Berharap Pandemi Berakhir, Seniman di Ponorogo buat karya tari “PREI SUI” dan Lakukan Kenduri di Bukit Soeharto

oleh -20207 views
Anak-anak sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo saat memperagakan Gerak Tari Prei Sui di Bukit Soeharto, Biting, Badegan
Anak-anak sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo saat memperagakan Gerak Tari Prei Sui di Bukit Soeharto, Biting, Badegan

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Berbagai cara dilakukan untuk menghadapi Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung.

Salah satunya adalah Kosiyar, seniman asal Ponorogo yang mengelola Sanggar Tari Purwa Lakshita Ponorogo yang beralamatkan di Jl. Gatotkaca 32 Ponorogo Jawa Timur.

Menurutnya Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan membuat semua  hal terganggu dan siapapun pasti merasakan dampak dari itu semua. “Maka perlunya sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo menciptakan karya tari baru guna menunjang pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi saat ini,” ujarnya melalui akun facebook miliknya.

Lebih lanjut Kosiyar menyampaikan bahwa pihaknya menciptakan karya tari baru yang diberi nama “PREI SUI”. “Prei Sui adalah garapan terbaru yang dikhususkan untuk mendalami pengetahuan tentang element dasar gerak tari dan memperkenalkan tentang panggung Prosenium sebagai ruang Imajiner. Bagaimana anak -anak mampu membayangkan bahwa ruang yang mereka gunakan adalah sebuah stage tanpa batas,” Lanjutnya.

Kosiyar juga menyampaikan pentingnya memperkenalkan element dasar gerak tari, tentang ruang, waktu, bentuk, teknik, dan isi bagi calon Penari yang masih pemula. “Anak-anak sanggar tari Purwa Lakshita Ponorogo, pada hari ini pilihannya adalah Rest Area Bukit Soeharto, desa Biting, kecamatan Badegan, Ponorogo. Disamping untuk membangun mental calon Penari sangatlah penting dilakukan di ruang publik yang sudah barang tentu banyak pengunjungnya,” urai Kosiyar.

Sebagai penanda berakhirnya acara mereka ditandai dengan Potong tumpeng, jenang sengkala dan penerbangan 110 balon. “Ini kita lakukan dengan harapan Pandemi Covid 19 segera berakhir dan menuju pada tatanan kehidupan yang lebih baik. Salam Budaya.” Pungkas Kosiyar. (Red)

Tinggalkan Balasan