Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi meresmikan Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro di RT 47, 48, dan 49 RW 11 & RW 12 Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (01/03/2021).

Bertempat di Posko Kampung Tangguh Semeru Jalan Catur Jaya, Sidoluhur puluhan warga dengan menjalankan Protokol Kesehatan mendengarkan arahan orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi meminta warga masyarakat untuk terus waspada dengan Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung. “Untuk itu, saya meminta seluruh warga disini untuk bersatu, bahu membahu saling menolong dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” Ucap Wali Kota Maidi.

Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro RT 47, 48 dan 49 RW 12 Kelurahan Kanigoro diresmikan Wali Kota Madiun

Selain itu, Wali Kota berharap agar seluruh warga guyup rukun dalam menjalani hidup bermasyarakat. “Saling mengingatkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan yaitu patuh menjalankan 5 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilitas dan Interaksi, ” Lanjut Wali Kota.

Wali Kota Madiun juga mengapresiasi kegiatan Kampung Tangguh Semeru yang dilakukan oleh warga setempat seperti sosialisasi Protokol Kesehatan, Penyemprotan Disinfektan, Kegiatan Senam dan Kerja Bakti membersihkan lingkungan. “Yang terpenting adalah menjaga Pola Hidup Sehat, selalu bahagia dan tidak stres. Selain itu ketahanan pangan harus terpenuhi, Lumbung Pangan harus terjaga. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Madiun, Forkopimcam Kartoharjo, Lurah Kanigoro serta anggota DPRD Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusianto dari PKB.

Tak lupa, Wali Kota Maidi juga memberikan bantuan Masker, Susu, Pisang dan Polo Pendem kepada masyarakat setempat. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Bupati Ponorogo mengeluarkan Surat Edaran untuk melakukan uji coba New Normal yang akan dilakukan mulai tanggal 02 Juni 2020.

Dalam Surat Edarannya, Bupati Ponorogo menyebutkan bahwa ada beberapa titik yang akan dijadikan lokasi uji coba New Normal. “Diantaranya adalah pelayanan publik yaitu Disdukcapil, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan, Kantor Camat dan Kelurahan se Kecamatan Ponorogo, tempat wisata di Telaga Ngebel, akses publik di Jalan Baru, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan PB Soedirman, Pusat perbelanjaan PCC dan Ponorogo Permai,” Ucap Bupati Ipong Muchlissoni, Ahad (31/05/2020).

Bupati juga menyampaikan bahwa uji coba yang dilakukan akan melihat obyek yang menjadi sasaran.”Di titik yang ditentukan tersebut, kita akan menerapkan tata laksana penyelanggaraan pelayanan kepada masyarakat, kepada pengunjung dan juga pengguna jalan untuk taat terhadap protokol kesehatan,” Ujar Bupati Ipong Muchlissoni.

Kepada penyelengggara, pengelola dan pemilik lokasi, Bupati, mewajibkan penerapan protokol kesehatan. “Penerapan protokol kesehatan harus dilakukan yaitu dengan menjaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, dan memakai masker,” Lanjut Bupati Ipong Muchlissoni.

Untuk mensukseskan uji coba tersebut, Bupati Ponorogo meminta jajaran SKPD dan dinas terkait untuk melakukan sosialisasi. “Tim Gabungan Satgas Pencegahan Covid 19 yaitu TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes, harus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap uji coba ini,” Terang Bupati Ipong Muchlissoni.

Satgas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Ponorogo bisa memberikan peringatan dan penindakan kepada pelanggar ketentuan Protokol Kesehatan. “Melalui peringatan lisan, memerintahkan memakai masker, dan menyuruh putar balik bagi pengguna jalan, “ jelas Bupati.

