Masih di Suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 M Ketua DPRD Magetan Sujatno Bersilaturahmi ke Sejumlah Pondok Pesantren

  • Bagikan

MAGETAN, MADIUNRAYA.COM– Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran di Indonesia adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal penanggalan Hijriyah, dijadikan momentum membangkitkan semangat kebersamaan.
Momen Idul Fitri 1445 H, Ketua DPRD H. Sujatno mengunjungi beberapa ulama dan pondok Pesantren guna silaturahmi dalam merajut kebersamaan dan saling bermaaf maafan Kamis (18/4/2024).

Lebaran momen indah, hari yang penuh berkah dan  kebahagiaan bagi seorang yang bertakwa. Dengan ibadah-ibadah Ramadhan yang sudah dikerjakannya sehingga sampai kepada hari nanti fitri yakni hari kemenangan. Maka, ibadah selanjutnya adalah merajut kembali silaturahmi.

” Setelah satu bulan penuh ibadah puasa,ibadah selanjutnya merajut tali silaturahmi,” kata Sujatno.Maka hendaknya kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW di hari lebaran ini memanfaatkan kesempatan emas untuk merajut silaturahmi, kepada yang hidup saling memaafkan dan kepada yang telah meninggal kita ziarahi makam mereka.

Dijelaskan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat silaturahmi antara dewan dan masyarakat, khususnya para ulama. Selain itu, silaturahmi atau halalbihalal dengan para kyai ini menjadi momen untuk mendapatkan doa dan keberkahan untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Magetan.

“Bagaimana pun yang utama di lebaran adalah bersilaturahmi dan saling memaafkan antar sesama,”ucap Sujatno.

Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahunnya beberapa hari setelah Lebaran untuk mempererat silaturahmi serta saling memaafkan bersama dengan keluarga, kerabat, dan sahabat dan juga para ulama dan kyai.

Politisi PDI-P ini juga mengajak masyarakat untuk terus bersatu dalam semangat silaturahmi dan gotong royong.

“Banyak hal yang dilakukan saat Idul fitri diantaranya saling silaturahmi. Kegiatan ini dapat mempererat persatuan antar sesama,” sebutnya.

Sujatno berharap di lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah memberi warna dan perubahan baru bagi Kabupaten Magetan.

“Semoga dengan saling memaafkan dapat merekatkan tali persaudaraan masyarakat Sumenep, sehingga Kabupaten Magetan ke depan semakin baik di sektor perekonomian maupun pembangunan,” Pungkasnya (dhy)

  • Bagikan