah pimpinan OPD, Forpimka, Kades se-Kecamatan Slahung, dan tokoh masyarakat Desa Jebeng. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Balong – Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Pemerintah Desa Ngampel bertindak cepat dalam rangka penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa.

Sebanyak 97 orang warga penerima BLT DD hadir di balai desa Ngampel pada hari Kamis, (21-5-2020).

Kepala Desa Ngampel Siswanto saat bertemu wartawan mengatakan bahwa hari ini pihaknya membagikan Bantuan Langsung Tunai dari sumber Dana desa yang merupakan bantuan kepada masyarakat terdampak covid19, “Bantuan dari pemerintah berupa uang tunai Rp 600 ribu ini insya Alloh bisa sedikit meringankan beban perekonomian yang ada, karena kita ketahui semuanya bahwa dampak dari covid 19 sangat kita rasakan, dari segala hal termasuk roda perekonomian masyarakat kita, sasaran BLT desa adalah warga miskin yang kehilangan pekerjaan karena virus Corona,” Ucap Kades Siswanto.

Penyaluran Dana BLT Dana Desa kepada 97 warga Desa Ngampel Kecamatan Balong, Ponorogo.

Kemudian, yang paling penting, lanjut Siswanto adalah warga tersebut belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.
“Warga penerima bantuan langsung tunai dana desa di Desa Ngampel sebanyak 97 orang dan alhamdulillah berjalan dengan lancar dan tertib,”jelas Siswanto.

Hadir dalam penyaluran bantuan langsung tunai dana desa seluruh penerima sebanyak 97 orang, Kepala Desa Ngampel beserta seluruh perangkat, babinsa dan babinkamtibmas desa Ngampel Kecamatan Balong Ponorogo.

Peliput : Ahmad Aji Harahap

Penyunting : Agin Wijaya

Balong – Portalnews Madiun Raya

Bertempat balai desa Ngampel sekaligus di gunakan sebagai posko covid 19 kepala desa Ngampel Siswanto pada hari Senin (6/4/2020) memberikan himbauan kepada seluruh warga desa Ngampel yang ada perantauan baik dalam negeri maupun yang ada di luar negeri untuk sementara waktu tidak mudik atau pulang kampung dulu

Dalam himbauan yang di bacakan oleh kepala desa sendiri , Siswanto menyampaikan dengan penuh harapan kepada seluruh warga desa Ngampel yang ada di perantauan khususnya yang berniat akan pulang ke desa jika sayang sama keluarga, “Sayang bapak ibu , jika ingin keluarga yang ada di desa tetap sehat saya mohon urungkan niat untuk pulang ke desa, tidak usah pulang ke desa sementara waktu hingga wabah Corona ini berakhir, karena kalau pulang ke desa saya tegaskan itu sama aja telah membahayakan keselamatan anak istri atau suami yang kita cintai dan kita sayangi termasuk orang tua kita semua yang ada di desa,” Ucap Siswanto.

Bapak ibu warga desa Ngampel yang saya cintai, lanjut Siswanto, Hal terbaik yang bisa kita lakukan saat ini adalah memutus mata rantai penyebaran virus Corona dari kota ke desa, “Kita tidak tahu bisa jadi teman kita tetangga kita yang ada di kota atau di perantauan bahkan diri kita sendiri telah terinfeksi Virus Corona, karena tidak semua kasus positif virus korona menunjukkan tanda-tanda klinis sebagaimana halnya orang yang sedang terinfeksi,”, Lanjut Siswanto.

Siswanto juga menyampaikan bahwa kepada seluruh warganya agar tidak menganggap enteng virus tersebut. “Bapak Ibu Saudara warga desa Ngampel semua, virus Corona ini tidak boleh kita anggap enteng dan sepele kita bersama-sama harus menghadapi waspada dan turut serta menghentikan penyebarannya, termasuk semua warga desa Ngampel karena apabila tidak mencegah sama artinya dengan merelakan terjadinya musibah di Desa Ngampel ,yang dapat mengancam keluarga yang ada di desa,”ujar Siswanto.

Diakhir himbauannya, Siswanto mengajak semua untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT. “Demikian yang saya sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya bapak ibu saudara sekalian atas nama pemerintah Desa Saya mengucapkan banyak terima kasih semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melindungi kita semua.” Pungkas Siswanto. (Aji/Gin)

Peliput : Ahmad Aji Harahap

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Desa Ngampel, Kecamatan Balong merupakan desa Tanggap Bencana. Menurut Kepala Desa Ngampel, Siswanto, desanya itu adalah desa yang selalu siap siaga dengan datangnya bencana yang mungkin akan terjadi.

“Setiap saat kami membersihkan  kotoran dan sampah yang tersangkut di bawah jembatan Desa Ngampel sebagai upaya mencegah terjadi banjir karena sungai yang tersumbat,” Ucap Siswanto, Sabtu (19/2/2020).

Lebih lanjut, Siswanto menjelaskan bahwa di saat ada bencana di Desa Ngampel, pihaknya telah bersiap. “Kami telah siap siaga bersama tim kami yang berjumlah 25 orang yang terdiri dari unsur Karang Taruna, Perangkat Desa, Masyarakat, Babinsa, dan Babinkabtibmas, seperti pada saat kita menerima kiriman sampah yang berhenti di bawah jembatan dan tersangkut di bawahnya, kita bersihkan bersama,” Terang Siswanto.

Karena kontruksi dari jembatan tersebut yang memang ada tiang yang menopang Jembatan, Kata Kades Siswanto, hal itulah yang membuat sampah tersebut tersangkut,24 jam. “Kita siap siaga dalam menyelesaikan bencana di desa Ngampel, sore hari pada waktu hujan turun ada pohon tumbang yang berada di jalan Ponorogo Pacitan, kita bersama tim juga membersihkan pohon tersebut. “ Pungkas Siswanto. (Aji/Gin).

Pewarta : Aji Pangestu

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.