Bahkan Bupati juga menegaskan kepada penyelenggara, pengelola dan pemilik lokasi uji coba wajib melarang atau menolak untuk masuk ruangan bagi pemohon, pengunjung atau pembeli yang tidak memakai masker. “Ini kita lakukan untuk membiasakan New Normal sebagai solusi untuk segera menjalani fase kehidupan secara normal dengan tatanan baru sesuai dengan protokol kesehatan.”Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Diduga mengalami depresi karena kasus yang menimpa isterinya, IM, warga Kelurahan Beduri Kecamatan Ponorogo meninggal dunia, Sabtu (30/05/2020), IM meninggal setelah meminum cairan pemutih.

Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipta, Pada hari Sabtu 30 Mei 2020,  sekira pukul 21.00.wib, isteri korban melihat yang bersangkutan sehabis sholat isya duduk diteras rumah sambil memegang tasbih kelihatan berdzikir, “Tidak.berapa lama kemudian korban masuk keruang tamu menghampiri isterinya yang sedang tiduran di ruang tamu, kemudian korban meminta maaf kepada istrinya karena tidak dapat membantu menyelesaiakn masalah yang dilakukan istrinya sehingga  keluarga  terkena imbasnya  kemudian istri menjawab tidak apa dan meminta agar korban bersabar, kemudian korban masuk kerumah bagain samping tempat korban shalat,” urai Iptu Edy.

Tidak beberapa lama, korban dengan setengah berlari mendorong pintu ruang tamu tempat isterinya tiduran , “Isterinya melihat korban mengeluarkan cairan busa putih dari mulut dan hidungnya, kemudian isterinya menolong korban dan meminta anaknya untuk meminta bantuan tetangga untuk membawa korban.ke rumah sakit,”Lanjut Iptu Edy.

Dengan menggunakan mobil tetangga korban dibawa ke RSU Darmayu akan tetapi setibanya di RS Darmayu korban sudah meninggal,”Korban diduga meninggal akibat bunuh diri meminum cairan H2O2 (Hidrogen Piroxid) atau cairan pemutih untuk memutihkan sapu lidi, hal tersebut dikuatkan dengan keterangan isterinya pada saat menolong korban membersihkan cairan muntahan korban yang tercium aroma cairan pemutih serta terasa panas pada tangan dan meninggalkan noda putih ditangan isterinya,” Jelas Kasubbag Humas.

Setelah melakukan pemeriksaan petugas mengamankan barang bukti satu buah sajadah,”Kemudian 1 buah tasbih, 1 buah kopyah, 1 botol minuman air mineral ukuran 600 ml berisi cairan pewangi, 1 jerigen plastik warna biru dengan ukuran 25 l berisi Cairan pemutih Hidrogen Peroxide (H2O2), Taperware, 1 buah gelas, 1 buah wadah takaran air berbentuk kotak dari plastik dan berdasarkan hasil riksa Team medis ciri-ciri mayat tinggi 168 cm, memakai kaos warna biru dongker dan celana jeans warna hitam dan wajah membengkak serta mulut melepuh diduga akibat meminum cairan H202,” Kata Iptu Edy.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo menerangkan bahwa korban Depresi memikirkan kasus penggelapan yg dilakukan oleh istrinya dan ditangani oleh Polda jatim, “Pada tgl 28 mei 2020 rumah korban dipasang tanda pengumuman bahwa rumah telah disita oleh Dit krimum Polda jatim, sehingga korban  semakin bertambah depresi. Dan Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan ikhlas sebagai musibah serta tidak menuntut kepada siapapun dan membuat surat pernyataan serta tdk dilakukan otopsi.Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.”Pungkas Iptu Edy Sucipta. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walikota Madiun, H Maidi, memiliki cara tersendiri dalam menjalankan tradisi silaturahmi lebaran di tengah pandemi Covid-19 ini.

Walikota sengaja membagikan 2.000 ribu bungkus nasi kotak kepada masyarakat di awal masuk setelah libur lebaran, Selasa (26/5). Nasi kotak dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan Balai Kota hingga dibagikan keliling di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan tersebut diharap menjaga jalinan silaturahmi Pemerintah Madiun Kota dengan masyarakat.

