,

Terbukti Korupsi, Pegawai Dinas Pertanian Ponorogo di vonis 6 tahun Penjara dan Denda 200 juta

oleh -225 views
Sidang putusan kasus korupsi Alsintan di Dinas Pertanian Ponorogo
Sidang putusan kasus korupsi Alsintan di Dinas Pertanian Ponorogo

Ponorogo, MADIUNRAYA.com
Terdakwa kasus korupsi penyaluran bantuan hibah alat mesin pertanian atau alsintan dari Dirjen Prasarana dan Sarana Kementrian Pertanian RI sumber dana APBN Tahun Anggaran 2018 kepada Kelompok Tani di Kabupaten Ponorogo yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo MARDAN S.P.,M.P BIN SUKIMIN (ALM) akhirnya divonis 6 tahun penjara.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Ponorogo, Ahmad Affandi kepada awak media, Senin malam (15/08/2022).

“Jadi, pada hari ini, Senin tanggal 15 Agustus 2022 pukul 11.00 WIB bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Surabaya telah dilaksanakan Sidang Pembacaan Putusan Tindak Pidana Korupsi atas nama terdakwa MARDAN S.P.,M.P BIN SUKIMIN (ALM) dalam perkara penyaluran bantuan hibah alat mesin pertanian atau alsintan dari Dirjen Prasarana dan Sarana Kementrian Pertanian RI sumber dana APBN Tahun Anggaran 2018 kepada Kelompok Tani di Kabupaten Ponorogo yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, “ ucap Ahmad Affandi.
Lebih lanjut, Kasi Intel Kejari Ponorogo menjelaskan bahwa kepada terdakwa MARDAN S.P.,M.P BIN SUKIMIN (ALM) terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. “Yang bersangkutan divonis dengan pidana pokok Pidana Penjara selama penjara selama 6 (enam) tahun ditambah Pidana denda Rp.200.000.000.00 (dua ratus juta Rupiah) Subsidair 4 (empat) bulan kurungan serta mengembalikan uang Pengganti Rp 4.031.824.647,- (empat milyard tiga puluh satu juta delapan ratus dua puluh empat ribu enam ratus empat puluh tujuh rupiah),” jelas Ahmad Affandi.

Setelah putusan majelis hakim dibacakan kuasa hukum terdakwa MARDAN S.P.,M.P BIN SUKIMIN (ALM) menyatakan masih pikir-pikir.

“ Setelah putusan majelis hakim dibacakan kuasa hukum terdakwa menyatakan masih pikir-pikir, dan dinyatakan akan dilanjutkan dalam waktu `1 minggu kedepan.” Tutup Ahmad Affandi. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan
Penyunting : Agin Wijaya

No More Posts Available.

No more pages to load.