Dikpora Kabupaten Magetan Dapat Kucuran Dana DAK 8,1 M Guna Maksimalkan Perbaikan satpras Pendidikan

  • Bagikan

MAGETAN, Madiunraya.com

Untuk memberikan rasa nyaman belajar dalam ruangan kelas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten Magetan,terus berupaya melakukan perbaikan fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) satuan pendidikan.

Tahun ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp8,1 miliar untuk perbaikan  dan pengadaan sarana prasarana sekolah 

Program Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan digunakan untuk pemenuhan standar pendidikan minimal. Dana yang dialokasikan untuk sekolah tersebut bertujuan untuk pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan serta media pembelajaran bagi sekolah.Pengerjaan dilaksanakan dengan sistem kontraktual.

Dana DAK fisik untuk revitalisasi sarana prasarana serta pembangunan sekolah baru untuk mendukung peningkatan partisipasi siswa dan pembelajaran berkualitas yang inklusif.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga (Dikpora) Magetan Drs. Suwata, M.Si mengatakan tahun 2023 ini Dikpora mendapatkan DAK sekitar 8,1 milyar rupiah yang peruntukannya untuk perbaikan fasilitas sekolah, sarana dan prasarana, dan juga perpustakaan PAUD,SD Dan SMP tergantung pengajuan kebutuhan dari pihak sekolah.

” Kegunaan anggaran sesuai klasifikasi kerusakan yaitu berat, sedang, dan ringan,” ujar Suwata. Adapun pelaksanaan proyek pengerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di tahun 2023 ini, pihaknya menyebut dilakukan pihak ke tiga/ sistem Kontraktual.

Dijelaskan Suwata dari 8,1 milyar terdiri dari untuk PAUD Rp. 1.051.363.000, untuk SD Rp. 5.477.792.000 dan SMP sebesar Rp. 1.587.912.000 untuk Prasarana Laboratorium dan lain-lain dengan total keseluruhan Rp.8.117. 067.000.Dan saat ini masih dalam proses perencanaan.

“Nilai keseluruhan ada sekitar Rp8,1 miliar. Usulannya ya berupa rehab sekolah maupun pengadaan sarana prasarana sekolah ” jelasnya,  Jumat, (10/3/2023).
Salah satu syarat  untuk memperoleh dana alokasi khusus apabila tidak mendapatkan bantuan dari APBD kabupaten/kota maupun provinsi. “ Jadi kalo tidak ada bantuan akan diberikan DAK,” ujarnya. 

“Pada anggaran tahun 2023 Pemerintah kabupaten mendapat bantuan yang bersumber dari DAK. Sasaran bantuan itu untuk perbaikan sarana prasarana belajar mengajar yang diperuntukan untuk rehabilitasi ruang kelas,Rehabilitasi ruang guru, rehabilitasi ruang Toilet, Pembangunan ruang Perpustakaan Pembangunan Laboratoriun beserta perabotnya, dan serta lainnya,” jelasnya

Nantinya Guna pengawasan pelaksanaan DAK, Dikpora akan melakukan monitoring dengan turun langsung meninjau pada sekolah sekolah yang mendapatkan program tersebut. Selain itu juga untuk mengetahui progres pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan, kesesuaian dengan perencanaan, serta hasil dan manfaat pembangunan anak didik dan masyarakat.Dan juga guna memastikan pembangunan selesai tepat waktu. 

Adapun penyalurannya  dari pemerintah pusat langsung ke rekening sekolah yang bersangkutan atau sekolah yang memperoleh bantuan DAK. “Dananya langsung ke sekolah.  Bantuan yang diberikan  bermanfaat untuk pendidikan di kabupaten Magetan, ” tambahnya

Suwata berharap, bagi sekolah-sekolah penerima bantuan DAK bidang pendidikan dapat dimanfaatkan dan dialokasikan sesuai kebutuhan. Hal itu harus pula didukung oleh administrasi tepat sasaran, hasil yang maksimal, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
(Dhy)

  • Bagikan