‘’Kita jauh tetapi dekat. Artinya, kita sementara jaga jarak, memperbanyak di rumah masing-masing, tidak bersilaturahmi. Tetapi hubungan kita tetap dekat,’’ kata walikota.

Nasi kotak tersebut diberikan kepada pengendara yang melintas dan bersedia berhenti sejenak. Artinya, petugas tidak menghentikan setiap yang melintas. Namun, hanya mereka yang mau. Satu petugas mensosialisasikan melalui pengeras. Hal itu sengaja lantaran jumlah nasi kotak terbatas. Pemerintah hanya menyiapkan 2.000 bungkus. Padahal, direncanakan ada 10 ribu bungkus sebelumnya. Hal itu lantaran belum banyak catering yang sudah buka di awal masuk paska libur lebaran kali ini.

‘’Rencana awal 10 ribu, tetapi hanya ada lima catering yang sanggup menyiapkan hingga terkumpul 2 ribu bungkus,’’ jelasnya.

Pemkot sengaja memberikan nasi kotak agar segera termanfaatkan. Nasi siap makan dinilai tepat mengingat belum banyak warung makan yang buka. Nasi bisa dibawa pulang atau dimakan di tempat kerja bagi yang sudah masuk kerja. Walikota juga mengutamakan masyarakat kurang mampu. Mulai tukang becak, tukang parkir, hingga petugas keamanan.

‘’Silaturahmi kita ganti ini. Semoga ini bisa mengakrabkan dengan masyarakat. Pemerintah tentu harus mengedepankan masyarakatnya,’’ terangnya.

Pembagian nasi kotak juga dilakukan dengan berkeliling. Walikota sengaja meninjau sejumlah tempat dengan menyertakan satu mobil berisi nasi kotak. Setiap masyarakat yang dirasa membutuhkan langsung diberi. Seperti tukang becak di pasar kawak, pasar besar, dan sepanjang jalan rute berkeliling. Termasuk pedagang dan pembeli.

‘’Tradisi silaturahmi lebaran memang ditiadakan karena Covid-19 ini. Tetapi bukan berarti tidak ada sama sekali. Silaturahmi bisa kita wujudkan dengan kegiatan yang lain,’’ pungkasnya. (Red)

Source : FB – Pemkot Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walikota Madiun Maidi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga kondusifitas kota, terutama pada masa Ramadan di tengah pandemi covid-19 saat ini. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi bersama perwakilan perguruan silat se-Kota Madiun pada Rabu (6/5).

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Madiun itu menekankan pentingnya solidaritas masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan rumah ataupun di wilayahnya masing-masing.

“Era sekarang kita sedang prihatin, para perguruan silat ini, punya siswa banyak yang juga harus ikut menjaga ketertiban. Baik ketertiban dirumah atau di wilayahnya. Dengan pola seperti ini, bisa membantu pemerintah dan polisi juga dalam mempertahankan kondisi Kota Madiun yang aman,” jelasnya seusai memimpin rakor.

Lebih lanjut walikota mengimbau kepada seluruh perwakilan perguruan pencak silat se-Kota Madiun yang hadir, untuk ikut memberikan saran dan masukan demi mempertahankan kondisi-kondisi keamanan yang telah kondusif saat ini.

“Mohon bantuan kalau ada hal-hal yang sifatnya beda pendapat segera di sampaikan. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodir semua keinginan termasuk warga daripada perguruan silat,” ungkapnya.

Terakhir, walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk proaktif memantau warga disekitarnya agar tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan cara memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan tidak menjalankan mudik.

“Kota Madiun ini sudah dikepung zona merah. Kita harus menjaga agar tetap zero korona. Mari bersama menjaga agar kita semua terhindar dari virus covid-19,” pungkasnya. (Yah/Gin).

Sumber : Pemkot Madiun

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Setelah mundur dari jadwal sebelumnya, akhirnya Kartu Pra Kerja yang merupakan pembekalan untuk angkatan kerja di Indonesia secara resmi dirilis hari ini, Sabtu (11/04/2020).

