Warga Desa Pojok Demo Tuntut Mundur Modin Desa di Anggap Tak Mampu  Urus Jenazah dan Baca Doa

  • Bagikan

MAGETAN, MADIUNRAYA.COM–Ratusan warga Desa Pojok Kecamatan Kawedanan yang tergabung dalam Forum Warga Desa Pojok menggelar aksi unjukrasa ke Kecamatan.Dengan membawa beberapa spanduk berisikan tuntutan, diantaranya meminta pemerintah desa memberhentikan kasi pelayanan karena dinilai tidak bisa menjalankan tugasnya.

Buntut panjang dari lolosnya tahapan pengisian perangkat desa yang dalam hal ini Kasi Pelayanan yang diduga cacat tupoksinya di Desa Pojok, Ratusan Warga Desa Pojok yang tergabung dalam Forum Warga Desa Pojok Geruduk Kantor Kecamatan, pada Rabu pagi (06/09/23)

Kedatangan ratusan warga masyarakat Desa Pojok tersebut disambut langsung jajaran Forkopimca Kawedanan serta dikawal ketat oleh jajaran Polsek dan Koramil setempat.

Setelah dimediasi akhirnya diambil kesepakatan lewat surat pernyataan kesanggupan belajar prosesi keagamaan baca doa, pengurusan jenazah dalam waktu 30 hari mulai tanggal 6 September 2023. Jika dalam jangka waktu itu belum bisa maka akan mengundurkan diri dari jabatan Kasi pelayanan Desa Pojok.

Dalam demo tersebut, ada beberapa tuntutan yang diusulkan warga masyarakat Desa Pojok salah satunya Kepala Desa Pojok, Dedy Sumedi didesak agar segera memecat Kasi Pelayanan yang diduga tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya (Tupoksi) dengan baik.

Suprapto, salah satu perwakilan warga Desa Pojok menyampaikan latar belakang demo tersebut diawali dengan adanya tahapan-tahapan pemilihan perangkat desa (kasi pelayanan) yang diduga tidak dapat mengemban tupoksinya, akan tetapi lolos sebagai Kasi Pelayanan yang dilantik tertanggal pada hari Jum’at (05/05/23).

“Beberapa tuntutan kami dilatarbelakangi adanya pemilihan perangkat desa (kasi pelayanan) yang dalam pelaksanaannya lolos sebagai Kasi Pelayanan, akan tetapi ia tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, adapun tugas dari Kasi Pelayanan sendiri meliputi bidang keagamaan, sosial, budaya, dan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ”Hari ini yang bersangkutan sudah menyatakan siap menguasai apa yang menjadi tuntutan masyarakat Desa Pojok selama 30 hari mulai tanggal 6 September 2023, sebaliknya jika ia tidak sanggup melaksanakan tupoksinya pihaknya siap mengundurkan diri,” imbuhnya.

Dalam surat pernyataan yang dibacakan langsung Kasi Pelayanan Desa Pojok, Bobby Amanda Arief Pamungkas menyampaikan, pihaknya siap mengundurkan diri dari jabatan kasi pelayanan jika dalam kurun waktu 30 hari ia tidak bisa mengemban tugasnya dengan baik.

“Kami hanya memfasilitasi saja. Yang jelas, nanti apa yang sudah ditulis sendiri oleh Kasi Pelayanan tadi. Diberi waktu 30 hari untuk belajar beberapa hal termasuk mengurus jenazha dan melafalkan doa. Kemudian, genap sebulan lagi nantinakan diuji lagi di kantor desa. Apa yang disyaratkan warga tadi. Jika tidak bisa, maka harus mundur secara sukarela,” kata Camat Kawedanan Ari Budi Astuti.

Usia surat pernyataan di atas dibacakan oleh Modin Amanda di depan masyarakat, warga membubarkan diri dengan tertib. 30 hari kedepan warga akan menagih janji yang bersangkutan dan disaksikan seluruh warga desa Pojok (dhy)

  • Bagikan