50 % Saluran Irigasi Air di Ponorogo berfungsi Maksimal

  • Bagikan

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Sebanyak 50% jaringan irigasi atau saluran air di Kabupaten Ponorogo berfungsi maksimal.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Pemukiman Rakyat (PR) Kabupaten Ponorogo, Cipto.

Menurut Cipto, ada 3 jenis jaringan saluran irigasi di Kabupaten Ponorogo.

“Yang pertama Primer, panjangnya 5.745 meter. Kemudian Sekunder panjangnya 79.194 meter. Dan jaringan tersier sepanjang 365.367 meter, ” Jelas Cipto di ruang kerjanya, Jum’at (28/07).

Lebih lanjut Cipto menyampaikan dari total 450.306 meter jaringan irigasi tersebut mampu mengairi 17.000 hektar lebih sawah di Ponorogo.

“Hingga saat ini, kondisi irigasi Primer sebesar 49% kondisinya bagus. Sekunder 50 % bagus dan Tersier sebanyak 48 % juga bagus. Target kami, setiap tahun bisa melakukan perbaikan dan rehabilitasi saluran irigasi minimal 2% setiap tahun, ” Urainya.

Cipto juga mengungkapkan, butuh anggaran yang besar untuk memperbaiki seluruh jaringan irigasi.

“Setiap tahun, dengan anggaran yang ada kita lakukan perbaikan dan rehabilitasi dengan prioritas yang kita tetapkan. Alhamdulillah, 17 ribu hektare lebih sawah di Ponorogo bisa kita suplay air, ” Lanjutnya.

Dia juga mengatakan jika saluran irigasi Tersier sering mendapatkan bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

“Seperti program aspirasi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), ” Terangnya.

Cipto juga mengatakan sejak Waduk Bendo beroperasi, suplay air ke Sawah semakin lancar.

“Untuk itu, status dan kewenangan akan ditingkatkan. Dari yang semula kewenangan Pemerintah Kabupaten, akan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, dan yang dari sebelumnya kewenangan Pemerintah Provinsi akan menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Harapan kami, anggaran yang dikucurkan akan semakin besar dan membuat jaringan irigasi di Ponorogo semakin baik kondisinya. ” Tutup Cipto. (yah/gin).

  • Bagikan