Dalam pers release secara daring, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran 20 triliun yang akan dibagikan kepada 5.605.634 orang di Indonesia. “Kita naikkan dari yang sebelumnya Rp 10 triliun, karena pandemi Covid 19 yang memiliki ekses ke perekonomian menjadi dua kali lipat, yaitu Rp 20 triliun,” Ucap Airlangga.

SIMAK CARA MENDAFTAR KARTU PRA KERJA :

https://madiunraya.com/2020/04/11/setelah-dirilis-begini-cara-mendaftar-kartu-pra-kerja/

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa anggaran tersebut akan dikucurkan kepada 5.605.634 orang dan peserta program per minggu paling banyak 164.872 orang. “Untuk pendaftaran Program Kartu Prakerja dapat dilakukan melalui situs prakerja.go.id, syarat utama untuk bisa mendapatkan pendidikan ini adalah warga negara Indonesia berusia minimal 18 tahun dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal,” lanjut Airlangga Hartarto.

Harapannya adalah, Kata Airlangga, peserta pelatihan akan mendapatkan pelatihan dan mampu memiliki kemampuan yang akhirnya dapat bekerja sesuai dengan bidangnya. “Peserta akan mendapatkan insentif sebesar Rp 3.550.000 per orang. Rinciannya adalah Rp 1 juta untuk bantuan pelatihan, Rp 600 ribu selama 4 bulan untuk insentif pelatihan dan Rp 150 ribu insentif survei pekerjaan yang dilakukan sebanyak 3 kali.” Pungkas Airlangga Hartarto. (Yah/Gin)

PonorogoPortalnews MADIUN RAYA

Sesuai dengan Program Kerja (Proker) yang telah ditetapkan, DPD Lembaga Pengawasan dan Investigasi (LPI) Tindak Pidana Korupsi Kabupaten Ponorogo akan menggelar restrukturisasi kepengurusan di tahun 2020.

Hal itu disampaikan oleh Agus Nugroho, Ketua LPI Tipikor Ponorogo kepada Portalnews Madiunraya, Senin (30/12/2019).

Mengawali tahun 2020 ini, LPI Tipikor Ponorogo akan mengadakan restrukturisasi kepengurusan sebagai bentuk gerak cepat melawan para koruptor di Bumi Reyog”, ucap Agus Nugroho.

Sementara menurut Sekretaris Jenderal LPI Tipikor Pusat, Nanang Suryono atau yang biasa disebut dengan Gus Anam yang kebetulan menyambangi LPI Tipikor Ponorogo menyampaikan bahwa lembaga yang beralamatkan di Jl Menur 56 Ponorogo itu akan konsen memerangi korupsi di Bumi Reyog.

Lembaga Pengawasan dan Investigasi Tipikor Ponorogo

Jangan sampai koruptor bebas bergerak di Bumi Reyog, kami sekuat tenaga akan melawan para koruptor, ini kami lakukan agar daerah tercinta ini bebas dari korupsi yang endingnya merugikan masyarakat, semua dana pemerintah harus sampai kepada masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan dan jangan sampai disunat oleh para koruptor, salam Ponorogo bebas dari korupsi, ” Ujar Gus Anam.

Sedangkan menurut Nanang Wibowo kabiro Hubungan antar lembaga membenarkan juga akan segera merangsek ke lembaga negara lainnya sesuai progam Joko Widodo, Presiden RI saat ini.

“Tidak ada zona nyaman bagi siapapun demi tegaknya supremasi hukum khusunya Tindakan Pidana Korupsi, ” Ucap Nanang dengan tegas.

Saat ini kepengurusan LPI Tipikor digawangi oleh Agus Nugroho sebagai Ketua dan Eko Wahyudi sebagai Kabid Intelijen. (Nang/Gin).

Pewarta : Nanang Wibowo

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.